"Kita kegocek. Ternyata Opung ga di luar negeri. Senin siang izin ke Pengadilan ga bisa datang sidang karena tugas negara ke luar negeri. Ternyata ada di dalam negeri. Huuuu," tulis warganet di Twitter.
Sontak, kolom komentar diwarnai dengan luapan emosi para warganet.
"Ancurrr emang negara kita," tulis warganet.
"Opung cemen juga ternyata," timpal lainnya.
Namun, tak sedikit yang membela Luhut sebagai korban pencemaran nama baik dan tak wajib hadir di persidangan.
"Sidang itu kasus pencemaran nama baik atas aduan si luhut, nggak ada kewajiban luhut buat datang ke sidang kecuali kalo terdakwa melaporkan si luhut ke polisi luhut punya kewajiban datang panggilan polisi," bela seorang warganet.
"Kan dipanggil 23 mei, fotonya 29 mei. Gaada yg salah. Lagian, itu kan kasus pencemaran nama dirinya sendiri, ngapain jg mangkir," tulis warganet lain senada.
Kontributor : Armand Ilham
Baca Juga: Adian Napitupulu Mengaku Diancam Luhut: Jangan Kau Lawan-lawan Aku, Aku Udah Biasa Habisi Orang
Berita Terkait
-
Sebut Ada Musuh Dalam Selimut, Adian Napitupulu: Pak Presiden Biayai Lawan Sendiri
-
Pertengkaran Sengit Antara Adian Napitupulu dan Luhut Pandjaitan Memanas di Dunia Politik
-
Merespon Protes Haris dan Fatia Soal Sidang Ditunda, Juniver Girsang: Semua Orang Tahu Luhut Ada Tugas Negara
-
Adian Napitupulu Mengaku Diancam Luhut: Jangan Kau Lawan-lawan Aku, Aku Udah Biasa Habisi Orang
-
Adian Napitupulu Digertak Luhut Binsar Panjaitan, Dilerai Panda Nababan: Kita Bertiga Ini Batak!
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara