Ethiopia
Ethiopia dibentuk sejak 1270 dengan adanya Kerajaan Abyssinia pada dinasti Solomon. Kemudian, Abyssinia berganti menjadi Ethiopia pada Perang Dunia Kedua.
Istilah ini dicetuskan Haile Silase, Raja X Ethiopia. Haile juga membuat Ethiopia termasuk dalam daftar negara pendiri PBB dengan nama barunya.
Ireland atau Eire
Pada 29 Desember 1937, Konstitusi irlandia menetapkan Irish Free State menjadi Eire atau dalam bahasa inggris disebut Ireland.
Merujuk pada Irish Central, penulisan Eire tanpa aksen tidak berarti Irlandia tetapi “beban” dalam bahasa Irlandia. Penggunaan Eire dalam dunia internasional telah digunakan setelah proklamasi resmi republik pada 1949.
Thailand
Siam adalah bahasa Sansekerta dan diadopsi Portugis pada abad-ke 16. Nama Siam berubah menjadi Thailand saat Phibum ambil alih kekuasaan pada 1939.
Sri Lanka
Baca Juga: Filosofi dan Makna 'Bharat': Digadang-gadang Jadi Nama Baru India
Nama Sri Lanka berubah dari Ceylon untuk menghapus kesan dan membebaskan diri dari asosiasi kolonialisme. Istilah Sri Lanka pertama dipakai saat awal abad ke-20.
Nama Sri Lanka ditetapkan pada 1972. Namun Ceylon baru benar-benar dihapus dari pemerintahan Sri Lanka pada 2011.
Jordan atau Yordania
Pada tahun 1922, Yordania bernama Transjordan. Kemudian kembali berubah menjadi The Hashemite Kingdom of Transjordan pada 1946 atas Perjanjian London. Kemudian pada 1949, The Hashemite Kingdom of Transjordan menjadi The Hashemite Kingdom of Jordan atau Yordania dalam bahasa Indonesia.
Zimbabwe
Setelah merdeka dari kolonialisme pada 1980, Rhodesia mendapat pengakuan internasional dengan nama Republik Zimbabwe. Negara ini pun dikenal dengan sebutan Zimbabwe.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
-
'Kakak Saya Belum Bisa Dihubungi', Pilu Keluarga Cari Korban Kecelakaan KRL di Bekasi Lewat Medsos
-
Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
-
9 Fakta Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, Gerbong Wanita Jadi Titik Terparah
Terkini
-
Sofyan Djalil Sebut Adanya Kriminalisasi Kebijakan Bikin Pejabat Jadi Penakut dan Hilang Kreativitas
-
Titip Anak, Titip Trauma? Wajah Gelap Daycare Ilegal di Indonesia
-
Sopir Taksi Green SM Diperiksa Polisi Terkait Kecelakaan KRL di Bekasi Timur!
-
Korban Jiwa Berjatuhan, Lebanon Selatan Digempur Artileri Israel Meski Ada Kesepakatan Damai
-
Pemprov DKI Sampaikan Duka, Guru SDN Pulogebang 11 Jadi Korban Tabrakan KRL
-
Proses Identifikasi Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Terus Dilakukan, RS Polri Ungkap Kendalanya
-
Israel Bakar Rumah Warga Palestina di Jalud Nablus untuk Perluasan Pemukiman Ilegal
-
Tragedi Bekasi Timur, Alvin Lie Kritik Persimpangan Rel dan Jalan
-
Amien Sunaryadi: Niat Jahat Memang Nggak Kelihatan, Tapi Evidence-nya Bisa Dicari
-
AHY Bakal Selidiki Dugaan Gangguan Sinyal di Balik Kecelakaan Kereta Bekasi Timur