Suara.com - Asmaul Husna dikenal sebagai nama-nama mulia Allah SWT. Terdapat 99 Asmaul Husna yang dapat disebutkan setiap anda berdoa dan berdzikir.
Alasan mengapa Asmaul Husna perlu diucapkan dalam setiap doa dan dzikir adalah karena keutamaannya. Apa saja keutamaan Asmaul Husna?
Sebelum mengetahui keutamaan Asmaul Husna, umat Islam wajib paham nama-nama mulia Allah SWT dan artinya. Berikut 99 Asmaul Husna dan artinya:
1. Ar Rahman = Yang Maha Pengasih
2. Ar Rahiim = Yang Maha Penyayang
3. Al Malik = Yang Maha Merajai/Memerintah
4. Al Quddus = Yang Maha Suci
5. As Salaam = Yang Maha Memberi Kesejahteraan
6. Al Mu`min = Yang Maha Memberi Keamanan
7. Al Muhaimin = Yang Maha Pemelihara
Baca Juga: Bacaan Asmaul Husna dan Artinya Serta Keutamaan Membacanya
8. Al `Aziiz = Yang Memiliki Mutlak Kegagahan
9. Al Jabbar = Yang Maha Perkasa
10. Al Mutakabbir = Yang Maha Megah, Yang Memiliki Kebesaran
11. Al Khaliq = Yang Maha Pencipta
12. Al Baari` = Yang Maha Melepaskan (Membuat, Membentuk, Menyeimbangkan)
13. Al Mushawwir = Yang Maha Membentuk Rupa
(makhluknya)
14. Al Ghaffaar = Yang Maha Pengampun
15. Al Qahhaar = Yang Maha Memaksa
16. Al Wahhaab = Yang Maha Pemberi Karunia
17. Ar Razzaaq = Yang Maha Pemberi Rejeki
18. Al Fattaah = Yang Maha Pembuka Rahmat
19. Al `Aliim = Yang Maha Mengetahui (Memiliki Ilmu)
20. Al Qaabidh = Yang Maha Menyempitkan (makhluknya)
21. Al Baasith = Yang Maha Melapangkan (makhluknya)
22. Al Khaafidh = Yang Maha Merendahkan (makhluknya)
23. Ar Raafi` = Yang Maha Meninggikan (makhluknya)
24. Al Mu`izz = Yang Maha Memuliakan (makhluknya)
25. Al Mudzil = Yang Maha Menghinakan (makhluknya)
26. Al Samii` = Yang Maha Mendengar
27. Al Bashiir = Yang Maha Melihat
28. Al Hakam = Yang Maha Menetapkan
29. Al `Adl = Yang Maha Adil
30. Al Lathiif = Yang Maha Lembut
31. Al Khabiir = Yang Maha Mengenal
32. Al Haliim = Yang Maha Penyantun
33. Al `Azhiim = Yang Maha Agung
34. Al Ghafuur = Yang Maha Pengampun
35. As Syakuur = Yang Maha Pembalas Budi (Menghargai)
36. Al `Aliy = Yang Maha Tinggi
37. Al Kabiir = Yang Maha Besar
38. Al Hafizh = Yang Maha Memelihara
39. Al Muqiit = Yang Maha Pemberi Kecukupan
40. Al Hasiib = Yang Maha Membuat Perhitungan
41. Al Jaliil = Yang Maha Mulia
42. Al Kariim = Yang Maha Mulia
43. Ar Raqiib = Yang Maha Mengawasi
44. Al Mujiib = Yang Maha Mengabulkan
45. Al Waasi` = Yang Maha Luas
46. Al Hakiim = Yang Maha Maka Bijaksana
47. Al Waduud = Yang Maha Mengasihi
48. Al Majiid = Yang Maha Mulia
49. Al Baa`its = Yang Maha Membangkitkan
50. As Syahiid = Yang Maha Menyaksikan
51. Al Haqq = Yang Maha Benar
52. Al Wakiil = Yang Maha Memelihara
53. Al Qawiyyu = Yang Maha Kuat
54. Al Matiin = Yang Maha Kokoh
55. Al Waliyy = Yang Maha Melindungi
56. Al Hamiid = Yang Maha Terpuji
57. Al Muhshii = Yang Maha Mengkalkulasi
58. Al Mubdi` = Yang Maha Memulai
59. Al Mu`iid = Yang Maha Mengembalikan Kehidupan
60. Al Muhyii = Yang Maha Menghidupkan
61. Al Mumiitu = Yang Maha Mematikan
62. Al Hayyu = Yang Maha Hidup
63. Al Qayyuum = Yang Maha Mandiri
64. Al Waajid = Yang Maha Penemu
65. Al Maajid = Yang Maha Mulia
66. Al Wahiid = Yang Maha Tunggal
67. Al Ahad = Yang Maha Esa
68. As Shamad = Yang Maha Dibutuhkan, Tempat Meminta
69. Al Qaadir = Yang Maha Menentukan, Maha Menyeimbangkan
70. Al Muqtadir = Yang Maha Berkuasa
71. Al Muqaddim = Yang Maha Mendahulukan
72. Al Mu`akkhir = Yang Maha Mengakhirkan
73. Al Awwal = Yang Maha Awal
74. Al Aakhir = Yang Maha Akhir
75. Az Zhaahir = Yang Maha Nyata
76. Al Baathin = Yang Maha Ghaib
77. Al Waali = Yang Maha Memerintah
78. Al Muta`aalii = Yang Maha Tinggi
79. Al Barri = Yang Maha Penderma
80. At Tawwaab = Yang Maha Penerima Tobat
81. Al Muntaqim = Yang Maha Pemberi Balasan
82. Al Afuww = Yang Maha Pemaaf
83. Ar Ra`uuf = Yang Maha Pengasuh
84. Malikul Mulk = Yang Maha Penguasa Kerajaan (Semesta)
85. Dzul Jalaali Wal Ikraam = Yang Maha Pemilik Kebesaran dan Kemuliaan
86. Al Muqsith = Yang Maha Pemberi Keadilan
87. Al Jamii` = Yang Maha Mengumpulkan
88. Al Ghaniyy = Yang Maha Kaya
89. Al Mughnii = Yang Maha Pemberi Kekayaan
90. Al Maani = Yang Maha Mencegah
91. Ad Dhaar = Yang Maha Penimpa Kemudharatan
92. An Nafii` = Yang Maha Memberi Manfaat
93. An Nuur = Yang Maha Bercahaya (Menerangi, Memberi Cahaya)
94. Al Haadii = Yang Maha Pemberi Petunjuk
95. Al Baadii = Yang Indah Tidak Mempunyai Banding
96. Al Baaqii = Yang Maha Kekal
97. Al Waarits = Yang Maha Pewaris
98. Ar Rasyiid = Yang Maha Pandai
99. As Shabuur = Yang Maha Sabar
Keutamaan Asmaul Husna
Keutamaan Asmaul Husna terletak pada makna setiap nama itu sendiri. Manfaat dan kebermanfaatan membaca Asmaul Husna akan dirasakan sepenuhnya oleh seorang muslim yang mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari, termasuk di bulan Ramadhan.
Menurut Ustadz Amien Nurhakim dalam artikel "Faedah Membaca Asma’ul Husna" yang dilansir NU Online, menyatakan contohnya adalah sifat Rahman (Ar-rahman), yang berarti Maha Penyayang. Pengimplementasiannya adalah dengan menyayangi seluruh mahluk ciptaan Allah SWT.
Manfaat dari membaca Asmaul Husna didasarkan pada arti dari masing-masing nama Allah SWT. Karena ada 99 Asmaul Husna dan semuanya mengandung kebaikan, maka dianjurkan bagi umat muslim untuk membacanya secara rutin.
