Suara.com - Beredar informasi yang menyatakan bahwa Panji Gumilang terdiam usai dicecar ulama Buya Yahya. Informasi tersebut diunggah oleh kanal YouTube Obrolan Rakyat.
Pada video tersebut ditampilkan thumbnail yang menunjukkan Buya Yahyha duduk berdampingan dengan Panji Gumilang.
Berikut narasinya:
"Panji Gumilang Terdiam Dicecar Habis Buya Yahya"
Lalu benarkah klaim tersebut?
Penjelasan
Video berdurasi 8 menit 11 detik itu mulanya menampilkan pernyataan seorang alumni Az Zaytun yang menyatakan bahwa di pesantren tersebut boleh membayar penebusan dosa dengan uang.
Dosa yang boleh dibayar dengan harga jutaan salah satunya adalah dosa berzina. Kemudian video tersebut menampilkan pernyataan Buya Yahya di acara terpisah menyebutkan bahwa zina merupakan dosa yang hina.
Pengampunan zina menurut Buya Yahya hanya kepada Allah SWT bukan pada manusia. Buya Yahya menyebutkan bahwa pelaku zina adalah golongan orang yang hina.
Baca Juga: Beredar Seruan Suporter Sepak Bola Indonesia Tidak Boleh Didamaikan, Benarkah?
Video tersebut juga menampilkan cuplikan-cuplikan video ulama lain terkait pandangan mereka terhadap dosa zina. Pada video tersebut tidak menampilkan Panji Gumilang yang disebut terdiam karena dicecar Buya Yahya.
Thumbnail video juga merupakan hasil suntingan atau editan.
Kesimpulan
Melalui berbagai penjelasan di atas, maka informasi yang menyatakan bahwa Panji Gumilang terdiam dicecar habis Buya Yahya adalah salah.
Informasi tersebut masuk dalam kategori konten yang menyesatkan atau hoaks.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil Bekas 50 Jutaan Cocok untuk Milenial, Bodi Stylish Tak Repot Perawatan
- 5 Moisturizer dengan Alpha Arbutin untuk Memudarkan Flek Hitam, Cocok Dipakai Usia 40-an
- Kronologi Lengkap Petugas KAI Diduga Dipecat Gara-Gara Tumbler Penumpang Hilang
- 5 Rekomendasi Ban Tubeless Motor Matic, Tidak Licin saat Hujan dan Jalan Berpasir
- 7 Mobil Boros Bahan Bakar Punya Tenaga Kuda, Tetapi Banyak Peminatnya
Pilihan
-
Dirumorkan Latih Indonesia, Giovanni van Bronckhorst Tak Direstui Orang Tua?
-
Jadi Kebijakan Progresif, Sineas Indonesia Ingatkan Dampak Ekonomi LSF Hapus Kebijakan Sensor Film
-
Daftar Maskapai RI yang Pakai Airbus A320
-
5 Tempat Ngopi Tersembunyi di Palembang yang Bikin Ketagihan Sejak Seduhan Pertama
-
6 HP 5G Paling Murah di Bawah Rp 4 Juta, Investasi Terbaik untuk Gaming dan Streaming
Terkini
-
Bantu Korban Banjir Aceh, 94 SPPG Gerak Cepat Salurkan 282 Ribu Paket Makanan!
-
Tinjau Bencana Banjir di Aceh, Mendagri Beri Atensi pada Infrastruktur Publik yang Rusak
-
Presiden Prabowo Didesak Tetapkan Darurat Bencana Nasional di Sumatera
-
Banjir Terjang Sumatera, Pimpinan Komisi X DPR Desak Dispensasi Pembayaran Uang Sekolah Bagi Korban
-
Pakar Dorong Pengetatan IUP: Reboisasi Dinilai Kunci Perbaikan Tambang
-
Direktur Eksekutif CISA: Kapolri Konsisten Jaga Amanat Konstitusi sebagai Kekuatan Supremasi Sipil
-
Cak Imin Sebut Ada Peluang Pemerintah Tetapkan Banjir-Longsor di Sumatera Berstatus Bencana Nasional
-
Rasa Bersalah Bahlil Lahadalia Soal Masa Lalunya di Bisnis Tambang yang Merusak Hutan
-
Viral Banjir Sumatera Bawa Ribuan Kayu Gelondongan, DPR Desak Pemerintah Bentuk Tim Investigasi
-
BPJS Ketenagakerjaan Raih Platinum Rank dalam Asia Sustainability Reporting Rating (ASRRAT) 2025