Suara.com - Arie Armend, orang tua Altafasalya Ardnika Basya (23), tersangka kasus pembunuhan mahasiswa Universitas Indonesia (UI) diketahui berdomisili di Cluster Sudimara Jombang, nomor 34, Kelurahan Jombang, Ciputat, Tangerang Selatan.
Ketua Pengurus Cluster Sudimara Jombang, Yusron Fuadi membenarkan, jika orang tua Altaf, bertetangga dengannnya. Arie, lanjut Yusron, tinggal bersama istri dan 4 orang anaknya.
Yusron sendiri mengaku, baru tiga tahun tinggal di cluster tersebut. Diperkirakan, Arie tinggal dalam klaster tersebut sudah 6 sampai 7 tahun.
"Kebetulan saya warga baru 3 tahun di klaster. Jadi kira-kira 6 sampai 7 tahunan pak,” kata Yusron, lewat pesan WhatsApp, Selasa (8/8/2023).
Meski telah bertetangga selama 3 tahun, namun dalam kesehariannya, Arie dikenal dengan pribadi yang tertutup. Bahkan, Yusron mengaku tidak pernah berinteraksi langsung.
"Saya tidak pernah berinteraksi, bahkan dengan anggota keluarganya, karena keluarga tertutup,” katanya.
Sementara itu, saat jurnalis Suara.com menyambangi lokasi, pihak keamanan Cluster Sudimara Jombang, Muhammad Idris mengatakan, Arie sudah berangkat bekerja.
“Sudah berangkat tadi,” ucapnya saat ditemui di pos keamanan Cluster Sudimara Jombang, Selasa.
Idris tak banyak bicara soal Arie atau pun Altaf, lantaran ia tidak banyak mengetahui soal mereka. Baik Arie maupun Altaf, tidak pernah berkomunikasi dengannya.
Baca Juga: Momen Mahasiswa UI Naufal Zidan Dikebumikan, sang Ibu Tak Kuasa Tahan Tangis
“Paling cuma pas keluar bawa mobil,” tutupnya.
Sebelumnya, mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya Universitas Indonesia, Altafasalya diringkus polisi usai melakukan pembunuhan terhadap adik tingkatnya, MNZ (19).
Altafaslaya membunuh korban lantaran rasa iri terhadap korban. Altafasalya melakukan pembunuhan itu di kostan korban, kawasan Kukusan Depok, pada Jumat (4/8/2023) lalu.
Saat itu korban ditikam menggunakan pisau lipat di bagian dada. Setelah tewas, jasad korban diletakan di kolong tempat tidurnya.
Jasad korban juga sempat dibungkus menggunakan plastik sampah dan ditaburi kapur barus. Setelahnya, tersangka menggasak harta milik korban.
Tag
Berita Terkait
-
Dosen UI Tawarkan Diri Jadi Saksi Ahli Mahasiswa Yang Dibunuh Seniornya
-
Momen Mahasiswa UI Naufal Zidan Dikebumikan, sang Ibu Tak Kuasa Tahan Tangis
-
Altafasalya Tersangka Pembunuh Juniornya di Kampus Tercatat Beralamat di Cengkareng Barat Meski Tinggal di Tangsel
-
Film Narcos Itu Apa? Ini Tontonan yang Diklaim Menginspirasi Mahasiswa UI Habisi Nyawa Juniornya
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kritik Qodari, Guru Besar UII Ingatkan Bahaya Homeless Media Jadi Alat Propaganda Pemerintah
-
Bulog Raih Penghargaan BUMN Entrepreneurial Marketing Awards (BEMA) di Jakarta Marketing Week 2026
-
DPR Soroti Langkah Pemerintah Gandeng Homeless Media: Jangan Sampai Timbulkan Konflik Kepentingan
-
Penembak Acara Gedung Putih Ternyata Marah soal Iran, Donald Trump Jadi Target Utama
-
Nama Djaka Budi Utama Masuk Surat Dakwaan Kasus Bea Cukai, KPK Akan Telusuri Keterlibatannya?
-
Di Balik Ledakan Belanja Online, Mengapa Transisi Kemasan Ramah Lingkungan Masih Berliku?
-
Gus Ipul Wanti-wanti Pengelola Sekolah Rakyat: Jangan Sampai Aset Negara Jadi Masalah
-
Harga Minyak Dunia Anjlok 6 Persen Usai Ketegangan AS-Iran di Selat Hormuz Mereda
-
Studi Ungkap Gunung Berapi yang Tidur Ribuan Tahun Ternyata Bisa Tetap Aktif: Mengapa?
-
Menaker: Sertifikasi Kompetensi Jadi Bukti Formal Penting Bagi Lulusan Magang