Suara.com - Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin tidak akan maju kembali menjadi calon anggota legislatif pada Pemilu 2024. Pria yang kini menjabat Wakil Ketua DPR ini ingin berfokus maju di bursa pemilihan presiden.
Menurut Wakil Ketua Umum PKB Jazilul Fawaid, pemilu mendatang sudah waktunya untuk Cak Imin masuk ke bursa Pilpres. Terlebih PKB telah memandatkan Cak Imin untuk menjadi capres.
"Bagi Pak Muhaimin atau bagi PKB ini sudah saatnya menguji sekaligus memenuhi harapan sejumlah kader, tokoh, para kiai agar Gus Muhaimin bisa maju atau masuk di dalam kertas suara," kata Jazilul, Rabu (10/5/2023).
Jazilul berujar ada sejumlah pertimbangan mengapa Cak Imin harus maju Pilpres 2024. Satu alasan utamanya ialah tidak adanya petahana dalam sehingga semua pihak, termasuk ketua umum maupun kader terbaik partai memiliki peluang yang sama untuk maju.
Menurutnya, dengan modal 10 persen suara PKB dan pengalaman malang melintang Cak Imin di dunia politik dapat menjadi modal utama mencalonkan diri di Pilpres.
Jazilul berkeyakinan modal tersebut dapat mendorong pencalonan Cak Imin.
"Jadi soliditas yang dimiliki PKB ini lah yang juga menambah keyakinan dan dorongan agar Gus Muhaimin terus maju. Saat ini menurut saya, di antara partai-partai yang ada, yang paling solid dan memiliki prestasi dari ketua umum ketua umum yang ada, yang maju di konteks Pilpres saya yakin itu Gus Muhaimin," kata Jazilul.
Berita Terkait
-
Polemik Benny K Harman Sebut Jokowi Kumandangkan Perang, Parpol Koalisi Pemerintah Pasang Badan
-
Cek Fakta: Surya Paloh Nyesel Usung Anies Baswedan, Nasdem Takut Ditinggal Pendukung Jokowi, Benarkah?
-
Andai Anies Baswedan Duet dengan Prabowo di Pilpres 2024, Bakal Terjadi Tsunami Politik Paling Dahsyat
-
CEK FAKTA: Pidato Jokowi Dihentikan dan Dipenuhi Teriakan Anies Presiden
-
Transaksional Atau Naturalisasi? Disebut Jadi Dua Skema Sandiaga Uno Dekati PKS Agar Jadi Cawapres Anies
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- PP THR dan Gaji 13 Tahun 2026 Diumumkan, Ini Jadwal Cair dan Rincian Lengkapnya
- Selat Hormuz Milik Siapa? Jalur Sempit Banyak Negara Tapi Iran Bisa Buka Tutup Aksesnya
Pilihan
-
Iran Tutup Pintu Negosiasi, Dubes: Kami Bereskan Musuh di Medan Perang
-
Fatwa Ayatollah Ali Khamenei soal Senjata Nuklir: Haram!
-
KPK Ungkap ART Fadia Arafiq Jadi Direktur PT RNB, Diduga Alat Korupsi Rp13,7 Miliar
-
Dua Hari Lalu Dinyatakan Gugur, Eks Presiden Iran Ahmadinejad Masih Hidup
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
Terkini
-
Mamah Dedeh Bocorkan Isi Pertemuan Prabowo dan Ulama: Bahas Perang Dunia hingga Krisis Bangsa
-
JK Ungkap Isi Pertemuan dengan Prabowo: Bahas Kondisi Negara hingga Ketegangan Global
-
Jusuf Kalla Ajak Seluruh Masjid Indonesia Baca Qunut Nazilah untuk Perdamaian Dunia
-
Suasana Hangat Bukber Istana: Prabowo Salami Ulama dan Cium Tangan Kiai Nurul Huda Djazuli
-
Pemprov DKI 'Guyur' Warga Ciganjur dengan Sembako Murah dan Kacamata Gratis
-
Prabowo Buka Bersama Ulama di Istana, Dapat Saran Keluar dari BoP
-
Resmi! Biaya Pemakaman di Jakarta Kini Nol Rupiah
-
Jimly Mau Bisik-bisik ke Prabowo, Minta Waktu Lapor Hasil Komisi Percepatan Reformasi Polri
-
Cegah Korban Jiwa Terulang, Pramono Anung Percepat Penertiban Kabel Semrawut di Jakarta
-
Dubes Iran Tegaskan Selat Hormuz Tetap Terbuka, Terapkan Protokol Khusus Selama Situasi Perang