Suara.com - Nasib apes menimpa Rahmat (23). Pemuda berstatus mahasiswa ini terancam gagal lulus kuliah meski telah memasuki semester akhir gegara tertangkap tangan membeli ganja via online.
Rahmat ditangkap Polsek Tambora saat ganja yang dipesannya dari Medan seberat 1,2 kilogram diterimanya.
Kapolsek Tambora, Kompol Putra Pratama menuturkan, peristiwa ini bermula ketika Rahmat melakukan pemesanan ganja melalui Instagram, dari seorang bandar dengan nama akun Instagram Echsan.
Saat tiba di Jakarta, pihak ekspedisi mengetahui jika isi dalam paket tersebut narkotika jenis ganja yang akan diterima oleh Rahmat yang beralamat di Cakung, Jakarta Timur.
"Polsek Tambora menindaklanjuti temuan ini dengan melakukan pengiriman terkontrol atau Control Delivery ke alamat penerima, yang akhirnya berhasil menangkap tersangka RP alias Rahmat,” kata Putra saat dikonfirmasi, Senin (4/9/2023).
Saat kedatangan polisi, Rahmat tak berkurik dan mengakui segala perbuatannya. Ia mengaku sudah mengkonsumsi ganja dan menjualnya kembali sejak tahun 2022 lalu.
Biasanya, ia membeli ganja secara langsung dari bandar yang ada di wilayah Jakarta. Sementara pembelian via online baru dilakukan satu kali.
"Motif dari pembelian ganja tersebut adalah untuk penggunaan pribadi dan mencari keuntungan melalui penjualan kembali dalam bentuk paketan-paketan kecil,” jelas Putra.
Akibat ulahnya, Rahmat terancam dijerat Pasal 114 ayat (1) Sub Pasal 111 ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman penjara paling lama 20 tahun.
Baca Juga: Jangan Takut! Berikut 4 Tips Mengirim Pesan ke Dosen agar Dibalas
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
Terkini
-
Predator di Balik Tembok Pesantren: Mengapa Kasus Kekerasan Seksual Sulit Diungkap?
-
Bakal Bertemu Prabowo-Gibran? Djarot Beri Sinyal Megawati Hadiri Peringatan Hari Lahir Pancasila
-
3 Kali ke Prancis dalam 5 Bulan, Elite PDIP Pertanyakan Urgensi Kunjungan Presiden Prabowo
-
Sumber Teror Api Misterius di Seyegan Mulai Terkuak, Tim UPN Soroti Gas Metana dari Bekas Rawa
-
Bukan Mistis! Misteri Barang Terbakar Sendiri di Sleman Terungkap, Pakar UGM Bongkar Biang Keroknya
-
Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
-
Prof Uceng: Negara Bukan Takut Film Pesta Babi, Tapi Takut Narasi Alternatif
-
Sebut Film 'Pesta Babi' Aman Secara Hukum, Uceng UGM: Jangan-Jangan Ada Unsur Politik?
-
Ribuan Lansia Jalan Sehat Meriahkan Puncak HLUN 2026 di NTT
-
Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi