Suara.com - Kasus pembakaran bendera PDIP terjadi di Jalan Cikini Raya, Menteng, Jakarta Pusat pada Jumat (4/8/2023) lalu. Diduga pembakaran itut terjadi dalam demonstrasi aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI).
Sejumlah orang menyayangkan aksi tersebut karena pembakaran bendera ini dianggap sebagai pelecehan nama baik PDIP.
Aksi tersebut diduga dilakukan karena anggota HMI tidak setuju atas tindakan PDIP yang melaporkan Rocky Gerung karena dianggap menghina Presiden Joko Widodo alias Jokowi.
Aksi pembakaran ini pun memicu banyak perdebatan di publik, terlebih lagi isu pemilu 2024 yang semakin dekat membuat suasana semakin keruh.
Lalu, apa yang sebenarnya terjadi? Simak inilah selengkapnya.
1. Lakukan aksi protes dengan bakar ban
Aksi protes yang diduga dilakukan oleh anggota HMI itu juga dilakukan dengan membakar ban bekas. Tak hanya itu, bendera partai berlambang banteng moncong putih itu juga kena sasaran.
Anggota menganggap tindakan PDIP yang melaporkan aktivis Rocky Gerung ke polisi adalah sikap yang arogan dan tidak menunjukkan demokrasi.
2. Mantan aktivis HMI sayangkan tindakan anggotanya
Baca Juga: Prabowo Sebut Rocky Gerung Keliru Dan Gegabah
Namun, aksi protes dengan membakar bendera partai ini disayangkan oleh Sekretaris Umum Korps Alumni HMI (KAHMI) Wilayah Kalsel, Fazlur Rahman. Ia pun mengungkap kekecewaannya terhadap tindakan anggotanya yang terlalu anarkis.
"Tindakan itu tidak benar, apalagi kalau sampai bakar bendera. Itu semakin membuat keruh keadaan. Bayangkan saja jika bendera HMI yang dibakar. Begitupula pihak PDIP bisa bereaksi," ungkap Fazlur dalam keterangannya pada Minggu, (06/08/2023) kemarin.
3. Djarot kecam aksi pembakaran bendera ini
Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta sekaligus politikus PDIP Djarot Saiful Hidayat mengecam aksi bakar bendera ini.
"Kejadian tersebut sangat tidak patut untuk dilakukan. Pembakaran bendera partai itu membuat banyak orang marah dan menyinggung para kader. Hal ini bisa diproses melalui hukum," ungkap Djarot saat ditemui di Sekolah Partai Lenteng Agung pada Sabtu (05/08/2023) lalu.
4. Jubir PDIP laporkan HMI ke polisi
Berita Terkait
-
Nenek-nenek Geruduk Rumah Rocky Gerung Buntut Hina Jokowi, Ternyata Dibayar Rp100 Ribu: Rezeki Masa Ditolak?
-
Prabowo Sebut Rocky Gerung Keliru Dan Gegabah
-
RESMI! PDIP Laporkan Pembakaran Bendera oleh Massa Pro Rocky Gerung ke Polisi
-
Advokasi Rakyat dan Satgas PDIP Jogja Laporkan Rocky Gerung soal UU ITE
-
Rocky Gerung Minta Maaf Anak Sulung Jokowi Ikut Di-bully, Gibran: Ayo Mabar Zilong Bang
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kritik Qodari, Guru Besar UII Ingatkan Bahaya Homeless Media Jadi Alat Propaganda Pemerintah
-
Bulog Raih Penghargaan BUMN Entrepreneurial Marketing Awards (BEMA) di Jakarta Marketing Week 2026
-
DPR Soroti Langkah Pemerintah Gandeng Homeless Media: Jangan Sampai Timbulkan Konflik Kepentingan
-
Penembak Acara Gedung Putih Ternyata Marah soal Iran, Donald Trump Jadi Target Utama
-
Nama Djaka Budi Utama Masuk Surat Dakwaan Kasus Bea Cukai, KPK Akan Telusuri Keterlibatannya?
-
Di Balik Ledakan Belanja Online, Mengapa Transisi Kemasan Ramah Lingkungan Masih Berliku?
-
Gus Ipul Wanti-wanti Pengelola Sekolah Rakyat: Jangan Sampai Aset Negara Jadi Masalah
-
Harga Minyak Dunia Anjlok 6 Persen Usai Ketegangan AS-Iran di Selat Hormuz Mereda
-
Studi Ungkap Gunung Berapi yang Tidur Ribuan Tahun Ternyata Bisa Tetap Aktif: Mengapa?
-
Menaker: Sertifikasi Kompetensi Jadi Bukti Formal Penting Bagi Lulusan Magang