Suara.com - Gibran Rakabuming Raka merespons soal teka-teki cawapres (calon wakil presiden) Anies Baswedan di Pemilu 2024. Wali Kota Solo itu menyebut Edhie Baskoro Yudhoyono alias Ibas kemungkinan cocok jadi cawapres mendampingi Anies. Hal itu diungkap Gibran lewat akun Twitter miliknya @gibran_tweet pada Rabu (31/5/2023).
Gibran memang mengidolakan Ibas. Bahkan Ibas jadi satu-satunya orang yang diikuti Gibran dalam media sosialnya. Simak rekam jejak Ibas, cawapres Anies Baswedan menurut pendapat Gibran berikut ini.
Profil Ibas
Edhie Baskoro Yudhoyono atau Ibas adalah anak kedua Presiden Republik Indonesia ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Adik Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) ini merupakan anggota DPR RI.
Rekam jejak pendidikan terakhir Ibas adalah mengambil studi Program Doktor (S3) Manajemen Bisnis (DMB) di Institut Pertanian Bogor (IPB). Ibas berhasil meraih gelar doktornya pada tahun 2021 dengan predikat cum laude dan IPK 4.0.
Ibas mulai berkecimpung dalam dunia politik Indonesia sejak tahun 2009. Ketika itu dia mencalonkan diri sebagai anggota DPR dari dapil VII Jawa Timur yang mewakili Pacitan, Ponorogo, Trenggalek, Magetan, dan Ngawi.
Pada April 2009, Ibas resmi jadi anggota DPR. Dia ditempatkan sebagai anggota Badan Anggaran dan Komisi I yang membidangi hubungan luar negeri, pertahanan, dan informasi dan komunikasi.
Rekam Jejak Ibas
Saat ini Ibas aktif sebagai politisi Partai Demokrat. Ibas mengawali karier di Partai Demokrat dengan penunjukan sebagai Ketua Departemen Kaderisasi. Dari jabatan tersebut, Ibas sukses menggelar Kongres II Partai Demokrat di Bandung.
Baca Juga: Pertemuan Anies Dengan SBY Di Pacitan Hari Ini Bocor Ke Media, Bahas Sosok Cawapres?
Setelah Kongres II Partai Demokrat pada Mei 2010, Ibas dipercaya jadi Sekretaris Jenderal Partai Demokrat periode 2010-2015. Penunjukan itu menjadikan Ibas sebagai Sekretaris Jenderal partai politik termuda di Indonesia.
Sebagai anggota legislatif, Ibas mengawali kariernya menjadi anggota Komisi I DPR RI periode 2009-2014. Selain itu Ibas tercatat pernah jadi Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Bidang Promosi Internasional, Pariwisata, Seni Budaya, dan Olah Raga periode 2010-2015.
Pada tahun 2014 Ibas kembali terpilih jadi anggota DPR Komisi X periode 2014-2015 yang membidangi Pendidikan, Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga. Di tahun yang sama Ibas dipercaya jadi Ketua Fraksi Partai Demokrat di DPR RI periode 2014-2019.
Selain aktif di parlemen, Ibas merupakan Ketua Komisi Pemenangan Pemilu DPP Partai Demokrat periode 2015-2020. Kekinian, Ibas mengemban tugas di Komisi VI DPR RI periode 2019-2024 yang membidangi perdagangan, perindustrian, koperasi UKM, BUMN, investasi dan standarisasi.
Ibas kembali ditunjuk sebagai Ketua Fraksi Partai Demokrat di DPR RI periode 2019-2024. Selain itu, Ibas juga menjabat sebagai Wakil Ketua Banggar DPR RI periode 2019-2024.
Kontributor : Trias Rohmadoni
Tag
Berita Terkait
-
Setelah Prabowo, SBY Akan Bertemu Anies Baswedan di Museum Pacitan Siang Ini
-
Pertemuan Anies Dengan SBY Di Pacitan Hari Ini Bocor Ke Media, Bahas Sosok Cawapres?
-
Apa Itu 'Super-Minister' yang Dilontarkan Jubir Anies Buat Sindir Luhut?
-
CEK FAKTA: Ganjar Pranowo Main Curang, Suruh Orang Lain Habisi Nyawa Anies
-
Jokowi Harap Pembangunan Terus Berlanjut Meski Ganti Presiden, Singgung Anies?
Terpopuler
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi Mobil Kecil untuk Wanita, Harga Mulai Rp80 Jutaan
- Detik-detik Menteri Trenggono Pingsan di Podium Upacara Duka, Langsung Dilarikan ke Ambulans
Pilihan
-
Keponakan Prabowo Jadi Deputi BI, INDEF: Pasar Keuangan Pasang Mode Waspada Tinggi
-
Purbaya Hadapi Tantangan Kegagalan Mencari Utang Baru
-
5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Danantara Mau Caplok Tambang Emas Martabe Milik Astra?
-
H-135 Kick Off Piala Dunia 2026, Dua Negara Ini Harus Tempuh Perjalanan 15.000 KM
Terkini
-
Mendes PDT: 29 Desa di Sumatra Hilang Akibat Banjir, Beberapa Berubah Jadi Sungai
-
Wamenkes Ungkap Kondisi Menyedihkan di Indonesia Akibat Kanker Serviks: 50 Persen Pasien Meninggal
-
Penghitungan Kerugian Negara Kasus Haji Tahap Final, KPK Bakal Tahan Gus Yaqut dan Gus Alex
-
Geger di Blitar, Menantu Perempuan Tega Tusuk Leher Mertua, Jasad Ditemukan Anak Kandung
-
BMKG Peringatkan Potensi Hujan Lebat di Jawa hingga Nusa Tenggara dalam Sepekan ke Depan
-
'Polda Harus Proses 2 Tuyul', Roy Suryo Tertawa Ngakak Dilaporkan Eggi Sudjana ke Polisi
-
Harga Daging Sapi di Jakarta Tembus Rp150 Ribu, Pemprov DKI Pasang Badan Lewat Pasar Murah
-
Ketua Komisi V DPR: Longsor Cisarua Mengejutkan, Seperti Petir di Siang Bolong
-
Polisi Ciduk Dua Pengguna Ganja Sintetis Bentuk Cair, Belasan Cartridge Liquid Vape Disita Petugas
-
Opsi Keluar Dari Board of Peace dan 5 Saran Dino Patti Djalal ke Pemerintah