Suara.com - Bulan Dzulhijjah menjadi bulan yang istimewa bagi setiap umat muslim. Di bulan ini umat muslim akan memperingati hari raya Idul Adha.
Selain naik haji, ada banyak amalan bulan Dzulhijjah yang bisa dikerjakan. Amalan bulan Dzulhijjah pun akan dilipatgandakan pahalanya oleh Allah SWT.
Bagi umat Muslim yang belum bisa berhaji tak perlu khawatir tak bisa mendulang pahala. Sebab masih ada banyak amalan lain yang bernilai pahala besar jika dikerjakan dengan niat yang tulus.
Lantas, apa saja amalan bulan Dzulhijjah?
Keistimewaan Bulan Dzulhijjah
Banyak peristiwa penting bagi umat muslim sepanjang bulan Dzuhijah. Selain hari raya Idul Adha, bulan Dzulhijjah juga menjadi waktu umat muslim di seluruh dunia untuk menunaikan rukun Islam kelima yakni ibadah haji.
Allah Swt. akan memanggil tamu-Nya untuk datang ke Baitullah di kota suci Makkah dan Madinah. Namun, bagi yang tidak bisa melaksanakan ibadah haji, Allah tetap menyediakan sarana untuk meraih keberkahan, yakni dengan berpuasa di hari Arafah pada 9 Dzulhijjah. Di hari yang sama para jemaah haji sedang menjalani prosesi wukuf di padang arafah.
Di samping itu, keistimewaan lain bulan Dzulhijjah adalah Allah mencintai sepuluh hari pertama di bulan Dzulhijjah. Firman Allah dalam Al-Qur’an surat Al Fajr ayat 1 – 2 disebutkan bahwa, “Demi Fajar dan malam yang sepuluh.”
Menurut Tafsir Ibnu Katsir ayat ini menunjukkan bahwa 10 malam pertama merupakan malam yang istimewa di bulan Dzulhijjah. Umat muslim dianjurkan untuk berpuasa, salat sunah, membaca Al Quran, dan bersedekah.
Baca Juga: 15 Ucapan Selamat Hari Raya Idul Adha 2023 yang Menyentuh Hati
Amalan Sunnah bulan Dzulhijjah
Menyambut hari raya Idul Adha, banyak amalan sunnah yang bisa dilakukan umat muslim. Berikut beberapa di antaranya.
1. Puasa 9 hari pertama bulan Dzulhijjah
Amalan bulan Dzulhijjah sesuai sunnah yang pertama adalah menjalankan puasa pada 9 hari pertama. Jika bisa menjalankannya selama 9 hari berturut-turut, Anda sudah melaksanakannya sesuai dengan yang dicontohkan Nabi Muhammad SAW.
Akan tetapi jika tidak sanggup melaksanakannya, puasa bisa dilakukan hanya pada tanggal 9 Dzulhijjah atau yang disebut sebagai Puasa Arafah.
2. Melaksanakan kurban
Berita Terkait
-
15 Ucapan Selamat Hari Raya Idul Adha 2023 yang Menyentuh Hati
-
3 Syarat Hewan Kurban Idul Adha yang Sah, Jangan Sembarangan Beli!
-
Aturan Pembagian Daging Kurban, Menurut Buya Yahya yang Penting Harus Merata
-
Berapa Harga Kambing Kurban 2023? Ini Daftar Lengkapnya untuk Persiapan Idul Adha
-
2 Cara Cek Keberangkatan Haji 2023 Resmi dari Kemenag
Terpopuler
- 5 HP Terbaru 2026 Baterai Jumbo 10.000 mAh: Tahan 3 Hari, Performa Kencang
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- Promo Indomaret Hari Ini 1 Mei 2026, Dapatkan Produk Hemat 30 Persen
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
Pilihan
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
Terkini
-
Apa Itu Hantavirus? Virus Langka yang Tewaskan 3 Orang di Kapal Pesiar
-
AS Bangun Pangkalan Pesawat Tempur Raksasa di Alaska Senilai Rp121 Triliun
-
Sisi Gelap Kafe dan Restoran Mewah di Gaza
-
4 Cara Cek Saldo BPJS Ketenagakerjaan Tanpa Aplikasi, Simple Bisa Periksa Lewat HP
-
Wabah Hantavirus Serang Kapal Pesiar MV Hondius di Atlantik, 3 Penumpang Dilaporkan Tewas
-
CSIS Soroti 5 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo-Gibran, Dinilai Tanda Ketidakstabilan
-
Pergerakan Pesawat Militer AS Meningkat ke Timur Tengah, Sinyal Eskalasi Konflik?
-
Ancaman Keras Parlemen Iran ke Donald Trump, Intervensi Selat Hormuz Pelanggaran Gencatan Senjata
-
KPK Panggil Lagi Eks Staf Ahli Budi Karya Sumadi dalam Kasus DJKA
-
Siswa SMKN Samarinda Meninggal Diduga karena Sepatu Kekecilan, Menteri PPPA Minta Evaluasi Bansos