Selain itu DE dipastikan sudah berbaiat kepada ke kelompok radikal Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) sejak tahun 2014 sebelum bekerja di PT KAI. DE kemudian bergabung sebagai karyawan PT KAI pada tahun 2016.
Bakal tumpangi gerbong koalisi untuk matikan demokrasi?
DE diketahui berencana menyerang Markas Brimob untuk membebaskan napi terorisme dan merebut senjata saat Pemilu 2024 digelar. Dari situ perlu diwaspadai karena kelompok teroris akan menumpang gerbong koalisi parpol untuk mematikan demokrasi di Indonesia.
Hal itu diungkap Denny Siregar, pegiat media sosial yang juga pendukung bakal calon presiden Ganjar Pranowo dalam cuitan di akun Twitter (kini X) @Dennysiregar7 pada Selasa (15/8/2023).
"Tahun 2024 itu tahun genting. Tertangkapnya teroris yang sudah persiapkan diri utk menyerang saat Pemilu perlu diwaspadai," katanya.
Menurut Denny Siregar, ada gerakan teroris yang lebih halus lagi selain penyerangan fisik. Selain itu dia juga menyematkan tangkapan layar berita media online berjudul 'Waspada Peringatan 1 Abad Kebangkitan Kelompok Khilafah di 2024'.
"Ada lagi gerakan yang lebih smooth, yang dikenal dgn sebutan 'from bullet to ballot' dari peluru ke kotak suara. Mereka akan tumpangi demokrasi untuk matikan demokrasi. Dan mereka perlu inang untuk ditumpangi, yaitu gerbong koalisi yang mereka sukai. Hati-hati," sambung dia.
Kontributor : Trias Rohmadoni
Baca Juga: 4 Fakta Jaringan Teroris Mujahidin Indonesia Barat: DE Pernah Gabung Sebelum Baiat ke ISIS
Berita Terkait
-
4 Fakta Jaringan Teroris Mujahidin Indonesia Barat: DE Pernah Gabung Sebelum Baiat ke ISIS
-
PPATK Bekukan Rekening Terduga Teroris DE, Ada Transaksi dengan ISIS?
-
Fakta-fakta Jejak Tersangka Teroris Bekasi, Berbaiat Ke ISIS Sebelum Jadi Karyawan KAI
-
Bukan Pertama Kali, Ini Deretan Kasus Pegawai BUMN Terseret Terorisme
-
Sebelum Ditangkap Densus 88, Tersangka Teroris di Bekasi Tunjukkan Gelagat Ini ke Tetangga
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
Terkini
-
Terapkan Operasional Ramah Lingkungan, BNI Hemat Energi 559 Ribu Giga Joule Sepanjang 2025
-
Perang Hari ke-27: Ratusan Pesawat Tempur AS-Israel Rontok di Tangan Iran
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Mendekati Masa Tenggat, KPK Ingatkan Penyelenggara Negara Segera Laporkan LHKPN
-
Krisis Energi, Presiden Korsel Minta Warga Mandi Jangan Lama-lama, Cas HP Hanya Siang
-
Viral Tuduhan Buang Sampah ke Kali Pesanggrahan, DLH DKI: Itu Titik Penampungan Resmi
-
Studi: Karbon Biru Bisa Tekan Emisi Dunia, Mengapa Banyak Negara Belum Menggunakannya?
-
Iran Tolak Proposal Trump, Ajukan 5 Syarat Termasuk Ganti Rugi Perang dan Kontrol Selat Hormuz
-
Pulau Terancam Diduduki, Iran Beri Peringatan Keras kepada Negara-Negara Tetangga
-
Krisis PPPK di NTT: 9.000 Pegawai Terancam Putus Kontrak Masal