Suara.com - Pakar hukum tata negara, Refly Harun kini harus berurusan dengan pihak berwajib pasca dirinya dilaporkan ke Polda Metro Jaya oleh relawan Jokowi. Ia dilaporkan bersama dengan Rocky Gerung atas tuduhan penghinaan terhadap Presiden Joko Widodo.
Laporan itu terdaftar dengan nomor LP/B/4459/VII/2023/SPKT POLDA METRO JAYA tertanggal 31 Juli 2023. Hal ini juga disampaikan langsung oleh Ketua Umum Relawan Indonesia Bersatu, Lisman Hasibuan usai menyerahkan laporan ke Polda Metro Jaya pada Senin (31/7/2023) malam.
Lisman mengungkap peran Refly Harun dalam kasus dugaan penghinaan presiden. Ia menilai pengamat politik itu ikut menyebarkan video pernyataan Rocky Gerung yang diduga menghina Presiden Jokowi.
Lalu, siapa sebenarnya sosok Refly Harun sebenarnya? Simak inilah selengkapnya.
Kontribusi Refly Harun di dunia hukum sudah dimulai sejak dirinya masih belia. Pria berdarah Palembang ini berhasil menyelesaikan pendidikan sarjananya di Fakultas Hukum, Universitas Gadjah Mada (UGM) pada tahun 1995.
Ia sempat menjabat sebagai ketua badan eksekutif hukum saat masih menjadi mahasiswa. Pasca lulus kuliah, Refly pun memulai kariernya sebagai wartawan di Media Group.
Saat kariernya menanjak, Refly justru memutuskan untuk berhenti berkiprah di dunia jurnalistik. Rasa ingin tahunya soal dunia hukum di Indonesia membuatnya memilih melanjutkan pendidikan Magister Hukum di Universitas Indonesia.
Tak hanya itu, Refly pun juga mengejar gelar magister internasional ahli hukum di Universitas Notre Dame, Amerika Serikat dan berhasil lulus pada tahun 2007.
Sosoknya tak puas hanya mengenyam pendidikan hingga level magister. Refly kemudian melanjutkan pendidikan doktor ahli hukumnya di Universitas Andalas dan lulus pada tahun 2016 lalu.
Baca Juga: Rocky Gerung Dilaporkan Diduga Hina Jokowi, Netizen Mulai Nggak Respect
Refly ppernah diamanahkan untuk menjadi konsultan dan peneliti di Centre of Electoral Reform (CETRO). Ia mulai masuk ke dunia pemerintahan pasca Pilpres 2014. Kala itu, ia masuk dalam jajaran staf ahli Presiden Jokowi di bidang hukum.
Tak hanya sebagai staf ahli, Refly pun juga sempat menjabat sebagai Komisaris Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk.
Sosok Refly tidak hanya menjadi pengamat hukum dan ahli hukum tata negara. Ia juga aktif berkarier sebagai dosen tetap Ilmu Hukum di Universitas Tarumanegara.
Refly sendiri pernah menuai kontroversi kala menuliskan dugaan adanya aliran suap ke hakim Mahkamah Konstitusi (MK). Kini, ia kembali menuai kontroversi karena dugaan penghinaan terhadap presiden.
Kontributor : Dea Nabila
Berita Terkait
-
Rocky Gerung Dilaporkan Diduga Hina Jokowi, Netizen Mulai Nggak Respect
-
Bajingan: Dari Multatuli, Prabowo hingga Rocky Gerung
-
Pernah Sebut 'Iblis Zalim', 5 Kontroversi Refly Harun yang Dipolisikan Bareng Rocky Gerung
-
Dipolisikan Usai Sebut Jokowi dengan Kata-Kata Kotor, Rocky Gerung Buka Suara
-
Beda 'Dosa' Rocky Gerung vs Refly Harun: Sama-sama Dipolisikan Relawan Jokowi
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Motor Roda 3 dari Program Atensi Kemensos Bantu Wak Keple Bangkitkan Usaha
-
Kasus Chromebook, Pakar: Kejaksaan Bongkar Siasat 'Regulatory Capture' untuk Dalih Nadiem Makarim
-
Basarnas Fokuskan Pencarian di Muara Pantai Sine, Wisatawan Malang Terseret Ombak Belum Ditemukan
-
Dalai Lama Buka Suara soal Namanya Disebut Ratusan Kali dalam Dokumen Rahasia Epstein
-
Survei Indikator: Kepuasan Publik terhadap Prabowo Ditopang Pemilih Gen Z
-
Awal Puasa Ramadan 2026 Versi Pemerintah, Muhammadiyah, NU, dan BRIN
-
Anggota Komisi III: Pemilihan Adies Kadir Jadi Hakim MK Sesuai Mekanisme, Tak Langgar Prosedur
-
BPS Kalbar Catat Makan Bergizi Gratis Ubah Pola Konsumsi, Tekan Beban Belanja Keluarga Miskin
-
Jusuf Kalla Tekankan Kerugian Ekonomi Akibat Banjir, Ajak Warga Jakarta Jaga Lingkungan
-
Geger Unpam Serang, Mahasiswi Tewas Jatuh dari Lantai 2, Murni Kecelakaan atau Kelalaian Kampus?