Sebelumnya, pelaku telah merencanakan pembunuhan tersebut sejak dua hari sebelumnya, atau Rabu 17 Mei 2023.
Ia telah menyiapkan sejumlah peralatan untuk membunuh Rohmadi, di antaranya pipa besi, pisau dan kantong plastik besar untuk membuang potongan tubuh korban.
Mutilasi dengan pisau pinjaman
Pada Jumat (19/5/2023), Yono melakukan aksinya. Ia membunuh rekan kerjanya itu saat tertidur pulas dengan memukul kepala korban dengan pipa besi yang telah disiapkan sebelumnya.
Setelah itu, ia memutilasi tubuh korban dengan pisau yang ia pinjam dari seorang penjual sate. Adapun penjual sate itu tak tahu kalau pisau miliknya akan digunakan untuk mutilasi korban pembunuhan.
Pelaku mengatakan, pisau tersebut akan digunakan untuk mengupas kelapa. Adapun pemilik pisau tersebut adalah tetangganya yang bekerja sebagai penjual sate kambing,
Pelaku mutilasi korban jadi enam bagian
Yono mengaku awalnya tidak terpikir untuk memutilasi jasad Rohmadi. Setelah memastikan korban meninggal dunia, pelaku mengaku bingung bagaimana membuang jasadnya.
Lalu ia memutuskan memotong-motong tubuh korban agar lebih mudah untuk membuangnya. Yono memotong jasad temannya itu menjadi enam bagian dan membuangnya di tiga lokasi terpisah.
Terancam hukuman mati
Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Luthfi mengatakan, pelaku mutilasi itu terancam pasal pembunuhan berencana dengan ancaman hukuman pidana penjara seumur hidup atau pidana mati.
"Pasalnya saya sampaikan 340 itu terkait dengan perencanaan. Pasal 338, 339, dan atau 365 ayat 3 jadi sudah masuk ke ranah perencanaan itu," Kapolda Jateng Irjen Ahmad Luthfi, Selasa (30/5/2023).
Kontributor : Damayanti Kahyangan
Berita Terkait
-
Aktor Populer Brazil Meninggal Tragis Setelah Menghilang Selama 5 Bulan, Ternyata Dikubur dan Sengaja Disembunyikan
-
Ulasan Film Boston Strangler, Kisah Menegangkan Jurnalis Wanita Ungkap Kasus Pembunuhan
-
Cerita Sadis Suyono, Pemutilasi Pria Bertato Naga: Tubuh Dicacah Pakai Pisau Sate
-
Dalih Furqon Bantu Kakaknya Willy Buang Jenazah Perempuan Dalam Karung karna Diimingi HP
-
Marah Istri Menikah Lagi dengan Pria Lain, Suami Kalap Bunuh Istri Sendiri
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
Resmi! Nadiem Makarim Jadi Tahanan Rumah
-
DPRD DKI Segel Parkir Ilegal Blok M Square
-
Nadiem Tegaskan Tanda Tangan Pengadaan Laptop Ada di Level Dirjen Kemendikbudristek
-
Periksa Plt Walkot Madiun, KPK Dalami Permintaan Dana CSR Hingga Ancaman ke Pihak Swasta
-
Buntut Investasi Google ke PT AKAB, Nadiem Disebut Paksakan Penggunaan Chromebook
-
Oditur Militer akan Sambangi Andrie Yunus di RSCM?
-
Sinergi Kemensos Bersama BPS dan DEN Perkuat Digitalisasi Bansos Berbasis DTSEN
-
Kebijakan Libur Sekolah Lebih Awal Saat Piala Dunia 2026 di Meksiko Tuai Protes Keras Orang Tua
-
Fatma Saifullah Yusuf Ajak Siswa SRMA 21 Surabaya Ciptakan Lingkungan Bebas Bullying
-
Parigi Moutong Siapkan Lahan 9,2 Hektare untuk Sekolah Rakyat Permanen