Suara.com - Pimpinan Pondok Pesantren atau Ponpes Al Zaytun, Panji Gumilang tidak tinggal diam institusi pendidikan besutannya kerap disudutkan.
Panji kini mengaku akan mengambil jalur hukum lantaran ponpesnya kerap disudutkan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI). MUI diketahui telah mendalami sederet dugaan penistaan agama yang tertuang dalam ajaran-ajaran Al Zaytun.
Panji akhirnya melayangkan gugatan ke MUI dan bahkan akan mengadu ke dunia internasional lantaran ponpesnya kerap dicap negatif oleh MUI.
Gugatan Panji juga mengarah ke sosok Wakil Ketua MUI, Anwar Abbas yang kerap mengkritik Panji dan ponpesnya.
Panji Gumilang tuntut MUI dan Anwar Abbas Rp1 triliun
Panji Gumilang melalui pengacaranya, Hendra Efendi telah melayangkan gugatan sebesar Rp1 triliun terhadap MUI dan Anwar Abbas.
Hendra mengungkap kliennya tidak terima lantaran dicap sebagai komunis atas dasar sebuah video yang dipotong.
Hendra lebih lanjut menjelaskan bahwa video tersebut sengaja diunggah dan dipotong oleh Anwar Abbas demi menggiring opini terhadap Panji Gumilang dan ajaran Al Zaytun.
Panji juga menilai bahwa Anwar kerap getol menyudutkan dirinya dan Al Zaytun sehingga memiliki citra buruk di hadapan publik.
Baca Juga: Peneliti Desak Pemerintah Segera Masukkan NII dalam Daftar Organisasi Teroris
Sontak, Panji menilai MUI dan Anwar Abbas bertanggung jawab atas kerugian materiil dan moriil yang diakibatkan oleh narasi miring tersebut.
Hendra juga mendampingi kliennya melaporkan Anwar Abbas ke kepolisian menyusul sosok eks pengasuh di Ponpes Al Zaytun, Ken Setyawan yang kerap membeberkan beberapa tudingan ajaran sesat di ponpes besutan Panji itu..
Anwar Abbas kepada wartawan, Senin (10/7/2023) merespon gugatan Panji tersebut.
Anwar menegaskan bahwa ia siap menghadapi proses hukum yang bergulir dan akan menghadapi persidangan.
Ancam adukan ke PBB
Panji juga mengancam akan menggeret dunia internasional untuk turut terjun dalam polemik Al Zaytun.
Berita Terkait
-
Peneliti Desak Pemerintah Segera Masukkan NII dalam Daftar Organisasi Teroris
-
5 Poin Pernyataan Mahfud MD Bongkar 'Borok' Panji Gumilang, Gelapkan Uang?
-
Harta 'Gelap' Panji Gumilang: Nominal Tak Masuk Akal, Punya 289 Rekening dan 295 Sertifikat
-
Dugaan Mahfud MD Soal Aksi Pencucian Uang Panji Gumilang, PKB: Langsung Aja Tetapkan Kalau Bukti Sudah Cukup
-
Tanggapi Ungkapan Menkopolhukam, Bareskrim Polri Selidiki Dugaan TPPU Panji Gumilang
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
Nyempil di Antara 320 WNA, Satu WNI 'Alumni' Kamboja Jadi CS Judi Online Markas Hayam Wuruk!
-
Hercules Semprot Amien Rais soal Prabowo-Teddy: Jangan Bicara Kayak Preman Pasar!
-
Menaker Dorong Talenta Muda Jadi Inovator melalui Talent & Innovation Hub
-
Operasi SAR Dukono Ditutup! 3 Pendaki Termasuk 2 WNA Ditemukan Tewas Tertimbun Pasir Vulkanik
-
Tolak Ratusan Miliar dari Jenderal demi Setia ke Prabowo, Hercules: GRIB Itu Petarung!
-
Hercules Ngaku Ditawari Jenderal Ratusan Miliar agar Tak Dukung Prabowo di Pilpres 2024
-
Nobar Persija vs Persib: 13 Titik di Jakpus Dijaga TNI-Polri
-
Terungkap! Ini Alasan Ahmad Dedi Lari Hindari Wartawan Usai Diperiksa KPK Kasus Korupsi Bea Cukai
-
Legislator PDIP Minta Desak Tinjau Kembali Rencana Pajak Sembako
-
Transaksi UMKM Tembus 13 Juta di E-Commerce, Pemulihan Ekonomi Pascabencana Kian Menguat