Suara.com - Aktivis 98 Wahab Talaohu mengatakan, selama 25 tahun lengsernya rezim Orde Baru, negara belum memenuhi segala tuntutan reformasi. Selama belum tercapainya hal tersebut harus terus diperjuangkan.
“Belum sepenuhnya berhasil dan perjuangkan untuk memenuhi tuntutan reformasi di 25 tahun lalu. Ini harus terus diperjuangkan,” kata Wahab, saat ditemui di kawasan Slipi, Jakarta Barat, pada Senin (22/5/2023).
Meski demikian, jika dibandikan dengan 25 tahun lalu. Kebebasan berbicara dan berekspresi saat ini jauh lebih baik dibandingkan saat zaman pemerintahan Soeharto.
“Hari ini bisa kita lihat, kebebasan itu jauh lebih lebih hadir dibanding 25 tahun lalu saat zaman Soeharto,” ucapnya.
Kemudian, Wahab juga mencoba membandingkan terkait penegakan hukum pemerintahan orde baru, dan pemerintahan saat ini.
Pasca-reformasi, lanjut Wahab, penegakan hukum telah berjalan dengan baik.
“Kalau kita lihat penegakan hukum 25 tahun lalu kan tidak ada penegakan hukum sebetulnya. Hukum itu tunggal ada di Soeharto. Hukum itu ditafsir menurut rezim otoriter Soeharto,” ucapnya.
Tidak hanya di bidang hukum, pasca-reformasi banyak juga perkembangan di bidang politik. Jika dibandingkan dengan 25 tahun lalu, kata Wahab, partai politik hanya ada 3 partai.
“Tidak ada multi partai. Saat ini semua orang bebas pilih parpol. Namun kalo dibilang masih kurang, juga masih butuh perbaikan-perbaikan,” katanya.
Baca Juga: Tragedi 1998: Aktivis 98 Tak Harus Terjun ke Politik Praktis
Berita Terkait
-
Tragedi 1998: Aktivis 98 Tak Harus Terjun ke Politik Praktis
-
Menolak Lupa! Refleksi 25 Tahun Reformasi, Orde Baru Tumbang Tumbuh Orde Paling Baru?
-
Pidato Lengkap Presiden Soeharto Kala Lengser dari Kekuasaannya
-
Hari Ini 25 Tahun Lalu, Soeharto Lengser Keprabon, Berikut Istilah-istilah yang Nge-Hits di 1998
-
Pasca Reformasi '98 Pilih Jadi Politikus? Aktivis: Tidak Minat Terjun ke Politik Praktis
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Igor Tolic Mengikhlaskan Frans Putros Pergi dari Persib Bandung
-
Tren Curhat ke AI Meningkat, Pakar Ingatkan Jangan Bagikan Data Pribadi
-
Lindungi Publik dari Praktik Abal-abal, BNSP Sahkan Lembaga Sertifikasi Sulam Pertama di Indonesia
-
Adhyaksa FC Mulai Latihan Jelang Super League, Siap Ganti Nama dengan Identitas Kalimantan Tengah
-
Belajar dari Bear di Film Obsession: Keinginan yang Tak Pernah Terpuaskan
-
Polri Pastikan Uang Miliaran dan 74 Kg Emas Sitaan Kasus Febrie Adriansyah Asli
-
BGN Era Dadan Nunggak Utang Rp1,6 Triliun Selama Tahun 2025, Waka BGN Minta Maaf
-
Pramono Izinkan ASN DKI Begadang Nonton Final Piala Dunia, Asal Kerja Jangan Kurang
-
Diangkat dari Kisah Nyata Viral, Baby Udon Tayang di Bioskop Mulai 3 September 2026
-
Texas Banjir Besar Jelang Final Piala Dunia 2026, 2 Orang Tewas