Wiwik akhirnya melaporkan Masriah ke polisi pada Jumat (5/5/2023) kemarin. Sementara itu polisi berencana akan memeriksa kedua belah pihak.
"Kedua belah pihak dimediasi untuk damai, disepakati dengan membuat surat pernyataan, jika si emak itu berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya lagi di Polsek Sukodono tahun 2017 lalu," ungkap Kanit Reskrim Polsek Sukodono Ipda Andri Tri Sasongko.
5. Motif Masriah
Motif Masriah melakukan aksinya itu pun terbongkar. Kepolisian mengungkap rumah yang ditempati Wiwik itu awalnya milik adik Masriah. Rumah itu kemudian dijual adik Masriah pada Wiwik.
Namun ternyata Masriah ingin memiliki rumah itu. Dia pun sering menyiram air kencing, comberan sampai melempar sampah agar Wiwik dan keluarga tidak betah hingga kemudian dijual murah kepadanya.
6. Masriah Terancam Pasal Berlapis
Pihak kepolisian akan memanggil Masriah karena tak kunjung menghentikan aksinya. Beberapa bukti yang dibutuhkan untuk mengusut kasus ini pun telah digali. Masriah bahkan terancam dikenakan pasal berlapis atas perbuatannya.
"Kami akan memanggil terduga pelaku Jumat (12/5/2023). Kami sudah mendalami bukti-bukti dari kamera CCTV terdahulu," kata Andri pada Kamis (11/5/2023).
"Kalau terbukti melakukan pelanggaran hukum, akan kami tidak sesuai dengan pelanggarannya. Apabila nanti ditemukan bukti bahwa kotoran itu masuk rumah akan dikenakan pasal berlapis," ujar Andri.
Baca Juga: Viral Emak-Emak di Sidoarjo Siram Air Kencing ke Rumah Tetangga, Alasannya Bikin Elus Dada
Kontributor : Trias Rohmadoni
Berita Terkait
-
Viral Emak-Emak di Sidoarjo Siram Air Kencing ke Rumah Tetangga, Alasannya Bikin Elus Dada
-
Emak-emak Terekam CCTV Sering Siram Air Kencing ke Rumah Tetangga, Motifnya Terkuak!
-
Duduk Perkara Masriah Siram Air Kencing dan Sampah Ke Rumah Tetangganya di Sidoarjo
-
7 Cara Menjaga Hubungan Baik dengan Tetangga Kos, Hormati Privasi!
-
Lagi-Lagi, Emak-emak di Palembang Tertipu Arisan Online Sampai Rugi Ratusan Juta
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim