Suara.com - Sebuah kisah pilu dibagikan seorang tenaga kesehatan (nakes) di Puskesmas tempatnya bekerja, yang diduga di Kota Bengkulu.
Melalui video yang kini viral di media sosial, nakes itu mengaku didatangi seorang lansia yang berusia 80 tahun. Nenek itu dinarasikan bertanya mengenai suntik mati.
Video itu sudah diunggah ulang oleh sejumlah akun media sosial, salah satunya oleh akun Twitter @sosmedkeras.
Dalam video itu, tampak seorang nenek mengenakan baju cokelat, duduk di kursi tunggu pasien. Ia datang seorang diri, tanpa didampingi anak atau kerabatnya. Ia juga tidak membawa tanda pengenal.
Dalam unggahan itu juga dimuat transkrip percakapan antara si nakes dengan perempuan berusia 80 tahun itu.
“Nenek kesini sama siapa?” tanya nakes itu seperti tertulis dalam unggahan, dikutip pada Kamis (7/9/2023).
“Sendiri (jalan kaki),” jawab si nenek dalam unggahan itu.
“Anak atau cucuk nenek kemana?” tanya nakes itu lagi.
“Gak ada (sambil menahan tangis di meja pemeriksaan)” lanjutnya.
Baca Juga: Video Syur Mirip Rebecca Klopper Viral Lagi, Fadly Faisal Unggah Foto Nyeleneh: Kenapa? Gak Suka?
Percakapan berikutnya lah yang membuat warganet seakan teriris perasaannya. Ketika ditanya mengenai keluhannya, lansia tersebut malah meminta suntik mati.
“(Suaranya agak kurang jelas) ada suntik mati? (nenek pun nangis)” lanjut percakapan itu.
Mendengar permintaan itu, si nakes lantas berusaha menenangkannya, sambil menjelaskan kalau di Puskesmas tersebut tidak menyediakan suntik mati.
Ia pun lantas mendoakan nenek tersebut dan merasa pilu sekaligus tersentuh dengan kedatangan sang nenek di puskesmasnya. Dalam unggahan itu diterangkan juga kalau nakes itu mengantarkan nenek itu pulang hingga ke rumah.
“Aku dan temanku mengantar puang terkejut saat tahu kalau rumah nenek ini jauh (dari Puskesmas). Kami mengantarnya jalan kaki. Pas sampai rumah kita kaget ternyata di rumahnya ada orang, kami kira nenek tinggal sendiri,” lanjut unggahan itu.
Dalam unggahan itu juga disebutkan kalau nenek tersebut tergolong orang mampu, karena memiliki rumah mewah, mobil dan sepeda motor.
Berita Terkait
-
Video Syur Mirip Rebecca Klopper Viral Lagi, Fadly Faisal Unggah Foto Nyeleneh: Kenapa? Gak Suka?
-
Momen Kocak Bocah Ikut Fashion Show Awalnya Memukau, Endingnya Bikin Ngakak
-
Viral Camat Gajahmungkur Pengganti Ade Bhakti Mulai Ngonten, Netizen Berikan Komentar Menohok: Bagaikan Bumi dan Langit
-
Seleb TikTok Luluk Nuril Pamer Video Nongkrong Dikawal Patwal, Netizen: Semoga Kaya Beneran, Bukan Dikaya-kayain
-
Aksi Marah-marahnya ke Siswi Magang Viral, Seleb TikTok Luluk Sofiatun Jannah Minta Maaf
Terpopuler
- 7 SD Swasta Terbaik di Palembang dan Estimasi Biayanya, Panduan Lengkap Orang Tua 2026
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Aksi Kritik Gubernur Rudy Mas'ud 21 April, Massa Diminta Tak Tutup Jalan Umum
Pilihan
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
Terkini
-
Kejaksaan RI Buka Lelang, 400 Aset Sitaan Bakal Ditawarkan ke Publik
-
Golkar Usul Ambang Batas Parlemen 4-6 Persen, Bisa Berjenjang Hingga Tingkat Daerah
-
Wacana KTP Hilang Bakal Kena Denda, Dukcapil: Bukan untuk Memberatkan Warga
-
Bertahan di Pasar Santa Jaksel, Toko SobaSoba Tawarkan Pakaian Vintage Penuh Cerita
-
Ekonomi Kayong Utara Melejit 5,89 Persen, Kawasan Industri Pulau Penebang Jadi Motor Utama
-
Formappi Ingatkan DPR Usai Istri Nadiem Makarim Minta Audiensi: Hati-hati
-
Kisah Inspiratif Perempuan Desa Pelapis, Ubah Musim Paceklik Jadi Cuan Lewat UMKM Ikan
-
Sinergi Warga dan PT DIB Harita, Panen Perdana Lele di Desa Pelapis Jadi Simbol Kebangkitan Ekonomi
-
1,4 Juta Lowongan Kerja di Koperasi Desa Merah Putih, Seberapa Realistis?
-
Dulu Kiblat Kawula Muda Jakarta, Pasar Santa Kini Berubah Sunyi