Suara.com - Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur mengerahkan 11 armada dengan 55 personel untuk memadamkan api di sebuah warung tabung gas dan air mineral di Kelurahan Kalisari, Kecamatan Pasar Rebo, Minggu (23/7/2023) pagi.
Lokasi kebakaran tersebut berada di Jalan Guru Serih RT 9 RW 10 Nomor 6A pada bangunan seluas 100 meter persegi (m2).
"Ibu Ulin (pemilik) ketika terbangun dari tidur sudah melihat suaminya (David) sedang mencoba untuk mematikan api yang ada di antara tumpukan tabung LPG," kata Kepala Seksi Operasional Suku Dinas (Sudin) Gulkarmat Jakarta Timur Gatot Sulaeman ketika dikonfirmasi di Jakarta.
Api cepat merambat ke seluruh bangunan yang ada di dalam warung.
Menurut dia, informasi adanya kebakaran itu diterima Sudin Gulkarmat Jakarta Timur (Jaktim) sekitar pukul 05.03 WIB. "Pemadaman telah selesai pukul 06.21 WIB," kata Gatot.
Belum diketahui penyebab kebakaran itu, namun kerugian ditaksir mencapai Rp300 juta.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun Satu orang yang merupakan pemilik warung, David Tambunan (41) mengalami luka bakar di tubuhnya.
"Satu orang mengalami luka bakar sekitar 25 persen. Korban langsung dilarikan ke RSUD Pasar Rebo," katanya.
Kebakaran Di Cipayung
Kebakaran juga telah menghanguskan sebuah rumah di Jalan Gorda Kelurahan Lubang Buaya, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur, pada Minggu dini hari.
Gatot menuturkan, bangunan seluas 162 meter persegi (m2) hangus terbakar di lalap si jago merah.
Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 00.14 WIB diduga karena adanya arus pendek (korsleting) listrik pada bangunan rumah tersebut.
"Menurut saksi mata, awalnya terdengar suara pecahan kaca dan awal penyalaan dari ruangan tengah, diduga dari 'korsleting' listrik," kata Gatot.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, namun jumlah kerugian ditaksir mencapai Rp 320 juta.
"Kami mengerahkan 9 unit mobil pemadam dengan 45 personel untuk memadamkan api pada bangunan rumah tersebut," katanya. (Sumber: Antara)
Baca Juga: BREAKING NEWS! RS Hermina Depok Kebakaran, Api Berkobar Cukup Besar
Berita Terkait
-
BREAKING NEWS! RS Hermina Depok Kebakaran, Api Berkobar Cukup Besar
-
SDG Sumut Salurkan Bantuan ke Sekolah Terdampak Kebakaran di Serdang Bedagai
-
Diduga Sang Anak Bermain Korek Api, Rumah Broto Nugroho di Sukoharjo Terbakar
-
Ajaib! Maling Pincang Auto Sembuh Usai Curi Helm di Markas Damkar Panca Bhakti Pontianak
-
Rumah di Pemukiman Padat Penduduk Kebakaran Saat Jumatan, 23 Mobil Damkar Dikerahkan
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Divonis 13 Tahun Penjara, Sejumlah Pakar Duga Ada Kejanggalan di Putusan Hukum Arief Pramuhanto
-
Partai Gelora Desak Penghapusan Threshold, Klaim DPR Buka Ruang Diskusi
-
Anis Matta Akui Partai Gelora Terganjal Logistik, Urusan Pendanaan Jadi Persoalan Besar
-
ICW: Vonis Rendah Pejabat BPK Tak Beri Efek Jera, Korupsi Terus Berulang
-
Warga Jakarta Bisa Masuk Gratis ke Ancol dan Ragunan, Cek Jadwal dan Caranya
-
Evaluasi MBG dan Krisis Regenerasi Petani Jadi Sorotan, Dudung Akui Program Perlu Ditata Ulang
-
Klaim Perdamaian Baru Versi Trump: Iran Setuju, Hormuz Dibuka, Nuklir Dibatasi
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Tiyo Ardianto Respons Viral Aksi Penolakan di UGM, Singgung Kondisi Mahasiswa 'Terpaksa' Demo
-
Aksi Bersih & Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama