Suara.com - Polemik bangunan ruko niaga di Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara berbuntut panjang. Kekinian, Ketua RT 11 RW 03, Riang Prasetya yang melaporkan pelanggaran ini mengalami intimidasi.
Kuasa Hukum Riang, Joni Sinaga mengatakan, kliennya belum lama ini mendapatkan teror seperti pengrusakan berupa salah satu kendaraan dibaret oleh oknum tak bertanggungjawab. Dalam berbagai kesempatan juga para pemilik ruko melakukan protes kepada Riang.
"Telah dilakukan teror baik berupa tindakan lembaretan atau membuat cacat badan mobil pihak klien, serta adanya aksi demonstrasi lanjutan yang dilakukan oleh oknum-oknum yang patut diduga tidak bertanggungjawab," ujar Joni di Pluit, Jakarta Utara, Senin (5/6/2023).
Tak hanya itu, Joni menyebut para karyawan yang bekerja di Optik milik Riang juga terintimidasi. Sejumlah orang tak dikenal hingga ormas kerap mondar-mandir dan membuat resah.
"Sehingga Karyawan mauupun karyawati yang merupakan pekerja di tempat usaha klien kami Optik Karisma merasakan adanya teror ancaman dari berbagai pihak-pihak oknum yang tidak jelas. Bisa membahayakan para pekerja klien kami," ucapnya.
Lebih lanjut, setelah ini ia berencana menyampaikan surat permohonan resmi kepada pihak kepolisian hingga Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban atau LPSK.
"Pihak kami akan menyampaikan surat permohonan perlindungan hukum, baik kepada bapak Kapolri, Panglima TNI, Kabareskrim Polri, Kapolda Metro Jaya, Kapolres Jakarta Utara maupun kepada Kapolsek, serta kepada pihak LPSK," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 SD Swasta Terbaik di Palembang dan Estimasi Biayanya, Panduan Lengkap Orang Tua 2026
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Aksi Kritik Gubernur Rudy Mas'ud 21 April, Massa Diminta Tak Tutup Jalan Umum
Pilihan
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
Terkini
-
Kejaksaan RI Buka Lelang, 400 Aset Sitaan Bakal Ditawarkan ke Publik
-
Golkar Usul Ambang Batas Parlemen 4-6 Persen, Bisa Berjenjang Hingga Tingkat Daerah
-
Wacana KTP Hilang Bakal Kena Denda, Dukcapil: Bukan untuk Memberatkan Warga
-
Bertahan di Pasar Santa Jaksel, Toko SobaSoba Tawarkan Pakaian Vintage Penuh Cerita
-
Ekonomi Kayong Utara Melejit 5,89 Persen, Kawasan Industri Pulau Penebang Jadi Motor Utama
-
Formappi Ingatkan DPR Usai Istri Nadiem Makarim Minta Audiensi: Hati-hati
-
Kisah Inspiratif Perempuan Desa Pelapis, Ubah Musim Paceklik Jadi Cuan Lewat UMKM Ikan
-
Sinergi Warga dan PT DIB Harita, Panen Perdana Lele di Desa Pelapis Jadi Simbol Kebangkitan Ekonomi
-
1,4 Juta Lowongan Kerja di Koperasi Desa Merah Putih, Seberapa Realistis?
-
Dulu Kiblat Kawula Muda Jakarta, Pasar Santa Kini Berubah Sunyi