Suara.com - Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDIP DKI Jakarta, Gembong Warsono menyebut PSI doyan menggoda kader PDIP untuk diusung maju dalam kontesrasi politik. Menurutnya, PSI melakukan hal ini karena tak punya kader unggulan.
PSI diketahui mendukung putra Presiden Joko Widodo (Jokowi), Kaesang Pangarep sebagai Wali Kota Depok. Lalu, Wali Kota Solo, Gibran Rakabumingraka juga menjadi sosok unggulan dalam voting Cagub DKI versi PSI.
"Kenapa PSI selalu bahasanya menggoda-goda kader PDIP, nah ya silakan saja wong dia gak punya (kader). Kan persoalannya gitu," ujar Gembong di gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (3/7/2023).
Gembong mengatakan pemilihan kader untuk diusung dalam kontestasi politik harus berdasarkan evaluasi atas kinerjanya. Jika bekerja baik di jabatan sebelumnya, maka pihaknya tak ragu untuk mengusungnya.
"Misal bu Risma diberikan tanggung jawab sebagai wali kota ternyata oleh PDIP dikategorikan wali kota yang sukses, maka dinaikkan sebagai menteri. Jokowi ditugaskan sebagai wali kota, oleh PDIP dievaluasi ternyata kinerjanya baik dinaikkan jadi gubernur," jelasnya.
Lebih lanjut, ia tak mempermasalahkan sikap PSI yang doyan mengusung kader PDIP. Ia menyebut hal itu tak berpengaruh karena nantinya keputusan tetap berada di partai.
"Silakan saja semua anak menantu pak Jokowi diangkat-angkat semua oleh PSI silakan saja. Mungkin nanti istrinya Mas Kaesang mau dijadiin apa oleh PSI ya silakan saja," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Gibran Jadi Unggulan Voting Cagub DKI Versi PSI, PDIP Cuek: Kami Belum Bicara Pilkada
-
Respons Santai Gibran Disebut Bocah Ingusan Oleh Politisi PDIP Panda Nababan: Ya Pak, Maaf Saya Salah
-
JIS Jadi Venue Piala Dunia U-17 Masih Terkendala Akses, Gilbert PDIP: Awal Konsepnya Gak Benar, Ngaco!
-
Kecewa dengan JIS Warisan Anies, PSI Dukung Jokowi Cs Turun Tangan: Akibatnya, Pemerintah Pusat Harus Cuci Piring
-
Tunjukkan Kemesraan, Jokowi Dilema Antara Dukung Prabowo Atau Setia Pada PDIP?
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- Siapa Syekh Ahmad Al Misry? Dikaitkan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Sesama Jenis 'SAM'
Pilihan
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
-
Amukan Si Jago Merah Hanguskan 10 Rumah dan 2 Lapak di Bintaro
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
Terkini
-
Nyoman Parta: Serangan Air Keras ke Aktivis HAM Alarm Bahaya bagi Demokrasi
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
-
Resmikan Taman Bendera Pusaka, Pramono Anung Janjikan RTH Jakarta Akan Bening Seperti di Korea
-
Anies Baswedan Tulis Surat Menyentuh untuk Aktivis KontraS Korban Penyiraman Air Keras
-
Jelang Idulfitri, KPK Ingatkan ASN Tolak Gratifikasi dan Dilarang Mudik Pakai Mobil Dinas
-
Bantargebang Sudah Sesak, DPRD DKI Minta Pasar Jaya Percepat Pengolahan Sampah Mandiri
-
Amukan Si Jago Merah Hanguskan 10 Rumah dan 2 Lapak di Bintaro
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta dalam OTT Bupati Cilacap
-
Dubes Iran dan Anak-anak Indonesia Gelar Doa, Kenang 175 Siswi SD Minab yang Dibom Israel-AS
-
Gaji Rp 8,2 M Belum Dibayar, Aktivis-Influencer Sedunia Tuntut Badan Propaganda Israel