Suara.com - Dua ibu-ibu mencoba menerobos masuk ke Istana Merdeka, Jalan Merdeka Utara, Jakarta Pusat pada Senin (8/5/2023). Mereka mengklaim ingin bertemu Presiden Joko Widodo alias Jokowi dalam rangka mencari keadilan.
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Komarudin menyebut salah satunya mengaku sebagai korban asuransi.
"Dia mau menyampaikan katanya korban asuransi. Mau menyampaikan ke Istana," kata Komarudin kepada wartawan, Senin.
Berdasar informasi kedua ibu-ibu tersebut masing-masing berinisial N (36) dan M (48). Keduanya mengklaim tidak saling kenal.
Komarudin mengaku telah memberikan penjelasan kepada keduanya kalau mau menyampaikan aspirasi harus melalui surat terlebih dahulu.
"Dia mau menyampaikan langsung, ya nggak bisa kalau langsung. Sudah kita berikan pemahaman," jelas Komarudin.
Terpisah Kapolsek Gambir, Kompol Mugia Yarry Juanda mengungkap bahwa kedua ibu-ibu tersebut telah dipulangkan. Ia memastikan tidak ditemukan membawa benda berbahaya yang dibawa oleh keduanya.
"Sudah dipulangkan. Intinya sudah kita arahkan untuk menyampaikan pendapat ada tata caranya," ungkap Mugia.
Baca Juga: Legacy Jokowi akan Hancur Jika Presiden Bukan dari Kelompoknya
Berita Terkait
-
WNI Kerap Jadi Korban, Jokowi Mau Pemberantasan TPPO Dibahas di KTT Ke-42 ASEAN
-
Intervensi Pemerintah di Pilpres 2024 dan Campur Tangan Jokowi, Gerindra Kasih Paham
-
JK Minta Jokowi Gak Cawe-cawe Pilpres 2024, Gerindra: Silakan Saja Sampaikan Pandangan, Kami Hormati
-
Banjir Kritik Usai Sarankan Jokowi Ngampas Jagung, Bima Tiktok Klarifikasi, Warganet: Panik Ya?
-
Jokowi Disebut Ikut-Ikut dalam Urusan Pilpres 2024? Said Abdullah Bela dengan Jawaban Ini!
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Mendagri Pastikan Pascabencana Sumatera Masuk Tahap Pemulihan, Anggaran Rp100,1 Triliun Disiapkan
-
Renduk Pemulihan Pascabencana Himpun 11.512 Kegiatan, Ini Skala Prioritasnya
-
Standardisasi Kemasan Rokok, Kebijakan Kesehatan atau Ancaman Ekonomi Rakyat?
-
Tak Pandang Bulu! Bareskrim Akui Anggota Polisi Berinisial AFH Terseret Kasus Narkoba B Fashion
-
Sambil Terisak, Megawati Tegaskan Indonesia Haramkan Hubungan Diplomatik dengan Israel
-
Uang Negara Menguap Triliunan! Kejagung Didesak Bongkar Mafia di Balik Investasi Telkomsel ke GoTo
-
Geger! Kafe AfterHour di Poins Square Hangus Dilalap Sijago Merah, Satu Karyawan Jadi Korban
-
Teka-teki 9 Kotak Jam Mewah Fadia Arafiq, KPK Buru Sisa Rolex yang 'Hilang' dari Wadahnya
-
Waspada Lewat S. Parman! Begal Modus Polisi Gadungan Gentayangan, Tuduh Korban Bawa Narkoba
-
Lingkaran Setan Kekerasan, 70 Persen Ayah yang Memukul Ternyata Pernah Jadi Korban Masa Kecil