Suara.com - Tokoh NU, Islah Bahrawi tengah disorot usai membawa-bawa nama putra Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto, Didit Prabowo. Hal ini berawal dari baliho yang menampilkan wajah Ketua Umum Gerindra dengan Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka di Pati, Jawa Tengah.
Pemasangan baliho dilakukan di dua titik. Lokasi pertama, berada di depan SMA 1 Pati atau di ruas Pantura Jalan P Sudirman. Kemudian, ada pula yang terpasang di samping kiri Tugu Bumi Mina Tani di Jalan Kolonel Sunandar Kota Pati. Hal ini lantas menuai beragam komentar.
Tak terkecuali Islah yang mempertanyakan mengapa Prabowo tidak memamerkan anaknya di baliho. Dalam tanggapannya itu, ia turut melampirkan foto Didit dan dinilai telah menggiring opini bahwa Didit Prabowo sengaja disembunyikan.
Padahal, jika diselami sampai bawah, Prabowo cukup sering mengunggah foto sang anak di media sosial. Di sisi lain, sejumlah warganet kemudian menjelaskan bahwa Didit mengambil langkah karier yang berbeda dengan sang ayah.
Di mana saat ini, ia dikenal sebagai seorang desainer, bukan politisi. Oleh karenanya, kata para warganet, tak mungkin jika Prabowo menaruh wajahnya di baliho politik. Hal ini lantas membuat profil Didit Prabowo menuai rasa penasaran publik.
Profil Didit Prabowo
Pemilik nama lengkap Ragowo Hediprasetyo Djojohadikusumo atau yang juga dikenal sebagai Didit Hediprasetyo lahir di Jakarta, pada 22 Maret 1984. Semasa muda, ia diketahui banyak menghabiskan waktu di Amerika Serikat (AS) dan Prancis.
Didit adalah putra tunggal dari Prabowo Subianto dan Siti Hediati Hariyadi alias Titiek Soeharto. Sejak orang tuanya bercerai, ia memutuskan tinggal di Prancis hingga kini. Ia juga tak mengikuti langkah sang ayah untuk menjadi tentara atau politisi.
Ia memilih berkarier sebagai desainer atau perancang busana. Hal ini Didit awali dengan belajar di Parsons School of Design, New York dan École Parsons à Paris selama empat tahun. Ia pun lulus dengan gelar sarjana seni rupa peminatan rancangan busana.
Baca Juga: Prabowo di HUT ke-45 FKPPI: kalau Anaknya Purnawirawan Nggak Dukung Capres Gue, Kebangetan!
Sebelum lulus pada tahun 2007, karya Didit menerima penghargaan Silver Thimble. Karya-karyanya itu juga sering ditampilkan dalam panggung Paris Fashion Week (PFW). Namanya pun bahkan bisa masuk ke dalam daftar Official Calendar PFW.
Kerennya lagi, ia menjadi satu-satunya desainer Indonesia yang gaunnya muncul di majalah Vogue Inggris. Tak hanya dipamerkan di panggung peragaan busana, karya-karya Didit Prabowo juga pernah digunakan oleh sejumlah musisi ternama dunia.
Di antaranya adalah Carly Rae Jepsen saat menghadiri MTV Video Music Awards 2013 dan Anggun C. Sasmi. Di sisi lain, Didit rupanya pernah merancang desain mobil BMW seri 7 Facelift yang hanya diproduksi sebanyak lima unit pada tahun 2012.
Sebelum itu, Didit pun merancang Karl Lagerfeld dan menjadi yang pertama di Asia. Meski jarang muncul, ia yang juga beragama Islam sempat ikut Prabowo saat bersilaturahmi ke rumah Presiden Jokowi pada momen Lebaran Hari Raya Idul Fitri beberapa bulan lalu.
Kontributor : Xandra Junia Indriasti
Berita Terkait
-
Prabowo di HUT ke-45 FKPPI: kalau Anaknya Purnawirawan Nggak Dukung Capres Gue, Kebangetan!
-
Erick Thohir Dinilai Paling Ideal Jadi Cawapres Prabowo
-
Prabowo Satu Meja hingga Nyanyi Bareng dengan SBY di Acara HUT PEPABRI
-
2 Bulan Tak Muncul Usai Dibui, Begini Penampilan Terbaru Lina Mukherjee Terdakwa Penistaan Agama
-
Gugur di Lengkong, Paman Prabowo Tinggalkan Buku Catatan: Isinya Sajak Menyayat Hati
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
-
Dompet Menjerit Jelang Ramadan, Petani Tak Nikmati Harga Pangan yang Melambung Tinggi
-
Merayap dalam Senyap, Kenaikan Harga Pangan Semakin Mencekik Rakyat Kecil
-
Alarm Bahaya untuk BEI, Mengapa Indonesia Terancam Turun ke Kasta Banglades?
-
Isu Reshuffle untuk Singkirkan 'Orang Jokowi' Berhembus, Ini Jawaban Tegas Mensesneg
Terkini
-
Polisi Sebut Habib Bahar Ikut Lakukan Pemukulan di Kasus Penganiayaan Banser
-
Riza Chalid Diburu Interpol, Kerry Andrianto: Ayah Tak Tahu Apa-apa
-
Uji Coba Digitalisasi Bansos di Banyuwangi Diklaim Sukses, Angka Salah Sasaran Turun Drastis
-
Tak Sendiri, Habib Bahar Ternyata Tersangka Keempat Kasus Penganiayaan Banser!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
-
Waspada Tren 'Whip Pink, Kepala BNN Singgung Risiko Kematian: Secara Regulasi Belum Masuk Narkotika
-
Anggaran Mitigasi Terbatas, BNPB Blak-blakan di DPR Andalkan Pinjaman Luar Negeri Rp949 Miliar
-
Berduka dari Abu Dhabi, Megawati Kenang Kesederhanaan Keluarga Jenderal Hoegeng dan Eyang Meri
-
KPK Panggil Eks Dirut Pertamina Elisa Massa Manik Terkait Kasus Jual Beli Gas PGN
-
Kolegium Dokter Harus Independen! MGBKI Kritik Kemenkes 'Kaburkan' Putusan Penting Ini