Suara.com - Mario Dandy Satriyo dan Shane Lukas, tiba di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) menjelang sidang kasus penganiayaan berat terhadap David Ozora, Selasa (6/6/2023).
Pantauan Suara.com di lokasi, Mario dan Shane tiba dengan mobil tahanan Kejaksaan sekitar pukul 10.15 WIB. Mario dan Shane tampak berjalan keluar dari mobil tahanan Kejaksaan digiring beberapa orang jaksa dan polisi.
Keduanya tampak mengenakan kemeja putih dan rompi merah tahanan Kejaksaan. Terlihat satu borgol saling mengikat tangan Mario dan Shane.
Shane terpantau berjalan menunduk, sementara Mario terlihat berjalan sambil membusungkan dada. Keduanya tidak mengucapkan sepatah kata pun kepada awak media di lokasi.
Mario dan Shane kemudian digelandang masuk ke ruang tunggu tahanan PN Jaksel. Hingga berita ini diturunkan sidang Mario dan Shane belum berlangsung.
Karangan Bunga Untuk Shane
Diberitakan sebelumnya, sejumlah karangan bunga yang berisi kalimat dukungan kepada tersangka penganiayaan berat David Ozora, Shane Lukas berjejer di depan PN Jaksel, Selasa (6/6/2023).
Sebagai informasi, Shane akan menjalani sidang kasus penganiayaan berat David Ozora bersama Mario Dandy Satriyo hari ini.
Berdasarkan pantauan di lokasi, karangan bunga berada tepat di trotoar di depan PN Jaksel. Karangan bunga itu bernada dukungan kepada Shane.
Baca Juga: 5 Fakta Jelang Sidang Perdana Kasus Mario Dandy: AG Bakal Bersaksi
"Ungkapkan kebenaran Bro," tulis salah satu karangan bunga.
"Kuatkan hatiku Shane untuk memperjuangkan kebenaran," demikian tulis karangan bunga lainnya.
Selain itu, ada pula karangan bunga yang berisikan doa bagi kesembuhan David.
"Doa kami, David Ozora makin sehat. Keluarga besar Shane Lukas," tulis karangan bunga itu.
Sementara itu, di area dalam PN Jaksel kini sejumlah aparat kepolisian sudah berjaga. Bagi pengunjung yang hendak masuk, harus dicek barang bawaannya oleh pihak kepolisian.
Berita Terkait
-
Hadir Sidang Perdana Kasus Penganiayaan Terhadap David Ozora, Mario Dandy dan Shane Lukas Tampilkan Ekspresi Berbeda
-
Bukan buat Mario Dandy, Shane Lukas Banjir Dukungan Lewat Karangan Bunga di PN Jaksel: Ungkapkan Kebenaran Bro!
-
Sidang Perdana Mario Dandy Digelar Hari Ini, Polisi Siagakan 200 Personelnya
-
Mario Dandy Jalani Sidang Perdana, Ratusan Polisi Jaga Ketat PN Jaksel
-
5 Fakta Jelang Sidang Perdana Kasus Mario Dandy: AG Bakal Bersaksi
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Tutup Program Magang Kemendagri Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter
-
Evaluasi Rekrutmen Polri: Hapus Kuota Khusus, Libatkan Multi-aktor
-
Revitalisasi 71.744 Sekolah Tahun 2026, Mendikdasmen Siapkan Dana Rp14 Triliun
-
Peneliti Temukan Cara Ubah Kulit Kayu Eukaliptus Jadi Penangkap Polusi, Seberapa Efektif?
-
Wamendagri Bima: Tantangan Perubahan Iklim Bukan Lagi Regulasi, Tetapi Eksekusi di Daerah
-
BGN Bantah Siswa SD di Pemalang Dikeluarkan Gara-gara Kritik MBG: Itu Tidak Benar
-
LHKPN Prabowo dan 38 Pejabat Lainnya Dipertanyakan ICW, KPK: Tunggu Verifikasi
-
Dikritik Bakal Ancam Demokrasi, DPN Disebut Perlu Reformasi Struktural
-
JPU KPK Tegaskan Tak Boleh Ada Intervensi di Sidang Kasus Suap Bea Cukai
-
Kasus Kekerasan Seksual Ponpes Pati, DPR Desak LPSK Fasilitasi Rehabilitasi 50 Korban