Suara.com - Pernyataan miring sosok Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi sukses menuai kontroversi. Celetukan Edi kini viral lantaran menolak untuk diarahkan ke kunjungan kerja atau kunker ke tujuan dalam negeri seperti Brebes dan Tegal.
Edi sontak menyarankan program kunjungan kerja ke luar negeri dalam Rapat Badan Anggaran DPRD DKI Jakarta pada Rabu (9/8/2023) malam.
Alasan dari usulan Edi yang menjadi sorotan utama oleh publik. Sebab, Edi berdalih takut kentutnya bau lantaran makan telur asin jika ia ditugaskan ke Brebes.
Ia lalu menyarankan bahwa kunjungan ke luar negeri menjadi alternatif yang lebih baik.
"Daripada kunker ke Brebes, Tegal beli telur asin, kentutnya bau. Mendingan berangkatkan kami ke luar negeri,” ungkapnya dalam rapat tersebut.
Profil Prasetyo Edi Marsudi: Jabat Ketua DPRD DKI Jakarta dua periode
Mengutip informasi dari laman resmi DPRD DKI Jakarta, Prasetyo Edi Marsudi dilahirkan pada 13 Mei 1962 di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah.
Edi terjun ke dunia politik melalui Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan atau PDIP.
Kini, ia dipercayai menjabat Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta selama dua periode.
Ia berhasil didapuk menjadi Ketua DPRD DKI Jakarta periode 2014–2019 dan kembali terpilih untuk periode kedua 2019–2024.
Sebelum menjabat sebagai orang nomor satu di parlemen, Edi telah mnenjajal berbagai posisi strategis di pemerintahan.
Edi sempat dipercayai mengemban tugas Ketua Tim Sukses Calon Presiden/Wakil Presiden 2019-2024 Ir. Joko Widodo – KH. Ma’ruf Amin untuk wilayah DKI Jakarta.
Berikut daftar jabatan lainnya yang pernah diemban oleh pria kelahiran Kudus ini:
- Sekretaris DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta,
- Ketua Presidium Gerakan Anti Madat (GERAM),
- Ketua Banteng Muda Indonesia (BMI) DKI Jakarta,
- Ketua Badan Pengawas PP IMI,
- Ketua Dewan Penasehat KA KNPI DKI Jakarta,
- Ketua Bidang Kemitraan KONI DKI Jakarta.
Edi bikin warga Brebes-Tegal mencak-mencak
Pernyataan Edi kini membuat publik, khususnya dari dua daerah yang ia singgung melontarkan emosi.
Lini masa media sosial kini dipenuhi dengan seruan amarah publik.
Bahkan seorang warganet menyamakan Edi bak seorang preman.
"Gila seorang pejabat bisa bicara seperti preman aja," tulis salah satu warganet.
Warganet lain yang kebetulan warga tegal sontak menerima celetukan Edi sebagai hinaan.
"Sebagai warga Tegal bisa nggak sih gantiin laporin, ini hinaan" tulis akun tersebut.
Warganet lain turut meminta Edi dicopot dari jabatannya.
"Mending dipecat jadi wakil rakyat, lagian rakyat mana yang diwakili makhluk kayak gini," tulis akun lain.
Kontributor : Armand Ilham
Berita Terkait
-
Ketua DPRD DKI Sebut Kunker ke Brebes, Tegal Beli Telur Asin, Kentutnya Bau, Netizen: Warga Tegal Tak Terima, Ini Hinaan
-
Wow! Cara Warga Brebes Tuntaskan Stunting Bikin Ganjar Pranowo Semringah: Ini Kekuatan Luar Biasa
-
Waspada! Inilah 4 Resiko Menahan Kentut bagi Kesehatan
-
4 Tips Mendeteksi Kesehatan Melalui Kentut, Apakah Bisa?
-
Cinta Mega Tak Kunjung Dicopot oleh PDIP, Ketua DPRD DKI Jakarta: Saya Nggak Bisa Apa-apa
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
Pilihan
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
Terkini
-
Prihatin atas Pengunduran Diri Uskup Bogor, Umat Katolik Gelar Aksi di Kedutaan Vatikan
-
Cegah Penyakit Sejak Dini, Menkes Budi Tekankan Pentingnya Cek Kesehatan Rutin untuk Pekerja
-
Bertemu Mensos, Rieke Diah Pitaloka Dorong Akurasi Data Tunggal Nasional
-
Mensos Gus Ipul: BPJS PBI Pasien Penyakit Kronis Aktif per Hari Ini
-
Silaturahmi dengan Ulama Aceh, Kasatgas Tito: Pentingnya Dukungan Spiritual bagi Korban Bencana
-
Pemerintah Salurkan Bantuan Beras dan Minyak Selama Ramadan, 35 Juta Keluarga Jadi Sasaran
-
Iuran Rp17 Triliun! Masyumi Beri Syarat Ketat ke Prabowo Soal Gabung 'Board of Peace' Donald Trump
-
Lampu Hias Semanggi Tiga Kali Raib, Pramono Bongkar Biang Keladi Lemahnya Pengawasan di Jakarta
-
Pemerintah Siapkan Stimulus Rp911 Miliar untuk Diskon Tiket Mudik Lebaran
-
Analis Sebut Pidato Berapi-api Jokowi untuk PSI Sebagai Blunder Politik