Suara.com - Paman David Ozora, Rustam Hatala, mengaku bingung ketika melihat mobil Jeep Rubicon milik Mario Dandy mendadak keluar dari Polsek Pesanggrahan.
Kebingungan itu disampaikan Rustam ketika dihadirkan sscara daring sebagai saksi dalam sidang lanjutan kasus penganiayaan berat berencana keponakannya.
Adapun yang duduk sebagai terdakwa adalah Mario dan Shane Lukas.
"Saudara yang melihat itu mobil itu keluar?" tanya hakim di ruang sidang Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel), Selasa (18/7/2023).
"Betul Yang Mulia," jawab Rustam.
Rustam menilai seharusnya Rubicon itu disita dan dijadikan barang bukti tapi justru keluar kantor Polsek Pesanggrahan.
"Belakangan mobilnya kembali karena saya sempat menanyakan ke pihak kepolisan, kenapa, ini katanya mobil ini bagian dari barang bukti, tapi bisa keluar. Dari pihak kepolisian menyampaikan itu dipakai untuk jemput saksi begitu," tuturnya.
Rustam merasa heran mobil tersebut bisa melenggang keluar dari kantor polisi. Setiba kembali di Polsek Pesanggrahan, Rustam menyebut mobil itu dikemudikan oleh terpidana anak AG (15).
"Saya lihat sendiri itu baru di situ saya, awalnya saya tak kenal anak AG ini, di situ dia yang setir mobil, dia yang turun, Shane di sebelah kirinya, dan ada salah satu ibu-ibu, saya tak kenal siapa, turun dari pintu belakang," paparnya.
Tak sampai di situ, Rustam semakin heran karena pelat nomor mobil Rubicon itu telah berganti.
Untuk diketahui, Mario didakwa dengan Pasal 353 ayat 2 KUHP dan Pasal 355 ayat 1 tentang penganiayaan berat.
Sementara, Shane didakwa dengan Pasal 353 ayat 2 KUHP dan Pasal 355 ayat 1 tentang penganiayaan berat subsider kedua Pasal 76 C Pasal 80 Ayat 2 UU Nomor 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak.
Berita Terkait
-
Syok Lihat Mario Dandy Santai Main HP Saat Ditahan Polisi, Paman David: Seperti Orang Sering Berbuat Kejahatan
-
Saksi Ahli Sidang Mario Dandy Jelaskan Soal Peran Aktif dan Pasif di Kasus Penganiayaan David Ozora
-
Hari Ini Paman David Ozora Bersaksi Di Sidang Mario Dandy Dan Shane Lukas
-
Pengacara David Ozora Sebut Aksi Brutal Mario Dandy Penuhi Unsur Pasal Penganiayaan Berat Terencana
Terpopuler
- 6 HP Terbaik di Bawah Rp1,5 Juta, Performa Awet untuk Jangka Panjang
- Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
- Promo THR Alfamart Maret 2026: Sirup Marjan dan Biskuit Lebaran Diskon Gila-gilaan, Mulai 6 Ribuan
- 5 Mobil Bekas untuk Jangka Panjang: Awet, Irit, Pajak Ringan, dan Ramah Kantong
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
Pilihan
-
Dua Kali Blunder Kiper Tottenham Antonin Kinsky Bikin Igo Tudor Kehabisan Kata-kata
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
-
Patuhi Perintah Trump, Australia Kasih Suaka ke 5 Pemain Timnas Putri Iran
Terkini
-
Zionis Israel Makin Tersiksa dengan Rudal Iran, Tidur Makin Tak Nyenyak Takut 'Lewat' Mendadak
-
Laporan Media Asing Ungkap Jumlah Korban Ledakan di Bandara Internasional Dubai
-
Gegara Kerja Sama Dagang RI-AS, Koalisi Masyarakat Sipil Gugat Presiden Prabowo ke PTUN
-
Nyepi dan Idulfitri 2026 Berdekatan, Polri Gelar Operasi Ketupat dan Pengamanan Khusus di Bali
-
Mantan Penasihat Keamanan Amerika: Trump Bisa Jadikan Netanyahu Kambing Hitam
-
Polri Targetkan Bhabinkamtibmas Jadi Super Polisi yang Serba Bisa Penolong Masyarakat
-
BPOM: 70 Persen Pangan Ilegal Impor di RI Berasal dari Malaysia, Banyak Masuk Jalur Tikus
-
Akhirnya! Rudal Kiamat Iran Meluncur Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait
-
Harga Minyak Bikin AS Ngos-ngosan, Sanksi Rusia akan Diperingan? Ini 5 Faktanya
-
Sebelum Targetkan Rute Kereta Cepat Jakarta-Surabaya, Pemerintah Prioritaskan Bereskan Satu Hal Ini