Suara.com - Tahukah Anda, apa perbedaan pandemi dan endemi? Endemi adalah penyakit yang muncul di suatu daerah, wilayah, atau negara tertentu. Wabah penyakit ini bisa dikatakan bersifat endemik jika terjadi secara konsisten dengan peningkatan jumlah kasus yang signifikan di suatu wilayah. Contoh penyakit endemi di Indonesia di antaranya adalah malaria, DBD, dan campak.
Sedangkan pandemi adalah wabah penyakit yang telah menyebar di beberapa negara atau benua. Suatu penyakit dinyatakan pandemi jika tingkat pertambahan kasus terus bertambah setiap harinya dan mencakup wilayah yang luas hingga ke berbagai negara. Selain COVID-19, contoh pandemi yang pernah terjadi di dunia di antaranya adalah Penyakit pes (1347–1353), Flu (1889–1890), Flu Spanyol (1918–1920), Flu Asia (1957–1958), dan AIDS (1981–sekarang).
Perbedaan Pandemi dan Endemi
Menurut WHO, pandemi dan endemi dibedakan berdasarkan tingkat penyebaran penyakit, bukan pada tingkat keparahan penyakit. Meskipun endemi cukup besar dan mencakup suatu wilayah, tetapi penyebaran penyakitnya tetap terkendali. Sedangkan pandemi bersifat internasional dan di luar kendali.
Pandemi berarti tingkat penyebaran penyakit telah melintasi batas internasional di luar cakupan wilayah endemi, di mana jangkauan geografis yang lebih luas inilah yang membuat pandemi menyebabkan gangguan sosial berskala besar, bahkan kerugian ekonomi.
Sangat penting untuk dicatat bahwa status endemi bisa berkembang menjadi status pandemi. Sebaliknya, status pandemi suatu penyakit juga bisa berubah menjadi endemi, di mana hal ini tergantung pada tingkat penyebaran penyakit dari waktu ke waktu. Meski demikian, status endemi pada dasarnya tidak berarti bahwa virus atau bakteri telah menghilang sepenuhnya dan berhenti menyebabkan penyakit tertentu, misalnya COVID-19.
Status pandemi bisa berubah menjadi endemi jika ada banyak orang yang mendapatkan perlindungan kekebalan dari vaksinasi atau infeksi alami. Dengan begitu, penularan penyakitnya akan menjadi berkurang serta lebih sedikit kasus rawat inap dan kematian akibat penyakit tersebut, bahkan ketika virus masih terus beredar.
Salah satu penyakit yang sempat menjadi pandemi dan turun menjadi endemi adalah flu babi. Flu babi yang disebabkan oleh virus influenza H1N1 ini telah muncul pada 2009, di mana pada saat itu penyakit flu babi menyebar dengan cepat ke seluruh dunia.
Itulah uraian singkat seputar perbedaan pandemi dan endemi yang perlu diperhatikan. Semoga informasi di atas bermanfaat bagi Anda.
Baca Juga: Pasca Pandemi Menjadi Endemi, Perawatan Pasien Covid-19 Akan Ditanggung BPJS Kesehatan
Kontributor : Rishna Maulina Pratama
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
-
Dipicu Korsleting Listrik, Kebakaran Kalideres Hanguskan 17 Bangunan
Terkini
-
Jelang Sidang Isbat: MUI Ingatkan Potensi Lebaran Berbeda, Umat Diminta Tak Saling Menyalahkan
-
Sekretariat Wapres Dorong UMKM dan Pelaku Ekonomi Perempuan Naik Kelas
-
Hasto Ungkap Isi Pertemuan 2 Jam Prabowo-Megawati di Istana
-
Begini Persiapan Warga Iran Rayakan Lebaran 2026 di Tengah Gempuran AS-Israel
-
Kenapa Pengumuman Sidang Isbat Sering Molor? Ini Penjelasan Kementerian Agama
-
PrabowoMegawati Bertemu di Istana, Pengamat Sebut Sinyal Konsolidasi Politik dan Jaga Stabilitas
-
Kasus Kebakaran Meningkat, Pemprov DKI Minta Warga Tak Lengah Tinggalkan Rumah Saat Mudik
-
Korlantas Ungkap Penyebab Macet Panjang di Tol Japek dan MBZ Hari Ini
-
Momen Hangat di Penghujung Ramadan: Prabowo Sambut Megawati di Istana, Bahas Apa?
-
Hilal Tak Terlihat, Warga Iran Bakal Rayakan Lebaran 2026 pada Sabtu 21 Maret