Suara.com - Megawati Soekarnoputri kerap menerima kunjungan sejumlah tokoh perempuan dunia belakangan ini. Hal itu diklaim sebagai kematangan kepemimpinan Ketua Umum PDIP tersebut.
Hal ini disampaikan Sekjen PDI Perjuangan atau PDIP, Hasto Kristiyanto menanggapi pertanyaan wartawan mengenai mengapa belakangan Megawati kerap ditemui tokoh penting dunia.
Pada Jumat (16/9) lalu, Megawati menerima kunjungan mantan Presiden Filipina Gloria Macapagal Arroyo. Pertemuan itu dilakukan di kediaman Megawati di Jalan Teuku Umar, Jakarta Pusat.
"Ibu Megawati dalam beberapa waktu ini kerap menerima kunjungan tokoh perempuan dunia. Mulai dari Ibu Negara Korsel Kim Keon Hee dan hari ini mantan Presiden Filipina Gloria Macapagal Arroyo,” kata Hasto dalam keterangannya, dikutip Sabtu (16/9/2023).
Dia menuturkan, Presiden RI kelima itu juga pernah ditemui oleh Istri Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim, Wan Azizah. Hal itu dianggap bukti kepemimpinan Megawati.
Menurutnya, gagasan dan ide Megawati mengenai pandangan politik maupun geopolitik diterima berbagai kalangan.
Hasto mengatakan, kepemimpinan Indonesia memang harus berkelanjutan demi kemajuan negara yang disegani dunia.
Ia mencontohkan, Bung Karno memulai kepemimpinan Indonesia yang dilanjutkan oleh Megawati Soekarnoputri hingga Joko Widodo atau Jokowi. Ia meyakini Ganjar Pranowo juga akan membawa kepemimpinan Indonesia lebih bersinar lagi di mata dunia.
"Rekam jejak kepemimpinan Indonesia terbukti sejak Konferensi Asia-Afrika (KAA), hingga G20 dan Keketuaan ASEAN,” tuturnya.
Baca Juga: Soal Ridwan Kamil jadi Cawapres Ganjar, PDIP: Nama-nama yang Beredar Masih dalam Keranjang Ibu Ketum
Lebih lanjut, ia mengatakan, Megawati memang kerap memperjuangkan buah pikiran Proklamator RI Bung Karno bersama dengan Pancasila ke mata dunia.
“Mimpi ibu, Bung Karno tidak hanya diterima apa adanya, tetapi Bung Karno dengan pemikirannya akan selalu hidup menggerakkan Indonesia untuk menjadi pemimpin di antara bangsa-bangsa di dunia," katanya.
Terima Eks Presiden Filipina
Sebelumnya, Megawati Soekarnoputri menjamu mantan Presiden Filipina, Gloria Macapagal Arroyo di kediamannya di Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat, pada Jumat (15/9).
Berdasarkan keterangan resmi yang diterima, Arroyo tiba di kediaman Megawati sekitar pukul 13.00 WIB. Ketua Umum DPP PDI Perjuangan tersebut didampingi oleh Bendahara Olly Dondokambey, selain itu Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly juga tampak menemani Megawati.
Megawati menyambut hangat kehadiran Gloria Arroyo. Mereka bersalaman dan saling memberi pelukan hangat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 5 Serum Penumbuh Rambut Terbaik untuk Rambut Menipis dan Area Botak
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Prancis Larang Menteri Israel Masuk Negaranya usai Video Aktivis Flotilla Gaza Viral
-
Setop Pembangunan Top-Down! Saatnya Suara Perempuan Akar Rumput Masuk Kebijakan Nasional
-
Ditodong Pistol dan Dipaksa Lepas Hijab Hercules, Kuasa Hukum Anak Ahmad Bahar: Ini Mengerikan!
-
Identitas Pelaku Penembakan di Gedung Putih, Pernah Mengaku Anak Tuhan
-
Catat! Ini 10 Negara yang Berisiko Terkena Wabah Ebola Setelah Lonjakan Kasus di Kongo
-
Amerika Ingin Damai tapi Trump Konsisten Ledek Iran: Cuitannya Bikin Heran
-
Antisipasi El Nino, BMKG Pasang Alat Pancing Hujan di Sejumlah Gedung Tinggi Jakarta
-
Selat Hormuz Dibuka, Iran Sepakati Damai dengan AS Demi Cairkan Aset Rp400 Triliun
-
Tak Ada Ampun! UPN Yogyakarta Sanksi 5 Dosen Terbukti Pelecehan, Satu Orang Terancam Pecat
-
Detik-Detik Mencekam Saat Jurnalis ABC Terjebak Penembakan Gedung Putih