Keutamaan membaca Asmaul Husna tidak hanya dirasakan dalam kehidupan dunia, tetapi juga di akhirat. Sebuah kitab yang disebut Khawwâsh Asmâ’ul-Husnâ Littadâwi wa Qadhâ il-Hâjât menyatakan bahwa menyebut Asmaul Husna memberikan manfaat bagi urusan dunia, agama, dan akhirat. Zikir ini dianggap sebagai kumpulan kebaikan, kunci keberkahan, dan penyataan kejelasan.
Menghadapi kesulitan, membaca Asmaul Husna akan membantu Allah untuk memudahkan jalan keluar. Dalam masalah hutang, Allah akan membantu untuk melunasinya. Allah akan memberikan pertolongan dalam kekalahan.
Jika seseorang mengalami penindasan, Allah akan memulihkan keadilan. Jika seseorang tersesat, Allah akan memberikan petunjuk. Allah juga menyembuhkan penyakit dan menerangi hati yang gelap dengan Asmaul Husna.
Namun, Ustadz Amien Nurhakim menegaskan bahwa membaca Asmaul Husna dengan terus menerus dalam setiap dzikir dan doa tidak menjamin seseorang akan langsung meraih kemuliaan atau faedah yang diharapkan. Dia menjelaskan bahwa tujuan utama dari dzikir dan doa sebenarnya adalah untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, sang pencipta.
Keutamaan dan manfaat adalah bonus yang Allah SWT berikan kepada mereka yang berusaha mendekatkan diri kepada-Nya melalui dzikir dan doa yang disertai dengan menyebut Asmaul Husna. Dengan demikian, kebiasaan berdzikir dan berdoa dengan menyebut Asmaul Husna dapat meningkatkan derajat seseorang di hadapan Allah SWT.
Itulah 99 Asmaul Husna dan keutamaannya jika diucapkan dalam setiap doa dan dzikir.
Berita Terkait
-
Kisah Cinta Khoirul Atok dengan Oscar Bikin Meylisa Zaara Tersakiti, Azab Allah SWT Sangat Pedih
-
Bacaan Asmaul Husna dan Artinya Serta Keutamaan Membacanya
-
WOW! Melihat Ketampanan Dapat Memotivasi Diri? Netizen: Otw Jasa Lihat Wajah Tampan Keliling
-
Catat! Enam Amalan Sunnah untuk Mendekatkan Diri dengan Allah SWT Saat Hari Raya Idul Adha
-
Pimpinan Ponpes Al-Zaytun Sebut Al-Qur'an Kalam Nabi Muhammad SAW: Kalau Allah Berbahasa Arab, Susah Nanti...
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Niat Mulia Berujung Duka: Pria Berbaju Koko Tewas Dihantam KRL Saat Lerai Tawuran di Duren Sawit
-
Alibi Janggal Anggota BAIS Penyiram Air Keras Andrie Yunus saat Diinterogasi Atasan
-
Serangan Israel ke Lebanon Selatan Tewaskan 2.702 Orang, Lukai Ribuan Warga Sipil Sejak Maret
-
Mendagri: Penghargaan Daerah Jadi Instrumen Tampilkan Kinerja Nyata Kepala Daerah
-
Jadi Tersangka, Pengemudi Pajero Sport Penabrak Pedagang Buah di Kalimalang Tak Ditahan
-
Donald Trump akan Bahas Taiwan dengan Xi Jinping di Beijing
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
UU Guru dan Dosen Digugat ke MK, 'Pahlawan Tanpa Tanda Jasa' Digaji di Bawah UMR
-
DPR Sebut Aspirasi Publik soal Reformasi Polri Sudah Terangkum di KUHAP Baru
-
Viral Wisatawan Jatuh dari Ayunan Tebing, Korban Sempat Teriak: Tali Tidak Kencang!