Suara.com - Hingga kini Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya yang dibentuk Partai Gerindra dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) masih belum mengumumkan nama calon wakil presiden (cawapres) untuk maju pada Pilpres 2024.
Merespons hal tersebut, Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Gerindra Fadli Zon menyebut bahwa pihaknya memiliki tradisi mengumumkan bakal cawapres pada menit-menit akhir jelang penutupan pendaftaran.
"Kan kita tahu seperti pada waktu lalu juga di (Pemilu) 2019, (Pemilu) di 2014, selalu di kita itu tradisinya itu last minute. Bahkan, ada yang beberapa jam sebelumnya," katanya pada Rabu (9/8/2023).
Fadli mengungkapkan bahwa hal tersebut merupakan bagian dari element of surprise sebagai strategi yang dilancarkan pihaknya.
"Kalau diumumkan dari sekarang ya enggak surprise lagi," ujarnya.
Lebih lanjut, ia menyatakan pengumuman nama cawapres tak perlu dilakukan terburu-buru karena dalam penentuannya banyak aspek yang harus dipertimbangkan.
"Dari calon-calon yang ada itu yang sudah menentukan calonnya belum ada yang definitif, bahkan ya masih banyak yang semuanya itu wait and see sambil melihat indikator-indikator melalui survei dan sebagainya. Jadi saya kira tradisinya itu last minute," katanya.
Digodok Bersama Koalisi
Selain itu, ia mengungkapkan bahwa nama cawapres akan digodok dengan partai yang kini menyatakan bergabung dengan koalisinya.
Baca Juga: Ngarep PSI Dukung Prabowo Presiden, Gerindra: Mudah-mudahan Gak Bertepuk Sebelah Tangan
"Pasti itu akan menjadi perbincangan dan pertimbangan yang sangat penting oleh Pak Prabowo dan juga Cak Imin (Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar) dan juga yang lain-lain," katanya.
Terkait dengan pernyataan yang menyebut PKB bakal berpindah koalisi lantaran Partai Gerindra tak kunjung mengumumkan cawapresnya, Fadli menyatakan hal itu merupakan dinamika perbedaan pendapat di internal.
"Saya kira mudah-mudahan tidak ada masalah ya, dalam politik kan biasa kalau ada pernyataan-pernyataan," ucap dia.
Hingga kini, sejumlah partai sudah menyatakan bergabung dengan Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya, seperti PBB. Belakangan, Partai Gelora juga bersiap mendeklarasikan dukungan kepada Prabowo Subianto menjadi capres. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Bedak Apa yang Bisa Menghilangkan Flek Hitam? Ini 5 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 4 Toko Online Terpercaya untuk Beli Sepatu Lari di Indonesia, Dijamin Original
Pilihan
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
Terkini
-
Hari Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa Resmi Ditetapkan, Apa Maknanya?
-
BNI Dorong UMKM Batik Bertransaksi Digital melalui Promo di Puspa Nuswantara 2026
-
Cak Imin Tegaskan PBNU Butuh Pemimpin Baru: Yang Lama Nggak Ada Perubahan
-
Rekam Jejak Rudi Margono Plt Jampidsus Baru, Eks Jaksa KPK Pernah Bongkar Kasus Jiwasraya-Asabri
-
Regulasi Cuti dan WFA ASN Pada Hari Pertama Sekolah
-
Lantik Pengurus Aceh, Bahlil Tegaskan Golkar Dukung Prabowo Sampai Selesai
-
Profil Tan Kian, Bos Pacific Place yang Terseret Kasus Korupsi PLN hingga Asabri
-
Norwegia Tersingkir dari Piala Dunia, Cak Imin Pindah Haluan Dukung Argentina
-
Kematian Misterius Kauana Bilhar Influencer Brasil, Jatuh dari Lantai 27 di Dubai
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan