Suara.com - Wakil Ketua Umum Partai Demokrat, Edhie Baskoro Yudhoyono, berharap ada lagi pemimpin Indonesia yang merupakan kelahiran Pacitan, Jawa Timur. Hal ini berarti seperti ayahnya, Presiden keenam RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang berasal dari Pacitan.
Namun, pria yang akrab disapa Ibas itu tak merinci siapa calon pemimpin asal Pacitan yang dimaksud. Ia hanya berharap Pacitan bisa semakin maju hingga lahir pemimpin seperti SBY lainnya.
“Saya tentu ingin Pacitan semakin hari, semakin berkembang. Semakin hari, semakin terdengar. Kalau kita saja bangga pernah memiliki presiden dari Kabupaten Pacitan, tentu kita ingin pemimpin-pemimpin ke depan juga berasal dari Kabupaten Pacitan,” ujar Ibas kepada wartawan, Kamis (20/7/2023).
Diketahui, Partai Demokrat saat ini disinyalir kuat hendak mendorong Ketua Umum Demokrar, Agus Harimurtu Yudhoyono (AHY) sebagai Calon Wakil Presiden (Cawapres) mendampingi Anies Baswedan. Namun, putra sulung SBY itu merupakan pria kelahiran Bandung, Jawa Barat.
Terkait pembangunan wilayah Pacitan, Ibas menyebut pentingnya dukungan terhadap pembangunan infrastruktur yang ada di tingkat desa, kecamatan, maupun kabupaten. Ia pun baru saja meresmikan pembangunan kios pasar dalam Program Pembangunan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW).
“Salah satu tugas kami adalah menyiapkan infrastruktur perdagangannya. Saya senang dengan konsep mbah lurah, pembangunan kios ini tidak ditaruh di depan. Mengapa demikian? Karena kita ingin terjadinya keadilan dalam berjualan. Yang depan untung, yang belakang pun juga untung,” imbuhnya.
Dalam pengawalan program PISEW ini, Ibas meresmikan 8 unit kios dan 2 kamar mandi. Pada kesempatan tersebut, Ibas menyampaikan ingin bersinergi bersama masyarakat dan pejabat setempat dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, termasuk meningkatkan kualitas pendidikan untuk generasi muda.
Lalu, Ibas juga ingin agar para petani bisa mengembangkan usaha pertaniannya dan mendapatkan pupuk dengan mudah. Para pedagang pun juga bisa mendapatkan penghasilan yang semakin meningkat.
“Kita juga harus mendukung para petani kita, mereka juga harus bisa mengembangkan usaha pertaniannya. Dan kita juga berharap ibu-ibu, emak-emak yang hendak berjualan di pasar, semakin hari penghasilannya semakin meningkat,” pungkasnya.
Baca Juga: Jejak Hubungan Prabowo dan Megawati, Bakal Bernasib Seperti SBY?
Berita Terkait
-
5 Poin Penting Pidato Politik AHY: Bandingkan SBY vs Jokowi?
-
Adu Mewah Tas Hermes Menantu SBY, Koleksinya Aliya Rajasa Lebih Mahal 7 Kali Lipat Dibanding Punya Annisa Pohan
-
Jejak Hubungan Prabowo dan Megawati, Bakal Bernasib Seperti SBY?
-
Puan Sampaikan Klarifikasi, Pastikan Hubungan Megawati dan Prabowo Baik-baik Saja
-
Nasib Prabowo Diramal Bakal Di-SBY-kan oleh Megawati, Maksudnya Apa?
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Kasus Penyekapan di Bandung Harus Dijerat Pasal Berlapis, Fokus pada Dampak Korban
-
KPK Dalami Penghasilan Maruf Cahyono di Kasus Dugaan Gratifikasi Pengadaan MPR
-
Gaya Jokowi Berbaju PSI, Mulai Blusukan Tiga Hari di Lampung
-
OTW Lampung Pakai Outfit 'Gajah', PSI Tegaskan Jokowi Tak Lagi di Partai Lama
-
Jakarta Luncurkan Website HUT ke-500, Warga Bisa Daftar Jadi Mitra Perayaan
-
Dugaan Aliran Uang ke BEM UBK Bentuk Represi Halus terhadap Mahasiswa
-
Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak
-
Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus
-
Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan
-
Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM