Suara.com - Adithya Oktaviano (30) pegawai honorer Kelurahan Menteng, Jakarta Pusat melaporkan kasus dugaan penipuan modus tawaran kerja freelance online 'follow akun Instagram atau IG'. Sebabnya, ia mengaku merugi hingga Rp 28 juta.
Kasus ini telah Adithya laporkan ke Polda Metro Jaya pada Kamis (11/5/2023) malam. Laporan tersebut kemudian diterima dan teregistrasi dengan Nomor: LP/B/2564/V/2023/SPKT/POLDA METRO JAYA.
Dalam laporannya ia mempersangkakan terduga pelaku dengan Pasal 281 Juncto Pasal 45 Ayat 1 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2000 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik atau ITE.
Menurut penuturan Adithya, ia pertama kali mendapat pesan tawaran kerja dari nomor tak dikenal pada 6 Mei 2023. Sehari kemudian, 7 Mei 2023 dirinya langsung mendaftar karena tergiur komisi yang besar.
Setelah itu Adithya diundang bergabung dalam grup Telegram dengan member atau anggota mencapai 1.000 orang. Grup tersebut menjadi wadah para mentor alias terduga pelaku memberikan tugas kepadanya dan anggota lainnya.
"Setiap satu jam diberikan tiga tugas. Di mana jam kerjanya dari pukul 10 pagi sampai pukul 10 malam," kata Adithya di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (11/5/2023) malam.
Di awal bergabung, lanjut Adithya, dirinya mendapat upah sesuai yang dijanjikan, yakni berkisar Rp20 ribu hingga Rp100 ribu. Namun setelahnya ia justru diajak mentornya untuk berinvestasi minimal Rp200 ribu dengan dengan iming-iming komisi mencapai 20 hingga 30 persen.
"Ada jam tertentu tranding; jam 12, jam 3 jam 6, dan jam 9," ungkap Adithya.
Karena tergiur, Adithya pun menerima ajakan tersebut. Ia kemudian berinvestasi sebesar Rp 5,5 juta.
Baca Juga: WARNING! Penipuan Via Telegram, Korban Bisa Langsung Loyo
Usai berinvestasi, Adithya lalu diundang ke dalam grup Telegram khusus dengan jumlah anggota lebih sedikit, yakni empat orang. Seiring berjalannya waktu ia tak hanya diberi tugas memfollow akun IG tapi juga diminta untuk kembali berinvestasi dengan dalih karena telah melakukan kesalahan dalam menjalankan tugasnya.
"Disuruh investasi lagi sebanyak Rp 15 juta," bebernya.
Adithya mengklaim sempat berupaya menghubungi anggota dalam grup Telegram tersebut. Namun mereka yang diduga bagian dari komplotan pelaku meyakinkan seolah-olah baik-baik saja.
Atas hal itu, Adithya mengaku telah menyertakan beberapa barang bukti dalam laporannya. Buki-bukti tersebut meliputi bukti transfer dan tangkap layar handphone berisi percakapan dalam grup Telegram.
"Bukti transaksi, kirim pesan dari chattingan kita follow IG serta janji-janji." pungkasnya.
Berita Terkait
-
Viral! Curhatan Korban Kena Tipu 21 Juta Modus Penipuan Kerjakan Tugas Dapat Bayaran Langsung via Transfer
-
Kena Tipu Rp 100 Miliar, Jessica Iskandar Ngotot Tak Lagi Bangkrut
-
Pelanggan Diimbau Waspada Kejahatan dengan Modus Pemblokiran Nomor
-
3 Cara Menghindari Penipuan Online, Jangan Asal Klik Link
-
3 Modus Penipuan Online Via WhatsApp, Kenali Ciri-cirinya!
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?