Suara.com - Bagi para lulusan SMA/SMK/Sederajat yang ingin daftar kuliah tapi ekonominya pas-pasnya, tak perlu khawatir karena ada Program KIP (Kartu Indonesia Pintar) dari Pemerintah. Lantas, bagaimana cara buat KIP? Untuk mengetahuinya, simak berikut ini ulasannya.
Diketahui, KIP atau Kartu Indonesia Pintar ini merupakan program pemerintah untuk membantu biaya pendidikan para siswa SMA berprestasi yang ingin melanjutkan ke perguruan tinggi tapi terkendala ekonomi
Untuk membuat KIP ini sangat mudah dan bisa dilakukan secara online. Lantas, bagaimana cara buat kip? Untuk selengkapnya, simak ulasannya berikut ini yang dirangkum dari berbagai sumber.
Cara Membuat KIP
1. Pertama-tama, unduh aplikasi KIP Kuliah Mobile terlebih dulu melalui Goolge Playstore atau App Store
2. Setelah diunduh, buka aplikasi tersebut dan lakukan input data dengan mengisi NIK, NISN, NPSN, serta alamat email aktif.
3. Lalu, jika data sudah berhasil diinput, maka ada proses validasi NISN oleh Dapodik Kemendikbud dana validasi NIK dan bantuan sosial oleh DTKS Kemensos
4. Kemudian setelah proses validasi, calon mahasiswa akan menerima nomor pendaftaran serta kode akses.
5. Pastikan memilih jalur masuk yang tepat untuk memperoleh bantuan KIP Kuliah. Untuk pilihan jalur masuk ada SNMPTN, SBMPTN, SNMPN, SBMPN, serta jalur mandiri.
Baca Juga: Jadwal Libur Sekolah SMA Semester Ganjil Tahun Ajaran 2023/2024
6. Setelah pilih jalur masuk, calon mahasiswa akan memperoleh nomor pendaftaran serta kode akses untuk menuntaskan tahapan pendaftaran KIP Kuliah,
7. Berikutnya, calon mahasiswa wajib untuk melakukan seleksi lewat panitia seleksi Perguruan Tinggi
8. Setelah dinyatakan lulus, calon mahasiswa melakukan verifikasi ke Perguruan Tinggi yang terpilih
Syarat Menerima KIP Kuliah
Untuk mendapatkan KIP Kuliah, ada beberapa syarat yang perlu diperhatikan agar pembutan KIP berjalan lancar. Untuk lebih jelasnya, berikut ini syaratnya.
- Memiliki program bantuan pendidikan nasional berupa KIP (Kartu Indonesia Pintar),
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
Pilihan
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
-
Penghentian Operasi dan PHK Intai Industri Batu Bara Usai Kementerian ESDM Pangkas Kuota Produksi
-
Perilaku Audiens Berubah, Media Diminta Beradaptasi dengan AI dan Medsos
Terkini
-
Tangis Nenek Saudah Pecah di Senayan: Dihajar Karena Tolak Tambang, Kini Minta Keadilan
-
Guntur Romli Kuliti Jokowi: Demi PSI, Dinilai Lupa Rakyat dan Partai Sendiri
-
Saksi Ungkap Alur Setoran Uang Pemerasan K3 Sampai ke Direktur Jenderal Kemenaker
-
PGRI Miris Penyebutan Honorer Hanya untuk Guru: TNI, Polri, Jaksa, DPR Tak Ada Honorer
-
Mendagri Tegaskan Pemda dan Forkopimda Siap Dukung Implementasi Program Prioritas Presiden
-
Disindir Soal Ingin Tanam Sawit, Prabowo: Semua Pemimpin Negara Minta ke Saya!
-
Video Viral Bongkar Dugaan Manipulasi BAP, Penyidik Polsek Cilandak Diperiksa Propam
-
Sidang Korupsi Digitalisasi Pendidikan Makin Panas, Saksi Beberkan Bagi-Bagi Uang Proyek Chromebook
-
Guntur Romli PDIP Sebut Jokowi Bukan Lagi Teladan, Hanya Mementingkan Syahwat Kuasa dan Dinasti
-
Pernah Dipidana Kasus Terorisme, Jaksa Pertanyakan Izin Beracara Munarman di Sidang Noel Ebenezer