Suara.com - Ada sejumlah nama yang beredar sebaga bakal calon wakil presiden dari tiga bacapres yakni Anies Baswedan, Ganjar Pranowo, dan Prabowo Subianto. Namun dari deretan nama bacawapres itu belum mengerucut pada nama-nama tertentu. Salah satunya adalah Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa.
Gubernur Perempuan itu sempat digadang-gadang menjadi bacawapres Anies Baswedan. Namanya pernah masuk dalam radar bakal calon wapres Anies yang potensial.
Namun Khofifah nampaknya tidak tertarik untuk menjadi pendamping Anies Baswedan. Ia tidak memberikan respons positif ketika ditawari oleh Partai NasDem.
Setelah muncul isu menolak pinangan menjadi cawapres Anies Baswedan, sosok Khofifah tetap menjadi incaran para capres.
Kini giliran kubu Ganjar Pranowo yang mencoba merayu mantan Menteri Sosial itu. Namun tidak sebagai bacawapres, melainkan untuk bergabung dalam tim pemenangan Ganjar Pranowo.
Halitu diungkapkan oleh Ketua bappilu Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Sandiaga Uno ketika berada di Gresik Jawa Timur beberapa waktu lalu.
Secara blak-blakan, Sandiaga menyatakan sangat berharap Khofifah mau bergabung menjadi bagian dari timpemenangan Ganjar di Pilpres 2024 mendatang.
"Nanti kalau Bu Khofifah berjuang bersama kami, ini luar biasa," ungkap Sandiaga di hadapan awak media.
Ia juga menyebut kalau Khofifah merupakan politikus perempuan yang lahir dari PPP, parpol yang kini menjadi kendaraan politik Sandi.
Baca Juga: NasDem Beri Rambu Anies Tak Pilih Cawapres Orang Parpol, Demokrat: Tak Ada Sama Sekali Kriteria itu
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif itu juga menyakan kalau dirinya siap berjuang bersama Khofifah dalam memenangkan Ganjar Pranowo.
"Mbak Khofifah yang lahir dari rahim PPP. PPP adalah cinta pertama Mbak Khofifah dalam berpolitik. Beliau mengirim Kesbangpol-nya di sini. Sampaikan salam ke Mbak Khofifah, pada saatnya kita akan berjuang bersama dengan Bu Khofifah," kata Sandiaga.
Meski begitu, Sandi mengaku dirinya tidak memiliki wewenang lebih jauh dalam menentukan siapa yang akan masuk dalam tim pemenangan Ganjar Pranowo.
Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu menyatakan hanya memiliki harapan yang sangat besar agar Gubernur Jawa Timur itu bisa bergabung dengan tim pemenangan Ganjar Pranowo.
Sebelumnya, Ganjar Pranowo telah resmi diusung oleh PDI Perjuangan sebagai calon presiden di Pilpres 2024 mendatang.
Setelah resmi diusung, PPP langsung merapat dan ikut mendukung Ganjar Pranowo. Setelah itu, nama Sandiaga Uno mencuat ke permukaan setelah resmi bergabung dengan PPP.
Tag
Berita Terkait
-
NasDem Beri Rambu Anies Tak Pilih Cawapres Orang Parpol, Demokrat: Tak Ada Sama Sekali Kriteria itu
-
Tumbuhkan Kecintaan pada Laut, Gubernur Khofifah Bersama Ribuan Warga Petik Laut di Kraksaan Probolinggo
-
5 Kontroversi Habib Kribo: Dipolisikan Atas Kasus Penistaan Agama, Pernah Sebut Anies Akan Ubah RI Jadi Taliban
-
Rudy Ungkap Arti Baju Garis Hitam Putih Pemberian Jokowi untuk Ganjar Pranowo, Artinya RI Satu?
-
Dilobi Sandiaga Uno, Khofifah Digoda Tim Ganjar Pranowo: Masih Banyak Tugas
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku, DPR: Ini Alarm Keras, Negara Harus Hadir
-
Sebut Cuma Kebetulan Lagi Makan Soto, Kodam Diponegoro Bantah Kirim Intel Pantau Anies
-
Airlangga Girang, Modal Asing Mulai 'Mudik' ke Saham RI
-
'Mama Jangan Menangis' Surat Terakhir Siswa SD di NTT Sebelum Akhiri Hidup karena Tak Bisa Beli Buku
-
Isi Proposal OJK dan BEI ke MSCI: Janji Ungkap Penerima Manfaat Akhir Saham RI
Terkini
-
Epstein Files Singgung Bill Gates dan 'Proyek Pandemi' Sebelum Wabah COVID-19
-
Akademisi Beri Peringatan Keras: Indonesia Belum Siap E-Voting, Ancaman Kejahatan Siber Mengintai!
-
Menlu Ikut Hadir di Pertemuan Prabowo dan Ormas Islam, Beri Penjelasan RI Gabung BoP
-
Di RDPU Komisi II DPR, Akademisi UI Usul Bawaslu Dibubarkan dan Cabut Wewenang Sengketa MK
-
Pakar Hukum Pidana Nilai Kotak Pandora Kasus-kasus Korupsi Bakal Terbuka Jika Riza Chalid Tertangkap
-
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku, DPR: Ini Alarm Keras, Negara Harus Hadir
-
Sebut Cuma Kebetulan Lagi Makan Soto, Kodam Diponegoro Bantah Kirim Intel Pantau Anies
-
KPK Siap Hadapi Praperadilan Ulang Paulus Tannos, Buronan e-KTP yang Nekat Ganti Identitas
-
Indonesia Jadi Penjual Rokok Terbanyak ASEAN, Dokter Paru Ingatkan Dampak Serius Bagi Kesehatan
-
Polda Metro Jaya Klarifikasi Pandji Pragiwaksono Terkait Kasus Mens Rea Jumat Ini