Suara.com - Seorang warga sekaligus anggota Lembaga Musyawarah Kelurahan (LMK) Pluit inisial RI mengaku telah dilecehkan secara verbal oleh Ketua RW 06 Pluit inisial ST. RI mendatangi Balai Kota DKI Jakarta untuk melapor ke Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono karena ST tak kunjung dicopot walau sudah ditetapkan sebagai tersangka.
Namun rupanya ST mengaku bahwa aksinya pada RI hanya bercanda dan untuk hiburan. Bahkan sang ketua RW menyebut masalah itu sengaja dilaporkan ke polisi dengan tujuan menjebaknya. Simak fakta ketua RW di Pluit diduga lecehkan pegawai kelurahan berikut ini.
1. Korban Lapor ke Heru Budi
RI menyambangi Balai Kota DKI Jakarta untuk mengadu ke Pj Gubernur DKI Heru Budi Hartono pada Jumat (11/8/2023) kemarin. Kedatangan RI merupakan buntut kasus dugaan pelecehan seksual yang dilakukan ST.
Kasus ini sebenarnya sudah dilaporkan RI ke Polres Jakarta Utara pada 30 November 2022 lalu. Kepolisian juga sudah menjadikan ST sebagai tersangka pelecehan seksual sejak Juli 2023.
Namun hingga kini ST masih saja menjabat dan menjalankan tugas sebagai Ketua RW. Oleh karenanya RI berharap Heru Budi dapat turun tangan langsung menindak ST. Disebutkan bahwa RI telah melaporkan tindakan ST sebanyak dua kali yakni pada 26 Juli dan 3 Agustus 2023 ke Kelurahan Pluit tapi tak ada respon.
2. Kronologi Pelecehan saat Korban Mau Mandi
Kuasa hukum RI, Steven Gono membeberkan kronologi dugaan pelecehan yang dilakukan ST pada kliennya. Diceritakan ST menelepon untuk menanyakan kegiatan RI sekitar pukul 10:00 WIB.
RI mengatakan ingin mandi karena baru selesai olahraga. ST lantas menanyakan apakah ada orang lain dirumah. Ketika RI menjawab tak ada orang di rumah, ST melontarkan pernyataan melecehkan secara seksual.
Baca Juga: Dipolisikan Soal Kasus Pelecehan Seksual, Ketua RW 06 Pluit Ngaku Dijebak
"Saudara ST mengatakan ingin memandikan saudari RI. Kemudian saudari RI merasa risih dan berusaha mengalihkan pembicaraan ke hal lain," ungkap Steven di Balai Kota DKI Jakarta pada Jumat (11/8/2023).
RI yang merupakan anggota LMK lalu membahas perbaikan jalan. Namun ST kembali mengungkit pembicaraan seksual.
"Saudara ST menanyakan perbaikan jalan di wilayah RW 06 Pluit pada saudari RI dan dijawab semua lubang di jalan sudah diperbaiki," jelas Steven.
"Tapi saudara ST mengatakan masih ada lubang yang belum ditambal, yakni lubang saudari RI yang di bawah (mengarah pada kelamin)," sambung dia.
"Hal itu kembali dialihkan, tapi saudara ST terus membahas ke arah pembicaraan yang membuat saudari RI tidak nyaman," tambahnya.
RI mengaku tak hanya sekali mengalami pelecehan seksual secara verbal dari ST. Oleh karenanya dia berinisiatif merekam percakapan itu sebagai alat bukti.
Berita Terkait
-
Dipolisikan Soal Kasus Pelecehan Seksual, Ketua RW 06 Pluit Ngaku Dijebak
-
Laporan Diacuhkan Kelurahan, Korban Pelecehan yang Dilakukan Ketua RW di Pluit Ngadu ke Heru Budi
-
5 Fakta COO Miss Universe Indonesia Diduga Pelaku Pelecehan Seksual: Sesama Perempuan?
-
Viral Video CCO Miss Universe Indonesia saat Wakili Poppy Capella, Warganet: Suruh Body Check Dulu Tuh!
-
5 Potret Fabienne Nicole, Pemenang Miss Universe Indonesia yang Dituding Nyogok Rp5 Miliar
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
- 5 Rekomendasi Sepeda Roadbike Rp1 Jutaan, Cocok untuk Pemula hingga Harian
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Tri Tito Karnavian Tekankan Implementasi 6 SPM di Peringatan Hari Posyandu Nasional
-
Jadi Pemicu Kecelakaan Maut KRL: Sopir Taksi Green SM Baru Kerja 3 Hari dan Cuma Dilatih Sehari!
-
Tragedi KRL Maut Bekasi Timur Naik Penyidikan: Polisi Bidik Tersangka!
-
Mitos Zona Aman Gerbong Tengah: Mengapa Usul Menteri PPPA Dinilai Tak Sentuh Akar Masalah?
-
Demi Wujudkan Kesejahteraan, Wamendagri Ribka Minta Papua Dukung Asta Cita Presiden
-
Dosen Diduga Terlibat Kasus Daycare Little Aresha, Begini Respons UGM
-
Wamendagri Wiyagus: Perkuat Peran Damkar, Satpol PP dan Satlinmas untuk Lindungi Masyarakat
-
Prabowo Kumpulkan 1.500 Komandan Satuan TNI di Bogor: Kobarkan Semangat Maju Tak Gentar
-
Respons Pratikno Soal Kasus Daycare Aceh: Ada Proses Hukum, Trauma Healing hingga Penutupan
-
Ketum Posyandu Tri Tito Karnavian Dorong Pemulihan Warga Huntara Aceh Utara: Bansos dan Senam Sehat