Suara.com - Wakil Koordinator Relawan Prabowo 08 Haris Rusly Moti menanggapi tantangan yang diajukan Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) untuk melakukan kampanye bakal calon presiden di kampus kuning tersebut.
Menurut Haris, tantangan itu merupakan hal baik karena bisa menjadi wadah bagi capres untuk mengadu ide dan gagasan.
"Memang kampus itu tempat menguji gagasan. Jadi kalau seluruh kandidat presiden diundang untuk menyampaikan gagasan dan visi misinya, lalu dinilai dan didebat oleh civitas akademika, justru sangat tepat. Jadi, bukan dalam pengertian kampanye ya tapi uji gagasan, uji visi misi," kata Haris di Rumah Besar Relawan Prabowo 08, Slipi, Jakarta Barat, Senin (21/8/2023).
Haris meyakini Prabowo akan mendatangi Kampus UI bila diundang oleh BEM SI.
"Di masa lampau kan kalau debat terbuka dilakukan di kampus atau di mana pun itu, beliau akan hadir, apalagi itu misalnya difasilitasi bersama oleh KPU. Jadi nanti kalau fasilitas bersama KPU, pasti kan beliau akan datang," tutur Haris.
Menurut dia, Prabowo akan menanggapi berbagai isu, termasuk soal program food estate yang belakangan ini menjadi kritik bagi Prabowo sebagai Menteri Pertahanan.
"Memang sekarang ini semburan apinya terus diarahkan kepada Prabowo dengan berbagai macam isu yang diframming, food estate, dan lain-lain karena saya kira itu suatu reaksi kepanikan dari pihak yang merasa tertinggal dari segi elektabilitas yang sekarang ini dicapai," ucap Haris.
Meski begitu, dia menekankan dalam berpolitik harus mengedepankan rasional dengan kritik yang mendasar dan tidak dipengaruhi oleh hoaks.
"Kami dari pihak Pak Prabowo merespons cara-cara itu ya kami harap supaya mari kita berpolitik dengan cara yang lebih rasional, maksudnya dalam menyampaikan kritik ya sampaikan dengan bahan-bahan yang lebih rasional, lebih objektif, tidak sekadar menerima bisikan-bisikan atau informasi yang hoaks lalu dijadikan landasan untuk menhembuskan api-api untuk memanaskan situasi yang sudah kondusif ini," tutur Haris.
Baca Juga: Prabowo Subianto Rajai Berbagai Survei Capres, Ungguli 2 Rivalnya
Diketahui, BEM UI menantang para bacapres 2024 untuk menggelar kampanye di kampus UI. Hal tersebut disampaikan Ketua BEM UI Melki Sedek Huang dalam menanggapi Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang memperbolehkan menggelar kampanye di fasilitas pendidikan dengan catatan tidak membawa atribut.
"Silahkan datang ke UI jika berani! Jika memang punya nyali, BEM UI mengundang semua calon presiden/bakal calon presiden untuk hadir ke UI karena kami siap untuk menguliti semua isi pikiran kalian," kata Melki dalam keterangannya, Senin (21/8/2023).
"Jika melihat Putusan MK yang tengah diperbincangkan tersebut, tak ada satu pun frasa dalamnya yang menyebutkan memperbolehkan kampanye di kampus, melainkan disebutkan bahwa institusi pendidikan diperbolehkan untuk mengundang para calon dengan tidak membawa atribut dan alat peraga," tambah dia.
Melki menilai sosialisasi yang dilakukan bacapres belakangan imi terkesan membosankan. Pasalnya, dia menilai banyak ujaran minim substansi atau lip service yang disampaikan bacapres.
Untuk itu, dia menilai putusan MK bisa dimanfaatkan bagi akademisi kampus untuk menguji gagasan para capres dan mengembalikan citra kampus sebagai lembaga yang kritis.
"Sudah saatnya setiap kampus kembali ke marwahnya sebagai tempat pencarian kebenaran guna sebesar-besarnya kemaslahatan bangsa. Tiap calon pemimpin harus diuji kapasitas dan substansinya di dalam kampus secara serius daripada sekadar jualan pencitraan dan kampanye tak bermutu," tutur Melki
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi Mobil Kecil untuk Wanita, Harga Mulai Rp80 Jutaan
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
Pilihan
-
Pertamina Mau Batasi Pembelian LPG 3 Kg, Satu Keluarga 10 Tabung/Bulan
-
Keponakan Prabowo Jadi Deputi BI, INDEF: Pasar Keuangan Pasang Mode Waspada Tinggi
-
Purbaya Hadapi Tantangan Kegagalan Mencari Utang Baru
-
5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Danantara Mau Caplok Tambang Emas Martabe Milik Astra?
Terkini
-
7 Fakta Nyesek Pedagang Es Gabus Johar Baru: Dituduh Jual Spon, Kini Ngaku Dianiaya Aparat
-
Pengakuan Getir Pedagang Es Gabus Johar Baru: Dituduh Jual Spon, Kini Ngaku Dianiaya Aparat
-
Menembus Awan Tanpa Jejak: Ambisi Singapore Airlines Menata Langit Biru Masa Depan
-
Kewenangan Daerah Terbentur UU Sektoral, Gubernur Papua Selatan Minta Otsus Direvisi
-
Ribuan Buruh Mau Geruduk Istana Hari Ini, Bawa Tiga Tuntutan Mendesak
-
Mabes TNI Akui Sudah Temui Pedagang Es Sudrajat, Harap Polemik Tak Berlanjut
-
Saksi Sebut Mantan Direktur SMP Kemendikbudristek Minta Bantuan Bawahan untuk Lunasi Rumah
-
Harga Kelapa Dunia Melemah, ICC Sebut Dipengaruhi Faktor Ekonomi dan Geopolitik
-
Prakiraan Cuaca BMKG: Hujan Sangat Lebat Berpotensi Guyur Jakarta Hari Ini
-
Alarm Kesehatan: Wamenkes Soroti Lonjakan Kasus Kanker Serviks di Usia 30-an