Suara.com - Seorang pria bertingkah bak koboi jalanan dengan mengamuk di dekat Tol Tomang, Grogol Petamburan, Jakarta Barat pada Kamis (4/5/2023) malam. Ia yang saat itu menggunakan pelat nomor mobil dinas polisi sampai menganiaya sopir taksi online. Apa duduk perkaranya?
Sebelumnya, menurut video yang viral di media sosial, sopir taksi online, Hendra (40) membawa penumpang di Tol Jakarta-Tangerang. Ia yang semula berjalan di lajur tiga, pindah ke lajur empat, di mana kondisi di sekitar pintu keluar Tol Tomang agak padat.
Kemudian, seorang pengendara dengan pelat dinas polisi tiba-tiba mengejar dan menghentikan laju Hendra. Pria itu tampak emosi hingga mengamuk kepada sang sopir taksi lantaran tak terima disalip. Ia memaki menggunakan kalimat yang kasar.
Pria itu bahkan memaksa Hendra untuk turun dari mobil dan langsung beraksi memukul. Setelahnya, ia kembali ke mobilnya dan membawa senjata api (api) berupa pistol. Ia kemudian kembali melakukan penganiayaan terhadap korban.
Usai mengalami pemukulan hingga diintimidasi dengan kalimat ancaman dan pistol, korban lantas melaporkan pria koboi itu ke Polda Metro Jaya. Adapun laporan tersebut terdaftar dengan nomor LP/B/2319/V/2023/SPKT/Polda Metro Jaya.
Polisi usut kasus koboi Tol Tomang
Kapolda Metro Jaya Irjen Karyoto mengatakan, pihaknya sudah memerintahkan jajarannya untuk mengejar pria yang menganiaya sopir taksi itu. Selain itu, Polda Metro Jaya juga langsung menyelidiki jenis senpi yang digunakan pelaku untuk mengintimidasi korban.
Penyelidikan ini dilakukan oleh penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Direskrimum). Selain itu, lanjut Karyoto, penyelidikan juga bakal menggandeng Polres dan Polsek di wilayah hukum Polda Metro Jaya. Ia meminta publik bersabar menunggu perkembangan kasus ini.
Adapun sebelumnya, usai dilakukan penelusuran, Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya memastikan bahwa nomor polisi yang dipakai pria koboi itu palsu. Sebab, berdasarkan pemeriksaan, datanya tidak terdaftar di logistik Polda Metro Jaya.
Baca Juga: Viral Koboi Arogan Naik Sedan Ngamuk Di Jalanan, Ternyata Pelat Aslinya Adalah Mobil Kijang Tua
DPR turut menanggapi
Aksi koboi pengemudi di area Tol Tomang juga menerima sorotan dari Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni. Ia menyebut bahwa pelat nomor yang dipakai pria itu berasal dari Polda Metro Jaya. Ia lantas meminta polisi segera mengusut sang pelaku.
"Pelat nomor dari Polda Metro Jaya @kapoldametrojaya. Wajib dicari manusia yang memegang senjatanya, mesti diperiksa," ujar Sahroni melalui unggahan akun Instagram-nya, @ahmadsahroni88.
Kontributor : Xandra Junia Indriasti
Berita Terkait
-
Viral Koboi Arogan Naik Sedan Ngamuk Di Jalanan, Ternyata Pelat Aslinya Adalah Mobil Kijang Tua
-
Rentetan Aksi Jahat Koboi di Tol Tomang: Todong Pistol, Hajar Sopir Taksi Online
-
Aksi Koboi Jalanan, Hotman Paris Geram: Polisi Cari Orang Ini
-
Aksi Koboi Jalanan, Hotman Paris Geram: Polisi Cari Orang Ini
-
Tak Terima Aksi Koboi Jalanan pada Sopir Taksi Online di Jakarta, Netizen Ramaikan Medsos Polda Metro Jaya
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
-
Anak-anak Kena ISPA hingga Pneumonia, Warga Terdampak RDF Rorotan Siapkan Gugatan Class Action
-
Kriminolog Soroti Penangkapan 8 Teroris Poso: Sel Radikal Masih Aktif Beregenerasi
-
Endus Bau Amis Korupsi RDF Rorotan, Massa Geruduk Gedung DPRD DKI: Pansus Jangan Mati Suri!