Polisi menangkap dua orang pria yang diduga pembunuh pensiunan TNI yang ditemukan di Tol Ngawi tersebut. Dua tersangka berhasil ditangkap di Jambi.
Polisi menjelaskan keduanya sempat kabur ke Sumatera dan oleh petugas langsung diamankan.
Polisi juga menjelaskan bahwa kedua pelaku ditangkap di lokasi yang berbeda. Satu pelaku ditemukan di Sarolangun satunya ditemukan di Kabupaten Merangin.
Korban dibunuh di rumah kontrakan di Di Dusun Jatisari, Desa Semanding, Jenangan, Ponorogo.
Pelaku Masih di Bawah Umur
Polisi mengungkap fakta bahwa salah satu pembunuh merupakan seorang anak di bawah umur.
Adapun pelaku yaitu bernama AAP yang masih berusia 16 tahun, warga Kabupaten Sarolangun, Jambi.
Motif Pembunuhan
Salah satu pelaku bernama Jeki Rahmat (22) mengaku gelap mata pada saat melakukan pembunuhan terhadap pensiunan TNI tersebut.
Baca Juga: 5 Fakta Penemuan Mayat Terbungkus Karpet di Tol Ngawi, Diduga Purnawirawan TNI
Ia juga merasa menyesal telah melakukan pembunuhan. Mulanya, ia berniat datang ke Ponorogo untuk bekerja sebagai penjaga angkringan.
Jeki menyebut ia sudah datang di Ponorogo satu minggu sebelum kejadian, dan mengontrak di sebuah rumah yang berlokasi di Dusun Jatisari, Desa Semanding, Kecamatan Jenangan. Mulanya, ia mencari pekerjaan melalui media sosial.
Lalu ia bertemu dengan korban dan dijanjikan akan memberikan pekerjaan. Namun pekerjaan tersebut tak kunjung datang.
Keduanya terlibat adu mulut, merasa kesal dengan janji korban, pelaku AAP pun gelap mata hingga memukul kepala korban dengan menggunakan batu. Jeki kemudian menghabisi korban dengan mencekik korban hingga meninggal dunia.
Mayat Dibuang di Tol, Mobil Korban Dijual
Berdasarkan keterangan dari kedua pelaku, setelah aksi pembunuhan tersebut dilakukan, mereka membungkus mayat dengan karpet.
Setelah membunuh, mayat korban kemudian dimasukkan ke dalam mobil korban. Para pelaku kemudian membuang mayat korban di pinggir Tol Ngawi. Sementara itu mobil korban tersebut lalu dibawa ke Jambi atau kampung asal kedua pelaku.
Pihak kepolisian sudah melakukan pemblokiran mobil yang dipindahtangankan ke orang lain.
Kontributor : Syifa Khoerunnisa
Berita Terkait
-
5 Fakta Penemuan Mayat Terbungkus Karpet di Tol Ngawi, Diduga Purnawirawan TNI
-
Babak Baru Kasus Pembunuhan Noven, Kapolres Kembali Panggil Personel Lama dan Bentuk Tim Khusus
-
Inkar Janji Pekerjaan Berujung Tragis: Bos Angkringan di Ponorogo Dibunuh dan Jenazahnya Dibuang di Pinggir Tol Ngawi
-
Kronologi Pembunuhan ODGJ di Pringsewu, Sempat Duel dengan Pelaku
-
Pembunuh Mayat Terbungkus Karpet di Ngawi Ditangkap, Satu Pelaku Masih di Bawah Umur
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang
-
Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang
-
Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA
-
Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah
-
Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?
-
Sikat Parkir Liar di Cawang, 250 Personel Gabungan Derek Mobil yang Nekat Bandel!
-
Perempuan Didorong Jadi Aktor Utama Ekonomi Restoratif, Tak Lagi Sekadar Penerima Manfaat
-
Terkuak! Ini Pemicu Longsor Petamburan: Dari Abrasi Kali BKB hingga Bangunan di Sempadan
-
Sekjen Partai Buruh Ferri Nuzarli Mundur! 1,3 Juta Anggota ORI Kompak Tinggalkan Partai
-
Prabowo Singgung Kegaduhan Usai Pemilu, Istana Langsung Klarifikasi