Suara.com - Abdussalam Rasyidi Panji Gumilang atau yang lebih dikenal sebagai Panji Gumilang adalah pendiri dan pimpinan Pondok Pesantren Al-Zaytun. Baru-baru ini, Panji Gumilang menjadi sorotan atas pernyataannya yang meragukan kebenaran Al Quran.
Sosoknya memang dikenal atas kontroversi yang dibuatnya. Berkenaan dengan hal itu, berikut ini daftar panjang kontroversi Panji Gumilang.
1. Ragukan Kebenaran Al Quran
Panji Gumilang mempertanyakan apakah Al Quran yang ditulis dalam bahasa Arab itu benar-benar dari Allah SWT atau bukan. Panji menilai Al Quran itu kalam atau perkataan Nabi Muhammad SAW.
"Bukan kalam Allah SWT, kalam Nabi Muhammad yang didapat daripada wahyu," kata Panji Gumilang dikutip dari unggahan akun TikTok herypatoeng pada Rabu (14/6/2023).
"Nabi Muhammad sudah mendeklarasikan, 'Dzalikal kitabu la'. Itu Nabi Muhammad yang mendeklarasikan itu, atas wahyu Ilahi," ujar Panji Gumilang.
2. Ragukan Allah Berbahasa Arab
Masih berkaitan dengan pernyataannya mengenai Al-Quran, Panji Gumilang menyebut tidak percaya Allah bisa menggunakan bahasa arab. Pasalnya, bagaimana Allah berbicara bahasa Arab padahal banyak umat-Nya yang berbahasa lain.
3. Sebut Indonesia Tanah Suci
Baca Juga: Ajaran-Ajaran Nyeleneh Ponpes Al Zaytun: Ragukan Al Quran, Tak Percaya Allah Bisa Bahasa Arab
Panji Gumilang menyampaikan manusia tidak perlu mati di tanah suci Mekkah. Alasannya, Indonesia juga merupakan tanah suci. Bahkan Panji mengubah lirik lagu Indonesia Raya menjadi ‘Indonesia Tanah Suci’.
“Indonesia tanah suci, nggak usah mau mati di tanah suci yang jauh, di Indonesia juga mati suci,” kata Panji Gumilang, dikutip dari akun YouTube Rezky Maisya Putra.
4. Rencana Dirikan Pesantren Kristen
Selain itu, Panji Gumilang disorot usai menyatakan rencananya membangun pondok pesantren bagi umat Kristen. Tak hanya itu, Panji Gumilang juga berniat mendirikan gereja di dalam Pondok Pesantren Al-Zaytun.
5. Salat Idul Fitri dengan Shaf Campur
Panji Gumilang juga menjadi sorotan usai mencampur jamaah shalat Idul Fitri 1444 H. Pasalnya, shaf perempuan dan laki-laki dijadikan satu.
Berita Terkait
-
Profil Panji Gumilang, Pimpinan Ponpes Al Zaytun yang Ragukan Kebenaran Al Quran
-
Ajaran-Ajaran Nyeleneh Ponpes Al Zaytun: Ragukan Al Quran, Tak Percaya Allah Bisa Bahasa Arab
-
Pimpinan Ponpes Al-Zaytun Sebut Al-Qur'an Kalam Nabi Muhammad SAW: Kalau Allah Berbahasa Arab, Susah Nanti...
-
Ragukan Al Quran, Pimpinan Al Zaytun Tak Percaya Allah SWT Bisa Bahasa Arab
-
CEK FAKTA: Pimpinan Ponpes Al Zaytun Dijemput Paksa MUI
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Isi Proposal OJK dan BEI ke MSCI: Janji Ungkap Penerima Manfaat Akhir Saham RI
-
MSCI Buka Suara Usai Diskusi dengan BEI, OJK dan KSEI Perihal IHSG
-
IHSG 'Kebakaran' di Awal Februari, Menkeu Purbaya: Ada Faktor Ketidakpastian!
-
Pupuk Indonesia Pugar Pabrik Tua, Mentan Amran Bilang Begini
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
Terkini
-
Ada MBG Berbasis Komunitas di Purwakarta, Perempuan Diminta Jadi Pengelola Gizi Keluarga
-
Rocky Gerung Sindir Pertemuan Prabowo dengan Tokoh Kritis: Tanda Pemerintah Sedang Cemas?
-
Pompa Saja Tak Cukup! Pramono Kaji Pembangunan 'Jalan Melayang' untuk Atasi Banjir Daan Mogot
-
Hasto Kristiyanto Ungkap Alasan PDIP Tetap Pertahankan Ambang Batas Parlemen
-
Lawan Banjir Daan Mogot, Pramono Anung Siapkan Pompa Stasioner Berkapasitas 7 Kali Lipat
-
Prabowo Sentil Bali Kotor, Gubernur Wayan Koster: Sampah Kiriman dari Luar Daerah
-
Politik Luar Negeri Versi Prabowo: Tak Ikut Blok Mana Pun, Harus Siap Hadapi Dunia Sendiri
-
Kasus Dugaan Penghinaan Suku Toraja Naik Penyidikan, Status Hukum Pandji Tunggu Gelar Perkara
-
Semeru Erupsi Dini Hari, Kolom Abu Capai 700 Meter di Atas Puncak
-
Keluarga Habib Bahar Balik Lapor, Istri Anggota Banser Korban Penganiayaan Dituding Sebar Hoaks