Seorang wanita ditemukan tewas dalam kondisi mengenaskan. Perempuan tersebut ditemukan bersimbah darah di kamar dengan kepala terpisah.
Sosok wanita tersebut diduga dibunuh dengan cara dipenggal oleh pelaku yang merupakan teman serumahnya. Kejadian ini terjadi di Dusun Dumung, Desa Nangsri, Kecamatan Manisrenggo, Klaten.
Belakangan diketahui bahwa wanita tersebut berinisial D (58) yang dibunuh oleh pelaku berinisial D (52). Kejadian pembunuhan ini terungkap setelah terduga pelaku menyerahkan diri ke Polsek Klaten Kota, pada Kamis (22/6/2023) dini hari.
1. Kronologi Penemuan Wanita Tewas
Pada Kamis 22 Juni 2023, Polsek Klaten Kota didatangi oleh terduga pelaku. D mengaku telah membunuh seorang wanita yang ada di Manisrenggo Klaten sampai langsung diamankan oleh petugas kepolisian.
Kasi Humas Polres Klaten Iptu Abdillah membenarkan orang diduga pelaku pembunuhan tersebut sudah diamankan di Mapolres. Berdasarkan informasi yang beredar, pelaku menyerahkan diri pada pukul 02.00 WIB.
Abdillah menjelaskan Polsek Kota langsung berkoordinasi dengan Polsek Manisrenggo dan juga Polres Klaten.
2. Kepala Ditemukan di Ruang Tamu
Warga sekitar baru mengetahui terkait dengan temuan wanita tewas tersebut setelah polisi mendatangi tempat kejadian perkara (TKP). Salah seorang warga memberikan kesaksian bahwa korban ditemukan dalam kondisi kepala di ruang tamu, sementara itu badannya ada di kamar tidur.
Baca Juga: Fakta-fakta Mengejutkan Pembunuhan ODGJ oleh Anak SD-SMP di Banten
Kondisi korban tersebut dibenarkan oleh pihak kepolisian. Polisi menyebut bahwa korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan.
3. Pelaku Diamankan Pihak Kepolisian
Kapolres Klaten AKBP Warsono menyebut terduga pelaku sudah diamankan di Mapolres Klaten. Garis polisi pun sudah terpasang di sekitar TKP. Adapun info lebih lanjut, lokasi rumah tersebut berada di tengah pemukiman yang ada di pinggir desa.
Rumah dengan ukuran 12x8 meter tersebut dikelilingi kebun dan di depan adalah jalan kampung. Sementara itu, para petugas kepolisian berada di lokasi untuk mengumpulkan keterangan.
4. Alasan Melakukan Pembunuhan
Diketahui, korban dan pelaku merupakan teman kerjanya. Pelaku mengaku membunuh korban karena merasa sakit hati.
Berita Terkait
-
Fakta-fakta Mengejutkan Pembunuhan ODGJ oleh Anak SD-SMP di Banten
-
Kota Medan Marak Begal-Gemot, Pelaku Rampas Harta Benda hingga Merenggut Jiwa, Bobby Nasution: Tanda yang Tidak Baik
-
Marak Gemot-Begal hingga Merenggut Jiwa di Medan, Bobby Nasution: Ini Jadi Tanda yang Tidak Baik
-
Pembunuhan dan Mutilasi di Klaten: Pelaku Mengaku Puas Usai Gorok Leher Korban
-
Geger Penemuan Mayat Wanita Terpenggal, Tubuh di Kamar, Kepala di Ruang Tamu
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 Pilihan Motor Anti Low Back Pain, Cocok Buat Touring di Akhir Pekan
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
Terkini
-
Pimpinan Ponpes Pembakar Santri Segera Ditahan, Polisi Ungkap Fakta Miris Sejak 2005
-
DPR Cium Aroma Intervensi Elite Kasus Pembakaran Santri Lombok, Singgung Jaringan Nahdlatul Wathan
-
BNI Lakukan Serangkaian Penguatan Tata Kelola Penyaluran KUR
-
Kejagung Bantah Febrie Adriansyah Umrah Usai Tersangka: Sudah Dicekal, Masih di Indonesia
-
KPK Masih Buka Peluang Supervisi Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Siap Pantau
-
Ngeri! Sebelum Dibakar, Santri di Lombok Diduga Sering Disiksa Anak Pemilik Ponpes
-
Habiburokhman Jawab Kritik Mahfud MD: Kasus Febrie Diserahkan ke Kejagung Demi Redam Friksi
-
MPLS Sekolah Rakyat Digelar Empat Gelombang, Gus Ipul: Tiap Titik harus Aman dan Nyaman
-
Skandal Rp34,6 T Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Bakal Tuntas atau Mandek di Kejagung?
-
Kasus Febrie Diserahkan ke Kejagung Jadi Sorotan, DPR: Kita Pantau Lewat Panja, Disupervisi KPK