Suara.com - Jumat, 8 Agustus 2023 malam hari Maroko diguncang gempa dengan kekuatan magnitudo 6,8 yang menewaskan lebih dari 2.800 korban jiwa dan ratusan lainnya luka-luka. Hingga kini, tim pencarian dari berbagai dunia terus berupaya untuk menemukn korban selamat dari bencana alam tersebut. Atas kejadian ini, tak sedikit orang yang penasaran dengan sejarah gempa Maroko dari tahun ke tahun.
Jumlah korban jiwa gempa Maroko diperkirakan masih akan terus bertambah. Mengingat sebagian besar wilayah gempa berada di daerah yang sulit dijangkau, sehingga pihak berwenang juga belum mengeluarkan perkiraan berapa jumlah orang yang hilang.
Di sebuah desa bernama Tinmel, hampir setiap bangunan rumahnya hancur dan seluruh penduduk kehilangan tempat tinggalnya. Bau kematian dari ratusan hewan yang terkubur di bawah reruntuhan bangunan saat ini juga mulai tercium hingga ke sebagian wilayah desa.
Sebagai informasi, pusat gempa di Maroko berada sekitar 72 km (45 mil) barat daya Marrakesh. Di mana tempat itu merupakan tempat dari sejumlah bangunan bersejarah di kota tua, yang menjadi Situs Warisan Dunia UNESCO mengalami kerusakan yang cukup parah. Bahkan gempa tersebut juga menimbukan kerusakan berat pada Masjid Tinmel yang bersejarah pada abad ke-12.
Kejadian ini menjadi catatan sejarah baru gempa mematikan yang terjadi di Maroko, salah satu negara yang kaya akan warisan sejarah dan budayanya. Institut Geofisika Nasional Maroko mengungkapkan jika gempa tersebut menjadi gempa terkuat yang pernah melanda negara Afrika Utara tersebut dalam kurun waktu satu abad terakhir. Maroko sendiri, beberapa kali juga mengalami gempa mematikan sejak tahun 1960 silam.
Sejarah Gempa Maroko dari Tahun ke Tahun
Berikut adalah sejarah gemoa Maroko yang mematikan dari tahun ke tahun:
1. Gempa tahun 1960
Gempa bumi yang terjadi tahun 1960 menjadi salah satu gempa yang paling dahsyat dalam sejarah Maroko. Peristiwa mematikan ini terjadi tepatnya pada tanggal 29 Februari 1960, di dekat kota Agadir di pantai Samudera Atlantik.
Baca Juga: Gempa Terkini 12 September 2023: Kekuatan Hingga Dampak Guncangan di Maluku dan Aceh
Meskipun gempa bumi hanya berkekuatan 5,8 SR, akan tetapi ribuan warga Maroko tewas. Tercatat ada 12.000 hingga 15.000 orang yang kehilangan nyawa, sementara 12.000 lebih lainnya mengalami luka-luka. Gempa yang terjadi pada tahun 1960 ini menyebabkan sekitar 35.000 orang kehilangan harus tempat tinggalnya.
Bencana alam tersebut bahkan telah menghancurkan sekitar 70 persen infrastruktur kota, sistem saluran pembuangan serta fasilitas umum lainnya. Parahnya, suhu yang begitu extrime pada saat itu juga menyebabkan cepatnya proses pembusukan mayat yang tertimbun reruntuhan, hingga membuat keluarnya bau tak sedap dan penyebaran wabah penyakit.
2. Gempa tahun 1969
Selaang 9 tahum, gempa berkekuatan 7,8 skala Richter melanda negara Maroko sebelah barat Selat Gibraltar tepatnya pada 28 Februari 1969. Gempa
Bumi ini, menyebabkan kerusakan sedang pada sejumlah bangunan dan insfrastruktur di negara nagian Afrika Utara tersebut, hingga 11 orang di Maroko dan dua orang di Portugal.
3. Gempa Al Hoceima tahun 2004
Tepatnya pada tanggal 24 Februari 2004, gempa berkekuatan 6,3 skala Richter mengguncang kota Al Hoceima di pantai utara Maroko. Gempa bumi ini menewaskan lebih dai 630 orang dan melukai 926 orang lainnya. Sekitar 15.000 penduduk harus kehilangan tempat tinggalnya.
Berita Terkait
-
Gempa Terkini 12 September 2023: Kekuatan Hingga Dampak Guncangan di Maluku dan Aceh
-
Evakuasi Gempa Maroko: Masih Banyak yang Terjebak Reruntuhan Bangunan
-
Warga Marrakesh Maroko Tidur di Jalanan, Khawatir Gempa Susulan Datang
-
SUBHANALLAH Ronaldo Sumbang Hotel Bintang 4 Miliknya Jadi Tempat Tinggal Korban Gempa Maroko, Achraf Hakimi Donor Darah
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku, DPR: Ini Alarm Keras, Negara Harus Hadir
-
Sebut Cuma Kebetulan Lagi Makan Soto, Kodam Diponegoro Bantah Kirim Intel Pantau Anies
-
Airlangga Girang, Modal Asing Mulai 'Mudik' ke Saham RI
-
'Mama Jangan Menangis' Surat Terakhir Siswa SD di NTT Sebelum Akhiri Hidup karena Tak Bisa Beli Buku
-
Isi Proposal OJK dan BEI ke MSCI: Janji Ungkap Penerima Manfaat Akhir Saham RI
Terkini
-
DPR Soroti Modus 'Whip Pink' Pakai Label Halal, BNN Didesak Awasi Ketat Narkoba Jenis Baru
-
Kembalikan Uang Keuntungan Rp5,1 Miliar, Pengakuan Saksi di Sidang Korupsi Chromebook: Saya Takut
-
Beredar Isu Anies Baswedan Dipantau Intel saat Sedang Makan Soto, Kodam Diponegoro: Hoaks!
-
Di Depan DPR, BNN Laporkan Sita 4 Ton Sabu hingga Bongkar 7 Jaringan Internasional
-
Epstein Files Singgung Bill Gates dan 'Proyek Pandemi' Sebelum Wabah COVID-19
-
Akademisi Beri Peringatan Keras: Indonesia Belum Siap E-Voting, Ancaman Kejahatan Siber Mengintai!
-
Menlu Ikut Hadir di Pertemuan Prabowo dan Ormas Islam, Beri Penjelasan RI Gabung BoP
-
Di RDPU Komisi II DPR, Akademisi UI Usul Bawaslu Dibubarkan dan Cabut Wewenang Sengketa MK
-
Pakar Hukum Pidana Nilai Kotak Pandora Kasus-kasus Korupsi Bakal Terbuka Jika Riza Chalid Tertangkap
-
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku, DPR: Ini Alarm Keras, Negara Harus Hadir