Suara.com - Seorang siswi SMP di Jambi viral usai mengkritik Wali Kota Jambi Syarif Fasha melalui akun TikTok pribadinya pada 3 Mei 2023 lalu. Ia mengaku kesal dan ingin mencari keadilan atas kerusakan rumah serta sumur neneknya yang disebabkan oleh angkutan berat PT RPSL.
SFA menilai, perusahaan tersebut dan sang wali kota telah melanggar Perda Nomor 4 Tahun 2017 Tentang Angkutan Jalan. Namun, karena kritikannya itu, ia dilaporkan ke polisi oleh Pemkot Jambi. Sebab, unggahan videonya dianggap mengandung SARA dan ujaran kebencian.
Meski begitu, ia kekinian dibela Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD. Adapun berikut lika-liku perjalanan siswi SMP Jambi cari keadilan untuk sang nenek yang dilaporkan Pemkot Jambi hingga bisa menerima perlindungan dari Mahfud.
Dilaporkan Usai Kritik Pemkot Jambi
SFA dilaporkan ke Mapolda Jambi oleh Kabag Hukum Pemkot Jambi, Gempa Alwajon Putra terkait Pasal 28 Ayat 2 UU ITE. Alasan pelaporan ini karena siswi SMP itu menyebut surat dari Kerajaan Firaun Pemkot Jambi dan soal Pemkot Jambi yang isinya 'iblis' semua.
"Kami lapor bukan karena dia (SFA) mengkritik tetapi video dia tertanggal 3 Mei 2023 dengan judul klarifikasi surat dari kerajaan Firaun Pemkot Jambi pada detik 00 sampai 05. Di detik selanjutnya dia menyampaikan bahwa Pemkot Jambi isinya iblis semua," kata Gempa dalam konferensi pers di kantor Wali Kota Jambi, Senin (5/6/2023).
Gempa juga mengatakan jika yang dilaporkan adalah akun TikTok-nya, bukan orangnya. Namun, dikatakan oleh SFA justru sebaliknya. Ia mendatangi Mapolda Jambi setelah pengacaranya, menuturkan bahwa pihak terlapor itu dirinya sendiri.
"Saya datangi Mapolda itu setelah dari pengacara saya bilang saya ini sebagai terlapor yang dilaporkan oleh Pemkot Jambi Kabag Hukum. Jadi bukan akunnya yang dilapor, tetapi atas nama SFA yang dilaporkan karena membuat video kritik Wali Kota Jambi dan perkataan yang tidak enak ke Pemkot Jambi," kata SFA kepada wartawan, di rumahnya, Senin (5/6/2023).
Di sisi lain, Pemkot Jambi disebut-sebut sudah memaafkan SFA. Namun, kasus ini diketahui masih diproses di kepolisian. Sementara itu, SFA sendiri yang sudah meminta maaf juga mengaku tidak mengetahui kasus laporan Pemkot Jambi terhadap dirinya tersebut telah dimaafkan.
Dibela Mahfud MD
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD buka suara soal siswi SMP di Jambi yang dilaporkan usai mengkritik pemkot. Ia mengatakan bakal berkoordinasi dengan Kompolnas serta lembaga dan kementerian perlindungan anak.
"Terimakasih atas infonya. Polhukam akan berkoordinasi dengan Kementerian PPA, Kompolnas, dan Komisi Perlindungan Anak untuk bisa ke Jambi, membantu mendampingi anak ini. Dampingi, lindungi, dan jernihkan masalahnya, perlakukan anak-anak sesuai dgn hukum yang berlaku," kata Mahfud melalui Twitternya, menanggapi unggahan video akun @pacmantraders dan @PartaiSocmed, Senin (5/6/2023).
Kontributor : Xandra Junia Indriasti
Berita Terkait
-
Diberhentikan Sejak 6 Februari, Kejati Jambi Klaim Laporan Gempa Awaljon ke Siswa SMP Tak Ada Kaitan dengan Kejaksaan
-
Mahfud MD Tolak Dampingi Anies Baswedan di Pilpres Nanti, Ini Alasannya!
-
Mahfud MD: Tolong, Anies Dijaga Agar Tetap Mendapat Tiket Pilpres 2024
-
Viral! Syarifah Fadiyah Kritik Walikota Jambi Karena Sengsarakan Seorang Veteran, Pemkot Balas Laporkan Bocah SMP Itu ke Polisi
-
Blak-Blakan! Mahfud MD Kaget Lihat Sisi Lain Jokowi dan Kabinet Indonesia Maju
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Penandaan APBD 2027: Langkah Strategis Kemendagri Perkuat Ketahanan Pangan Nasional
-
Mendagri: Parade Tenun Belu Jaga Warisan Budaya dan Gerakkan Ekonomi Daerah
-
Dampak Mengerikan Gempa Venezuela, Korban Tewas Bertambah Jadi 589 Orang
-
Bocoran Jokowi untuk Pemilu 2029: Ungkap Alasan PSI Layak Lolos ke Parlemen
-
Dittipideksus Bareskrim dan Kortastipidkor Sinkronkan Penyidikan Kasus PT TSL
-
Gus Ipul Apresiasi Jawa Timur, Provinsi Dengan Sekolah Rakyat Terbanyak
-
Kaesang Pangarep Hadiri Pelantikan Pengurus DPD PSI Mesuji, Targetkan Satu Kursi di Setiap Dapil
-
PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang
-
Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang
-
Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA