Suara.com - Lembaga Survei Charta Politika Indonesia merilis hasil survei terbarunya soal elektabilitas figur bakal calon presiden jelang Pilpres 2024. Hasilnya nama Gubernur JawaTengah Ganjar Pranowo ada di urutan teratas, di susul Prabowo Subianto di posisi kedua, dan Anies Baswedan ketiga.
Direktur Eksekutif Charta Politika Indonesia, Yunarto Wijaya, menjelaskan, bahwa awalnya pihaknya melakukan survei terhadap simulasi 10 nama figur bacapres.
"Kita masuk terlebih dahulu di elektabilitas 10 nama, Ganjar Pranowo memimpin dengan angka 34,6%. Jadi, belum tentu belum populer atau belum banyak dikenal itu paling banyak dipilih," kata Yunarto dalam paparannya secara daring, Senin (15/5/2023).
"Nomor dua ada pak Prabowo dengan angka 28,1 persen. Nomor tiga ada mas Anies dengan angka 21,4 persen," sambungnya.
Sementara itu ia menjelaskan, bahwa berdasarkan keinginan publik memang tiga nama teratas diisi oleh Ganjar, Prabowo dan Anies.
"Dari sini makin tergambarkan pertarungan sulit kalo kita baca dari konstelasi buttom up keinginan publik memang tiga orang yang pantas yang masuk ke dalam pertarungan dan membentuk porosnya sendiri adalah mas Ganjar, pak Prabowo dan Mas Anies," ujarnya.
Menurutnya, juga perolehan elektabilitas dari ketiga nama tersebut jaraknya terlalu jauh dengan elektabilitas figur lainnya di urutan ke empat dan seterusnya.
"Karena dalam dua tahun terakhir tidak ada perubahan yang berarti, divisi papan atas ini terlalu jauh dengan peringkat keempat dan kelima dan seterusnya," tuturya.
Adapun di urutan keempat ada nama Ridwan Kamil dengan 4,8 persen, Sandiaga Uno 1,5 persen, lalu Erick Thohir 1,3 persen, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dengan 0,9 persen, di bawahnya Airlangga Hartarto 0,7 persen, lalu Khofifah Indar Parawansa 0,5 dan Puan Maharani 0,4. Adapun responden yang tidak menjawab atau tidak tahu ada 5,8 persen.
Baca Juga: Profil La Ode Umar Bonte, Ketua KNPI yang Dinilai Rasis ke Anies Baswedan
"Artinya, peringkat keempat kelima dan seterusnya saya pikir dengan sisa waktu 5 bulan menjelang waktu pendaftaran KPU, harusnya mulai berfikir dari dulunya ingin membuat koalisi dengan penuh ambisi, sekarang harus membuat koalisi dengan tahu diri," tuturnya.
Sementara itu, dalam simulasi 3 nama dalam survei ini Ganjar lagi-lagi unggul dengan angka 38,2 persen, lalu disusul Prabowo dengan 31,1 persen. Sementara Anies dengan 23,6 persen.
Untuk diketahui, survei dilakukan pada tanggal 2-7 Mei 2023, melalui wawancara tatap muka secara langsung dengan menggunakan kuesioner terstruktur.
Jumlah sampel sebanyak 1220 responden, yang tersebar di 34 Provinsi. Metodologi yang digunakan adalah metode acak bertingkat (multistage random sampling) dengan margin of error ± (2.82%) pada tingkat kepercayaan 95 persen.
Tag
Berita Terkait
-
Profil La Ode Umar Bonte, Ketua KNPI yang Dinilai Rasis ke Anies Baswedan
-
Dinilai Pas Jadi Cawapres Ganjar Pranowo, Ini Deretan Kontroversi Moeldoko
-
Gerindra: Memang Gak Salah Kalau Pemimpin Berani dan Merakyat Diidentikan dengan Prabowo
-
Sebut Sosok Pemimpin yang Berani, Musra Membuktikan Prabowo Jadi Pilihan Jokowi
Terpopuler
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
- 4 HP Xiaomi RAM 8 GB Paling Murah, Performa Handal Multitasking Lancar
- Panas! Keluarga Bongkar Aib Bunga Zainal, Sebut Istri Sukhdev Singh Pelit hingga Nikah tanpa Wali
- 5 Shio yang Diprediksi Beruntung dan Sukses pada 27 Maret 2026
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Viral! Modus Uang Lewat' di Tanah Abang, Pelaku Palak Pemotor hingga Rp300 Ribu
-
Siapa Juwono Sudarsono? Profil Menhan Sipil Pertama dan Tokoh Reformis TNI
-
Pengembang Game: Proteksi Belum Cukup, Anak Harus Diawasi 24 Jam
-
Perang Klaim AS-Iran: Teheran Tepis Kabar Damai yang Digagas Trump
-
Kabar Duka, Eks Menhan Juwono Sudarsono Meninggal Dunia di RSPI
-
Waspada Child Grooming, Pengamat Sebut PP Tunas Jadi Senjata Baru Lindungi Anak di Dunia Digital
-
PP Tunas Berlaku, Menag Tekankan Fondasi Agama dan Etika untuk Lindungi Anak di Ruang Digital
-
Krisis Selat Hormuz Memanas, Negara Teluk Siapkan Jalur Alternatif
-
Siap-Siap! Besok Puncak Arus Balik Kedua di Kampung Rambutan, 6 Ribu Orang Bakal Tiba di Jakarta
-
Fenomena Pendatang Baru: DPRD Ingatkan Pemprov DKI Jakarta Soal Bom Waktu Sosial