Suara.com - Ketua DPP PDIP Puan Maharani memberikan sinyal bahwa partai berwarna kuning akan bergabung dengan koalisi bakal calon presiden (capres) Ganjar Pranowo dalam Pemilu 2024.
Hal ini disampaikan Puan usai Rapat Paripurna DPR RI Pembukaan Masa Persidangan V Tahun Sidang 2022-2023, Selasa (16/5/2023). Adapun sinyal terkait partai kuning akan bergabung diketahui melalui blus kuning yang dipakai Puan dengan balutan blazer hitam.
"Pakai baju kuning," celetuk Ketua Harian Gerindra Sufmi Dasco yang berdiri di samping Puan saat disinggung awak media terkait adakah partai lain yang ingin dipikat.
Hal ini langsung menuai gelak tawa dari Puan, Dasco, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Golkar Lodewijk F Paulus dan awak media di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa.
"Ini tanda-tanda," kata Puan sembari tertawa.
Menurut Puan Maharani, dinamika politik saat ini sangat dinamis karena setiap partai politik (parpol) masih melakukan penjajakan.
"Sekarang dinamika di lapangan masih sama-sama kita jalanin masing-masing, seperti Gerindra masih bersilaturahmi dan berkomunikasi ke mana, NasDem, Golkar. Semua parpol, saya liat saat ini masih menjajaki untuk bisa bersama-sama menuju 2024," tambahnya.
Untuk itu, ia berharap agar dinamika politik harus tetap dilakukan bersama-sama dan dilaksanakan secara bergotong royong, rukun, bergembira dan tanpa menimbulkan kontroversi yang membuat masyarakat gundah.
Saat ditanya lebih lanjut terkait partai kuning, Puan enggan menjelaskan partai mana kah yang dimaksud. Sebab, ada beberapa partai yang memiliki unsur kuning, seperti Golkar, Gerindra, Hanura dan lainnya.
Baca Juga: Puan Beri Kode Partai Kuning Potensi Gabung dengan PDIP, Maksudnya Golkar?
"Bisa semua, memang begitulah namanya strategi, rahasia ya, tidak boleh dikasih tahu, tapi seperti Pak Dasco bilang hari ini kuning," lanjut puan.
Ia juga tak mempersoalkan apabila partai kuning bergabung dengan PDIP di 2024. Tidak hanya itu, Puan mengungkapkan semua partai dapat bergabung dengan koalisinya demi membentuk kekuatan bersama.
"Kami bersepakat, saya meyakini semua partai bersepakat bahwa kontestasi 2024 itu harus dijalankan secara baik benar gembira dan bermanfaat bagi Indonesia," imbuhnya.
Di sisi lain, Lodewijk mengatakan Golkar saat ini masih menjalani silaturahmi dan berkomunikasi dengan PDIP.
"Justru itu kami masih silaturahmi. Ini lagi jalan baru mau ngobrol habis ini" tutup Lodewijk.
Pendaftaran bakal calon presiden dan wakil presiden dijadwalkan pada 19 Oktober 2023 sampai dengan 25 November 2023.
Berdasarkan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu (UU Pemilu) pasangan calon presiden dan wakil presiden diusulkan oleh partai politik atau gabungan partai politik peserta pemilu yang memenuhi persyaratan perolehan kursi paling sedikit 20 persen dari jumlah kursi DPR atau memperoleh 25 persen dari suara sah secara nasional pada pemilu anggota DPR sebelumnya.
Saat ini ada 575 kursi di parlemen sehingga pasangan calon presiden dan wakil presiden pada Pilpres 2024 harus memiliki dukungan minimal 115 kursi di DPR RI. Bisa juga pasangan calon diusung oleh parpol atau gabungan parpol peserta Pemilu 2019 dengan total perolehan suara sah minimal 34.992.703 suara. (Sumber: Antara)
Berita Terkait
-
Daftar Nyaleg dari PKS, Ini Profil dan Sumber Kekayaan Narji
-
Puan Beri Kode Partai Kuning Potensi Gabung dengan PDIP, Maksudnya Golkar?
-
Puan Lempar Sinyal Partai Kuning Bakal Gabung Dukung Ganjar, Sekjen Golkar: Ini Lagi Mau Ngobrol
-
PDIP Klaim Banyak Tokoh Minat Jadi Cawapres Ganjar, Tapi Masih Malu-malu
-
5 Partai yang Gandeng Artis Nyaleg di Pemilu 2024
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
Terkini
-
Predator di Balik Tembok Pesantren: Mengapa Kasus Kekerasan Seksual Sulit Diungkap?
-
Bakal Bertemu Prabowo-Gibran? Djarot Beri Sinyal Megawati Hadiri Peringatan Hari Lahir Pancasila
-
3 Kali ke Prancis dalam 5 Bulan, Elite PDIP Pertanyakan Urgensi Kunjungan Presiden Prabowo
-
Sumber Teror Api Misterius di Seyegan Mulai Terkuak, Tim UPN Soroti Gas Metana dari Bekas Rawa
-
Bukan Mistis! Misteri Barang Terbakar Sendiri di Sleman Terungkap, Pakar UGM Bongkar Biang Keroknya
-
Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
-
Prof Uceng: Negara Bukan Takut Film Pesta Babi, Tapi Takut Narasi Alternatif
-
Sebut Film 'Pesta Babi' Aman Secara Hukum, Uceng UGM: Jangan-Jangan Ada Unsur Politik?
-
Ribuan Lansia Jalan Sehat Meriahkan Puncak HLUN 2026 di NTT
-
Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi