Suara.com - Seorang driver ojek online dari Jember, Jawa Timur, diduga menjadi pelaku pemerkosaan terhadap warga negara asing atau WNA Brasil. Bule Brasil berinisial LGW itu diperkosa di lahan kosong di Jalan Nyanyang Jimbaran, Pecatu, Kuta Selatan, Bali.
Pihak kepolisian pun telah membentuk tim gabungan Polda Bali dan Polresta Denpasar untuk menangkap pelaku.
Menurut Kapolresta Denpasar Kombes Bambang Yugo Pamungkas, pengejaran terhadap pelaku itu berdasarkan unggahan di media sosial Facebook yang viral.
Polisi kemudian mendatangi korban agar mau membuat laporan polisi. Sebab, tindak pidana ini merupakan delik aduan yang dapat diproses jika korban melapor.
Dalam laporannya, bule berusia 26 tahun itu mengaku telah menjadi korban pemerkosaan pada Senin (7/8/2023) sekitar pukul 04.00 WITA hingga 05.00 WITA.
Kronologi kejadian ini berawal saat korban menghadiri acara di Uluwatu, Desa Pecatu, Kuta Selatan, Badung dari Sabtu malam hingga Minggu (6/8/2023) pukul 01.00 WITA.
Selepas menghadiri pesta itu, korban menginap di salah satu penginapan. Korban kemudian memesan ojol dari Puri Kelapa Quest By Bukit Villa ke villa tempat tinggalnya.
Naas dalam perjalanan, pelaku malah terus mengajak korban mengobrol, sehingga korban tidak memperhatikan rute jalan. Pelaku rupanya sengaja membawa korban ke jalan kecil yang berbatu dan sepi.
Sesampainya di lokasi kejadian, korban dipaksa turun oleh pelaku. Pelaku kemudian menarik korban dari motor, lalu membantingnya ke tanah. Tak sampai di situ, pelaku juga mencekik dan menutup mulut korban.
Baca Juga: Tampang Driver Ojol Pemerkosa Bule Brasil Di Bali, Namanya Wangkadasih Dever
Bule Brasil itu pun sempat mencoba melawan dengan cara memukul pelaku menggunakan botol minumnya yang terbuat dari kaca. Namun, tindakan pelaku semakin garang. Pelaku bahkan mengancam akan membunuh korban jika melawan.
Korban sempat berupaya melarikan diri. Namun korban dikejar dan berhasil ditangkap oleh pelaku. Korban lantas diperkosa sebanyak satu kali. Setelah hasratnya terpuaskan, pelaku mengantar korban pulang ke villa tempat tinggalnya.
"Pelaku mengancam korban, 'Kalau kamu melawan, kamu saya bunuh'," kata Kapolresta Bambang saat konferensi pers di kantornya, Jumat (11/8/2023).
Akibat perbuatan itu, korban kini mengalami trauma. Polisi pun langsung memberikan pendampingan psikologis terhadap korban.
Berkaitan dengan hal tersebut, Gubernur Bali I Wayan Koster telah meminta Kapolda Bali Inspektur Jenderal Polisi Ida Bagus Kade Putra Narendra menindak pelaku sesuai hukum.
"Saya minta Kapolda usut (kasus pemerkosaan) itu. Supaya ditindak dengan hukum yang berlaku di Indonesia," kata I Wayan Koster.
Berita Terkait
-
Tampang Driver Ojol Pemerkosa Bule Brasil Di Bali, Namanya Wangkadasih Dever
-
Ungkap Ksus Pemerkosaan Bule Brazil di Bali, Polisi: Berawal dari Korban Pakai Pakaian Seksi usai Pesta
-
Tak Hanya Diperkosa, Bule Brazil Korban Driver Ojol di Jimbaran Juga Diancam Dibunuh
-
Driver Ojol yang Perkosa Bule Brazil di Jimbaran Mengaku Tergoda Pakaian Seksi
-
Korban Pemerkosaan Driver Ojol di Jimbaran Diberi Tawaran Kuasa Hukum Oleh Grab
Terpopuler
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- 5 Rekomendasi Parfum di Indomaret yang Tahan Lama untuk Salat Id
Pilihan
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Dilema Window Shopping: Ketika Mal Cuma Jadi Katalog Fisik Buat Belanja Online
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
Terkini
-
Viral Lele Mentah, SPPG di Pamekasan Boleh Beroperasi Kembali jika Sudah Ada Perbaikan
-
Wajib Vaksin Sebelum Mudik Lebaran! IDAI Ingatkan Risiko Campak Meningkat Saat Libur Panjang
-
Pemerintah Bangun Ratusan Toilet dan Revitalisasi Sekolah di Kawasan Transmigrasi
-
Polda Metro Jaya Buka Posko Khusus, Cari Saksi Teror Air Keras Aktivis KontraS
-
Prabowo Instruksikan Kapolri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus
-
PVRI Kritik Pernyataan 'Antikritik' Prabowo Usai Insiden Penyiraman Air Keras: Ini Sinyal Represif!
-
Pulang Basamo 2026: Ribuan Perantau Minang Mudik Gelombang Kedua, Dari Bali hingga Samarinda
-
Pemudik Mulai Padati Terminal Kampung Rambutan, Puncak Arus Mudik Diprediksi H-3 Lebaran
-
Negara Janji Tanggung Biaya Pengobatan Aktivis KontraS Korban Teror Air Keras
-
Mencekam! Israel Bak Neraka, Api di Mana-mana Setelah Dirudal Kiamat Iran