Suara.com - Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menyalurkan hewan kurban puluhan ekor sapi kepada pondok-pondok pesantren dan organisasi keagamaan di Jawa Barat, Jumat (30/6).
Beberapa di antaranya yang menerima hewan kurban Prabowo yakni Ponpes Buntet, Habib Empang, Ponpes Suryalaya, Ponpes Albaghdadi, Buya Syakur, Ponpes Daarut Tauhid, Ponpes Daar El Hikam, dan Ponpes At Taqwa.
Kemudian beberapa organisasi keagamaan yang menerima hewan kurban Prabowo yakni Persis dengan seekor sapi yang beratnya lebih dari 1 ton. Kemudian, Pengurus Daerah (PD) NU Jabar, PD Muhammadiyah Jabar, PD HMI Jabar, PD PMII Jabar, PD PII Jabar dan PD IMM Jabar.
"Harapan kami bahwa dengan diberikannya sumbangan hewan qurban ini kepada masyarakat merupakan sarana kita mudah mengingat untuk tetap peduli kepada sesama. Khususnya dalam mendukung nilai-nilai kemanusiaan dan persaudaraan yang dijunjung tinggi dalam perayaan Idul Adha," kata Sekjen Gerindra Ahmad Muzani.
Diketahui juga bahwa salah satu hewan kurban yang disumbangkan Prabowo merupakan seekor Sapi "Sapruy" dengan bobot mencapai 1,3 ton yang diserahkan kepada Pondok Pesantren Buntet, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat.
Sapi "Sapruy" yang diterima oleh langsung oleh pimpinan Pondok Pesantren Buntet tersebut diterima sebagai hewan kurban yang nantinya diperuntukkan bagi pengasuh, santri, dan masyarakat di sekitar lingkungan Pondok Pesantren Buntet.
Diharapkan hewan-hewan kurban yang disumbangkan bisa menambah jumlah daging yang akan diterima oleh masyarakat serta secara langsung untuk meningkatkan pendapatan dari usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di bidang peternakan dan pertanian yang dijalankan oleh masyarakat.
Pimpinan Pondok Pesantren Buntet, juga mengungkapkan rasa syukur dan terima kasihnya atas sumbangan hewan kurban berupa sapi “Sapruy” tersebut yang dirasa sebagai bentuk perhatian Prabowo Subianto kepada masyarakat khususnya di lingkungan pondok. Sehingga seluruh elemen masyarakat di lingkungan pondok merasa sangat terbantu dengan adanya sumbangan sapi tersebut.
"Pada momentum Idul Adha 1444 H ini, Pak Prabowo menyumbangkan hewan-hewan qurban tersebut kepada kami sebagai bentuk rasa syukur dan apresiasi kepada seluruh lapisan masyarakat, terutama umat Muslim yang merayakan Idul Adha," kata Pimpinan Ponpes Buntet, KH Adib Rofiuddin Izza.
Sumbangan tersebut akan menjadi bagian penting dalam merayakan Idul Adha dan memastikan bahwa keluarga pesantren dapat turut merasakan sukacita dalam momen berkah ini.
Selain itu, peternak sapi yang menjual sapi “Sapruy”, juga mengungkapkan rasa syukur dan terimakasihnya karena sapi terbaiknya menjadi pilihan Prabowo Subianto sebagai hewan qurban di Pondok Pesantren Buntet. Peternak sapi tersebut juga merasa bangga karena sapi tersebut menjadi pilihan Prabowo Subianto untuk disumbangkan kepada masyarakat di pondok pesantren.
"Alhamdulillah saya senang sekali karena sapi saya dibeli Pak Menteri Pertahanan Prabowo. Mudah-mudah berkah dan memberikan manfaat untuk seluruh masyarakat yang menerima pemberian sapi dari Pak Prabowo," tutur peternak yang sapinya dibeli Prabowo.
Berita Terkait
-
Prabowo Bongkar Alasan Banyak Kasus Korupsi di Indonesia: Gaji Pejabat dan PNS Terlalu Kecil
-
Prabowo Akui Kurang Politisi Dibandingkan Jokowi
-
Mabes Polri Panggil Panji Gumilang Senin Depan, Buntut Kasus Ponpes Al Zaytun
-
Rumah Dewi Perssik Digeruduk Warga Kampung, Warganet: Terima Kasih Sudah Mewakili
-
CEK FAKTA: Relawan Prabowo Jualan Sepatu Untuk Dana Kampanye Pilpres 2024, Benarkah?
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Komisi III DPR Perjuangkan Nasib Hakim Ad Hoc dengan Syarat Mutlak Jangan Mogok Sidang
-
KPK Ungkap Istilah Uang Hangus dalam Kasus Gratifikasi Eks Sekjen MPR
-
Sebut Pelaporan Pandji Salah Sasaran, Mahfud MD: Dia Menghibur, Bukan Menghasut!
-
Usut Kasus Haji, KPK Ngaku Sudah Tahu Inisiator Pembakaran Dokumen di Kantor Maktour
-
Sentil Pejabat Perlu Terbiasa Diroasting, Uceng: Kuping Negara Tak Boleh Tipis
-
Rakyat Rugi Besar! Ini Bahaya Pilkada jika Dikembalikan ke DPRD Menurut Netgrit
-
DPRD DKI Restui Pramono Anung Hapus Jejak Proyek Monorel Mangkrak: Jakarta Ingin Indah
-
Terapkan KUHP Baru, Kejagung Akan Minimalisir Hukuman Penjara untuk Kejahatan Ringan
-
Bukan Sekolah Biasa! Ini Dia 6 Fakta Sekolah Rakyat Prabowo
-
Aizzudin Abdurrahman Sudah Diperiksa, KPK Punya Bukti Aliran Dana Kasus Haji ke Petinggi PBNU