Suara.com - Bulan Muharram menjadi momen yang istimewa bagi umat Muslim di seluruh dunia. Bulan ini merupakan awal dari penanggalan Hijriyah yang memiliki makna dan keutamaan tersendiri. Lantas, apa saja amalan tahun baru islam 1 Muharram?
Di dalam Islam, 1 Muharram bukan hanya sekedar pergantian tahun, tetapi juga merupakan waktu untuk melakukan refleksi, pembaruan, dan meningkatkan ibadah kepada Allah SWT. Berikut ini lima amalan penting yang dapat dilakukan pada 1 Muharram, sebagai upaya untuk memulai tahun baru dengan semangat yang baru dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
1. Berpuasa di Hari Asyura
Hari Asyura adalah hari kesepuluh dari bulan Muharram, dan berpuasa pada hari ini memiliki makna penting dalam agama Islam. Rasulullah SAW menganjurkan umatnya untuk berpuasa pada hari ini sebagai bentuk syukur dan ibadah kepada Allah SWT.
Berpuasa di hari Asyura juga dianggap sebagai cara untuk menghapuskan dosa-dosa yang telah lalu. Selain berpuasa, ada juga anjuran untuk berbuat baik dan bersedekah pada hari ini.
2. Membaca Surah Al-Kahfi
Surah Al-Kahfi adalah salah satu surah dalam Al-Qur'an yang memiliki banyak keutamaan. Rasulullah SAW juga menganjurkan umat Islam untuk membacanya pada hari Jumat, termasuk di hari pertama Muharram. Membaca Surah Al-Kahfi pada hari ini dianggap membawa berkah dan keberkahan.
Surah ini juga mengandung pelajaran moral dan kebijaksanaan yang penting untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Baca Juga: 5 Ide Kegiatan 1 Muharram di Masjid yang Meriah untuk Rayakan Tahun Baru Islam 2023
3. Meningkatkan Amal Ibadah
Tahun baru Islam di 1 Muharram adalah waktu yang tepat untuk memperbaiki dan meningkatkan amal ibadah kita. Dalam menghadapi tahun baru Hijriyah, kita dapat merefleksikan amal ibadah kita yang telah lewat dan membuat komitmen untuk meningkatkan kualitas ibadah kita di tahun yang baru. Ini bisa meliputi meningkatkan kualitas shalat, membaca Al-Qur'an dengan lebih rajin, berdzikir, dan melakukan amal kebaikan lainnya.
Meningkatkan amal ibadah kita juga dapat meliputi melakukan tindakan sosial yang positif dan membantu sesama.
4. Membuat Niat dan Tujuan di Tahun Baru Hijriyah
Tahun baru Islam di Muharram adalah saat yang baik untuk merenungkan dan merencanakan apa yang ingin kita capai di tahun yang baru. Kita dapat membuat niat dan tujuan yang jelas dalam meningkatkan hubungan kita dengan Allah SWT, meningkatkan kualitas kehidupan pribadi dan sosial, serta mencapai kesuksesan dunia dan akhirat.
Dengan membuat niat dan tujuan yang baik, kita dapat mengarahkan diri kita ke arah yang positif dan berusaha untuk mencapainya sepanjang tahun.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi Mobil Kecil untuk Wanita, Harga Mulai Rp80 Jutaan
- Detik-detik Menteri Trenggono Pingsan di Podium Upacara Duka, Langsung Dilarikan ke Ambulans
Pilihan
-
Purbaya Hadapi Tantangan Kegagalan Mencari Utang Baru
-
5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Danantara Mau Caplok Tambang Emas Martabe Milik Astra?
-
H-135 Kick Off Piala Dunia 2026, Dua Negara Ini Harus Tempuh Perjalanan 15.000 KM
-
5 Rekomendasi HP RAM 12 GB Paling Murah, Cocok buat Gaming dan Multitasking
Terkini
-
Keponakan Prabowo Siap Masuk Kabinet? Ini 3 Pos Menteri yang Paling Mungkin Diisi Budisatrio
-
Satgas PKH Siap Hadapi Gugatan Korporasi Usai Pencabutan Izin Usaha di Sumatera
-
28 Perusahaan di Aceh, Sumut, dan Sumbar Dicabut Izin Usahanya oleh Satgas PKH, Apa Alasannya?
-
Mendagri Fokuskan Pengendalian Komoditas Pangan untuk Jaga Inflasi
-
MAKI Desak KPK Naikkan Status Dugaan Rekening Gendut Istri Pejabat Kemenag Agar Bisa Diblokir
-
Pelanggaran Disiplin ASN, Kementan: Penanganan Indah Megahwati Mengacu pada Peraturan yang Berlaku
-
Sesar Opak Picu Gempa M 4,5 di Bantul, BMKG Catat Puluhan Gempa Susulan
-
Sidang Paripurna, DPR Sepakat Polri Berada di Bawah Presiden
-
Sosok Arief 'Anak Kali' yang Menaruh Asa di Ciliwung Lewat Konten Ikan Sapu-Sapu
-
Ahok Respons Kasus Kerry Riza: Tidak Ada Oplosan, Tuduhan Korupsi Rp285 T Itungan Dari Mana?