Suara.com - Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta Syafrin Liputo mengingatkan agar masyarakat tidak menggunakan parkir liar. Sebab, pelanggar nantinya bisa terancam sanksi denda Rp 500 ribu jika ditindak petugas.
Hal ini dikatakan Syafrin menanggapi soal warga yang dipalak Rp 50 ribu saat parkir liar di kawasan Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat. Menurutnya, hal ini terjadi karena pengendara lebih memilih menggunakan jasa parkir liar.
Padahal, Pasar Tanah Abang Blok A sudah memiliki parkir resmi dengan kapasitas yang bisa menampung banyak kendaraan roda dua atau empat.
"Saya imbau jangan gunakan parkir liar di Tanah Abang. Blok A itu parkirnya cukup," ujar Syafrin kepada wartawan, Kamis (25/5/2023).
Menurut Syafrin, pada dasarnya pengguna parkir liar juga termasuk pelanggar. Sanksinya berupa penderekan kendaraan hingga denda Rp 500 ribu.
"Jika anda parkir di lokasi parkir liar bgitu kami tertibkan akan kena denda retribusi Rp 500 ribu," ucapnya.
Apabila memilih parkir liar, kata Syafrin, juga malah berpotensi dimanfaatkan juru parkir liar dengan memalak tarif jumlah besar.
"Begitu lolos, ada oknum manfaatin itu untuk kepentingan pribadi," ucapnya.
Lebih lanjut, Syafrin juga menyebut pihaknya bakal memburu oknum parkir liar di Tanah Abang.
Baca Juga: Pengunjung Dipatok Rp 50 Ribu saat Parkir Liar di Tanah Abang, Dishub DKI Bakal Lakukan Penertiban
"Yang kemarin viral itu ya itu kita udah koorrinasi dengan Polres Jakpus oknum jukir akan ditertibkan," pungkasnya.
Sebelumnya, beredar di media sosial seorang pria mengaku dipalak Rp 50 ribu saat parkir liar di kawasan Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat. Ia mengaku terkejut alias shock karena diminta uang dengan jumlah yang dianggapnya tidak wajar.
Video pengakuan pria ini diunggah akun media sosial instagram, @lensa_berita_jakarta. Ia mengaku tiba-tiba didatangi oknum juru parkir liar setelah mengunjungi pasar.
"Jadi gini guys gua agak shock sumpah. Gua lagi di tanah abang, markir gitu, ya parkirnya emang kayak parkir pinggir jalan sih. Tiba-tiba kayak parkir terus dimintain parkir sama abangnya Rp 50 ribu. Shock banget Rp50 ribu le," ujar pria dalam video, dikutip Selasa (23/5/2023).
Dalam video itu, ia sempat menunjukan lokasinya memarkirkan kendaraan. Terlihat di depannya terdapat skywalk Pasar Tanah Abang dan kendaraannya terparkir di pinggir jalan. Ia pun mengingatkan masyarakat agar waspada saat parkir di lokasi tersebut.
"Jadi buat kalian hati-hati lah ya. Kayak langsung ditembak Rp50 ribu kayak agak shock sih gua pagi-pagi ini," ucapnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Motor Gigi Tanpa Kopling: Praktis, Irit, dan Tetap Bertenaga
- 5 Rekomendasi HP Layar Lengkung Murah 2026 dengan Desain Premium
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
Pilihan
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
Terkini
-
Badan Geologi Ingatkan Longsor Susulan Masih Mengintai Cisarua, Ini Pemicunya
-
Percepatan Relokasi dan Tata Ruang Aman Jadi Fokus Mendagri Pascabencana
-
Langsung Ditelepon Prabowo, Menteri Trenggono Ungkap Kondisinya Usai Pingsan Saat Upacara
-
Bantah Tebang Pilih, Satgas Ungkap Proses di Balik Perintah Prabowo Sikat 28 Izin Perusahaan
-
Pengamat Nilai Pengacara Nadiem Tak Siap Hadapi Jaksa, Apa Alasannya?
-
Kasus Suami Jadi Tersangka Usai Bela Istri dari Jambret di Sleman, Ini Kronologi Versi Polisi
-
JPO 'Melayang' JIS-Ancol Bakal Jadi Ikon Baru Jakarta, Kapan Bisa Digunakan?
-
Pramono: WFH dan PJJ di Jakarta Hanya Saat Hujan Deras, Cerah Tetap Masuk Normal
-
Adu Cepat Lawan Maut: Basarnas Terjang 'Bubur Pasir' Cari Puluhan Korban Longsor Cisarua
-
PDIP Jabar Siapkan Relawan Kesehatan Desa, Hasto Kristiyanto: Kemanusiaan di Atas Politik Elektoral