Kedua partai tersebut akhirnya menjadi partai terkuat selama bertahun-tahun.
Tiba saatnya pemilu selanjutnya, JK justru berbalik melawan SBY sebagai lawan politik. JK akhirnya menggaet Wiranto untuk maju ke Pemilu 2009.
Sayangnya, sosok yang memenangkan Pemilu 2009 adalah Golkar dan SBY kembali menjadi presiden bersama wakil barunya, Boediono.
Hiruk-pikuk internal
Golkar sempat kembali terpuruk usai dihantam beberapa isu internal. Partai berlambang beringin ini sempat terpecah menjadi kubu ARB dan kubu Agung Laksono.
Belum lagi, sosok Ketua Umum Setya Novanto ditetapkan menjadi tersangka kasus korupsi e-KTP dan meninggalkan Golkar di tengah konflik.
Baru pada saat Airlangga Hartarto 'naik takhta', konflik dan isu di Golkar mereda. Golkar menjadi salah satu partai 'pemenang' di Pemilu 2019 dan Airlangga didapuk menjadi Menteri Koordinator Bidang Perekonomian.
Sayangnya, ketenangan Golkar di era Airlangga tak bertahan lama. Dewan Pakar Golkar mendesak agar dilakukan Munaslub untuk menggantikan Airlangga Hartarto. Ada beberapa nama yang disinyalir bisa menggantikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian ini antara lain Luhut Pandjaitan dan Bahlil Lahadalia.
Kontributor : Armand Ilham
Baca Juga: Eksponen Partai Golkar Kasih Deadline Bulan Ini Harus Munaslub; Harusnya Setahun yang Lalu
Berita Terkait
-
Eksponen Partai Golkar Kasih Deadline Bulan Ini Harus Munaslub; Harusnya Setahun yang Lalu
-
Dugaan Keterlibatan Menteri Airlangga di Kasus Mafia Migor, Lebih Lama Diperiksa Kejagung
-
Luhut Ngaku Bersedia Jadi Ketum Golkar, Ini Syaratnya
-
Luhut Tetap Digadang-gadang Gantikan Airlangga Hartarto Pimpin Golkar Jika Munaslub
-
Soal Jadi Ketum Golkar, Luhut Binsar : Kalau Didukung, Mau
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
-
Negara Tetangga RI Mulai Alami Krisis BBM
Terkini
-
AS-Israel Lakukan Kejahatan Perang: 600 Sekolah Hancur, 66 Balita Iran Tewas
-
Dicari CIA dan Mossad, Teka-teki Keberadaan Ayatollah Mojtaba Khamenei
-
Geger! Trader Misterius Raup Jutaan Dolar dalam 15 Menit Sebelum Klaim Damai Trump
-
Tak Sekeder Bicara, PM Spanyol Embargo Senjata dan Bongkar Niat Jahat Israel ke Lebanon
-
Menakar Posisi Tawar Iran: Benarkah Makin Kuat Usai Digempur AS dan Israel?
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Ribuan ASN Kemensos Mangkir di Hari Pertama Kerja, Gus Ipul Bakal Sanksi dan Potong Tukin 3 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Meski Masih WFA, Gus Ipul Temukan 2.708 ASN Kemensos Alpa
-
Normalisasi Sungai Terdampak Bencana Jadi Prioritas Satgas PRR