Suara.com - Dua remaja terrekam kamera pengawas atau CCTV melakukan penganiayaan terhadap seorang remaja lainnya ketika melintas di sebuah gang yang berada di Kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan pada Sabtu (19/8/2023).
Dalam video terlihat, dua remaja yang sedang berboncengan melintas dalam gang sempit, kemudian disusul dengan korban yang menggunakan sepeda motor matic di belakang terduga pelaku.
Setelah berbelok, dua remaja yang berada di depan korban memberhentikannya. Kemudian turun menghampirinya. Tak jelas masalah yang mereka alami hingga pelaku tega mencekik korban dan membantingnya ke tanah.
Korban yang terancam nampak hanya bisa pasrah lantaran kalah jumlah. Namun, pelaku yang mengenakan baju hitam dan bercelana pendek seakan belum puas, usai mencekik korban.
Leher korban kemudian diinjak menggunakan kaki kanannya. Korban hanya bisa terdiam menahan siksaan yang dilakukan pelaku. Korban kemudian sempat batuk usai menerima penganiayaan tersebut.
Bukannya melerai, teman pelaku yang saat itu bersama malah asyik menikmati aksi kekerasan di depan mata.
Kapolsek Jagakarsa, Kompol Multazam mengatakan, hingga saat ini pihaknya belum menerima laporan baik dari korban, maupun orangtua korban atas penganiayaan tersebut. Namun, Multazam mengaku, pohaknya telah memulai proses penyelidikan.
"Segala bentuk kekerasan tidak akan kami tolelir di wilayah hukum Jagakarsa," katanya saat dikonfirmasi pada Minggu (20/8/2023).
Multazam juga meminta agar korban maupun pihak keluarga segera membuat laporan, agar pihak kepolisian bisa dengan cepat mengidentifikasi pelaku dan meringkusnya.
Baca Juga: Wanita Ditemukan Membusuk di Kebun Sawit Rokan Hilir, Ditusuk Suami Berkali-kali
"Mudah-mudahan keluarga maupun korban bisa segera melapor, sehingga informasi bisa cepat kami terima," ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi Mobil Kecil untuk Wanita, Harga Mulai Rp80 Jutaan
- Detik-detik Menteri Trenggono Pingsan di Podium Upacara Duka, Langsung Dilarikan ke Ambulans
Pilihan
-
Purbaya Hadapi Tantangan Kegagalan Mencari Utang Baru
-
5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Danantara Mau Caplok Tambang Emas Martabe Milik Astra?
-
H-135 Kick Off Piala Dunia 2026, Dua Negara Ini Harus Tempuh Perjalanan 15.000 KM
-
5 Rekomendasi HP RAM 12 GB Paling Murah, Cocok buat Gaming dan Multitasking
Terkini
-
Keponakan Prabowo Siap Masuk Kabinet? Ini 3 Pos Menteri yang Paling Mungkin Diisi Budisatrio
-
Satgas PKH Siap Hadapi Gugatan Korporasi Usai Pencabutan Izin Usaha di Sumatera
-
28 Perusahaan di Aceh, Sumut, dan Sumbar Dicabut Izin Usahanya oleh Satgas PKH, Apa Alasannya?
-
Mendagri Fokuskan Pengendalian Komoditas Pangan untuk Jaga Inflasi
-
MAKI Desak KPK Naikkan Status Dugaan Rekening Gendut Istri Pejabat Kemenag Agar Bisa Diblokir
-
Pelanggaran Disiplin ASN, Kementan: Penanganan Indah Megahwati Mengacu pada Peraturan yang Berlaku
-
Sesar Opak Picu Gempa M 4,5 di Bantul, BMKG Catat Puluhan Gempa Susulan
-
Sidang Paripurna, DPR Sepakat Polri Berada di Bawah Presiden
-
Sosok Arief 'Anak Kali' yang Menaruh Asa di Ciliwung Lewat Konten Ikan Sapu-Sapu
-
Ahok Respons Kasus Kerry Riza: Tidak Ada Oplosan, Tuduhan Korupsi Rp285 T Itungan Dari Mana?