Suara.com - Dalam rangka Hari Insinyur Perempuan Internasional atau International Women in Engineering Day (INWED) 2023, Kemitraan Indonesia Australia untuk Infrastukur (KIAT) terus berkomitmen merangkul kesetaraan gender dan mendukung kemajuan perempuan di bidang teknik dan infrastruktur.
KIAT merupakan kemitraan pemerintah Australia dan Indonesia untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan inklusif melalui pengembangan akses infrastruktur bagi semua orang.
KIAT bekerja sama dengan pemerintah dan masyarakat, memberikan bantuan teknis untuk mengembangkan kebijakan, pembiayaan dan penyediaan infrastruktur di sektor jalan, mobilitas perkotaan, air dan sanitasi.
Salah satu isu penting yang dibahas oleh KIAT dalam INWED 2023 adalah kesetaraan gender di tempat kerja, seperti diketahui kini banyak ditemukan wanita yang bekerja di sebuah perusahaan dengan mayoritas pegawai laki-laki yang rentan terkena pelecehan.
Insinyur Wanita yang juga Project Manager the Palembang City, Desiree Lihawa mengatakan pentingnya untuk mengubah mindset mengenai hal negative, salah satunya pemikiran bahwa wanita yang bekerja di lingkungan dengan mayoritas laki-laki akan terancam keselamatannya.
Ia juga menyarankan agar wanita bisa lebih percaya pada diri dan memiliki skill yang tak kalah dengan pria.
“Kita harus buktikan bahwa kita mampu secara pengetahuan dan skill,” ucapnya dalam acara Misi yang Mungkin: Merangkul Kesetaraan Gender dalam Pembangunan Infrastruktur, di Jakarta, Selasa (20/6/2023).
Hal penting lainnya yang harus dilakukan adalah mampu menempatkan diri dengan mengetahui situasi lingkungan kerjanya. Hal tersebut membuat wanita bisa lebih mandiri.
Sementara itu, Duta Besar Australia untuk Indonesia Penny Williams PSM, INWED merupakan kesempatan untuk mengakui pencapaian insinyur perempuan dan mendorong kesetaraan gender dalam perkembangan infrastruktur.
Baca Juga: Apa Itu Vaksin HPV? Mengenal Pelindung Perempuan dari Kanker Serviks
Acara ini juga menandai peringatan 70 tahun Beasiswa Australia di Indonesia – yang menyoroti hubungan bilateral kuat antara kedua negara.
"Beasiswa Australia Awards di Indonesia telah berperan penting dalam memperkuat hubungan antar masyarakat dan meningkatkan kemampuan para pakar Indonesia. Kami sangat senang dapat menyoroti kontribusi alumni Australia di sektor infrastruktur," ujarnya.
Berita Terkait
-
Polres Ngawi Beber Hasil Autopsi Jasad Perempuan di Kebun Jagung, Terungkap Fakta Baru
-
PKPU 10/2023 Tidak Direvisi Jadi Tantangan Masyarakat Sipil untuk Perjuangkan Keterwakilan Perempuan
-
Keterwakilan Perempuan di Lembaga Penyelenggara Pemilu Minim, Eks Anggota Bawaslu Mengaku Miris
-
Keterwakilan Perempuan di Indonesia, Puskapol UI: Satu Langkah Maju, Dua Langkah Mundur
-
Penemuan Jasad Wanita Membusuk di Ladang Jagung Ngawi, Dugaan Pembunuhan
Terpopuler
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 9 HP Redmi RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan, Lancar Jaya Dipakai Multitasking
- Semurah Xpander Sekencang Pajero, Huawei-Wuling Rilis SUV Hybrid 'Huajing S'
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
- 5 Lem Sepatu Kuat Mulai Rp 3 Ribuan: Terbaik untuk Sneakers dan Bahan Kulit
Pilihan
-
Kutukan Pelatih Italia di Chelsea: Enzo Maresca Jadi Korban Ketujuh
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
-
In This Economy: Banyolan Gen Z Hadapi Anomali Biaya Hidup di Sepanjang 2025
-
Ramalan Menkeu Purbaya soal IHSG Tembus 9.000 di Akhir Tahun Gagal Total
-
Tor Monitor! Ini Daftar Saham IPO Paling Gacor di 2025
Terkini
-
Pendidikan Tak Boleh Terputus Bencana, Rektor IPB Pastikan Mahasiswa Korban Banjir Bisa Bebas UKT
-
42 Ribu Rumah Hilang, Bupati Aceh Tamiang Minta BLT hingga Bantuan Pangan ke Presiden Prabowo
-
Tanggul Belum Diperbaiki, Kampung Raja Aceh Tamiang Kembali Terendam Banjir
-
Prabowo Setujui Satgas Kuala! Anggarkan Rp60 Triliun untuk Keruk Sungai dari Laut
-
Tawuran Awali Tahun Baru di Jakarta, Pengamat Sebut Solusi Pemprov DKI Hanya Sentuh Permukaan
-
Tiket Museum Nasional Naik Drastis, Pengamat: Edukasi Jangan Dijadikan Bisnis!
-
Timbunan Sampah Malam Tahun Baru Jogja Capai 30 Ton, Didominasi Alas Plastik dan Gelas Minuman
-
Nasib Pedagang BKT: Tolak Setoran Preman, Babak Belur Dihajar 'Eksekutor'
-
Ragunan 'Meledak' di Tahun Baru, Pengunjung Tembus 113 Ribu Orang Sehari
-
KUHP Baru Berlaku Besok, YLBHI Minta Perppu Diterbitkan Sampai Aturan Turunan Lengkap