Suara.com - Isu miring yang muncul menjelang pemilihan umum (Pemilu) 2024 terus bermunculan. Kali ini, isu miring menimpa salah satu calon presiden Prabowo Subianto. Kabar itu menyebutkan bahwa capres tersebut menampar wakil menteri (wamentri) Harvick Hasnul Qolbi.
Isu tersebut disebarkan oleh Alifurrahman Asyari melalui sebuah video berjudul Alifurrahman: ADA CAPRES NAMPAR WAMEN DI RUANG RAPAT? di kanal YouTube SewordTV, kanal milik Alifurrahman Asyari.
Dalam video tersebut, Alifurrahman Asyari memberikan pernyataan bahwa Prabowo menampar dan mencekik wakil menteri. Alifurrahman menyebut bahwa Prabowo Subianto mencekik dan menganiaya Harvick Hasnul Qolbi selaku Menteri Pertanian.
Lantas siapakah Alifurrahman Asyari?
Profil Alifurrahman Asyari
Alifurrahman memiliki nama lengkap Alifurrahman S Asyari. Alifurrahman lahir di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.
Content creator tersebut aktif menggunakan media sosial Facebook. Selain Facebook, Alifurrahman juga memiliki akun Instagram, @alifurrahman.
Alifurrahman diketahui beragama Islam. Selain itu, Alif diketahui sebagai pemilik dari platform media online Seword yang juga dikenal memiliki kanal YouTube bernama SewordTV.
Kasus serupa pernah dialami oleh Alifurrahman, khususnya kasus mengenai pemberitaan palsu atau hoax. Pada tahun 2017, Alifurrahman pernah dilaporkan ke Bareskrim Polri oleh PP Muhammadiyah atas beberapa kontennya di SewordTV yang dianggap sebagai hoaks.
Baca Juga: Sebar Hoaks Prabowo Tampar Wamen, Relawan Bakal Laporkan Alifurrahman ke Mabes Polri
Kemudian pada tahun yang sama, Alifurrahman juga sempat dilaporkan oleh Partai Perindo karena dugaan fitnah. Atas pemberitaan hoax tersebut, Ketua Harian Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad menghimbau kepada kader Gerindra untuk tidak mudah terprovokasi atas isu miring yang tersebar yang menyebutkan bahwa Prabowo Subianto telah melakukan penganiayaan.
Berkaitan dengan kabar penamparan itu, Alifurrahman menyampaikan bahwa motif dari penganiayaan tersebut adalah karena Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto emosi lantaran Kementerian Pertanian tidak melaksanakan program food estate dengan baik. Setelah ditelusuri, kebar tersebut merupakan kebar palsu (hoax).
Diketahui bahwa dalam kegiatan tersebut, hanya dihadiri oleh Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo dan bahkan Wakil Menteri Pertanian, Harvick Hasnul Qolbi tidak hadir dalam kegiatan tersebut.
Pernyataan Alifurrahman tersebut menuai berbagai kecaman. Salah satunya datang dari caleg Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Ade Armando. Ade Armando mengungkapkan kekecewaannya terhadap pernyataan dari Alifurrahman.
"Kelakuan influencer andalan PDIP ini, Alifurrahman, sungguh memalukan. Lewat kanal Youtube Seword dia mengarang bebas dan menyebarkan fitnah bahwa Prabowo mencekik wakil menteri pertanian. Apa ini atas perintah PDIP?," kata Ade.
"Kebohongan yang di-ulang2 akan dianggap sbg kebenaran. Alifurrahman membuat video yang memfitnah Prabowo mencekik wakil menteri. Video ini disambut para influencer dan buzzer mereka untuk digandakan. Menjijikkan," imbuh Ade.
Berita Terkait
-
Sebar Hoaks Prabowo Tampar Wamen, Relawan Bakal Laporkan Alifurrahman ke Mabes Polri
-
Biodata dan Profil Vidi Aldiano, Si Social Butterfly Berjuang Lagi Lawan Kanker yang Kini Menyebar
-
Profil Fatjon Celani, Striker Jebolan Liga Jerman yang Kini Jadi Mesin Gol Perserang Serang di Liga 2
-
Dukungan Demokrat Jadi Vitamin Segar untuk Prabowo di Pilpres 2024
-
Survei LSI Denny JA: Prabowo dan Ganjar Bersaing Ketat di Pemilih Partai Nasionalis, Anies Unggul di Partai Islam
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Sekjen PBNU Ungkap Alasan Prabowo Gabung Board of Peace: Demi Cegah Korban Lebih Banyak di Gaza
-
Hadiri Majelis Persaudaraan Manusia di Abu Dhabi, Megawati Duduk Bersebelahan dengan Ramos Horta
-
Tiket Kereta Lebaran 2026 Telah Terjual Lebih Dari 380 Ribu, Purwokerto Jadi Tujuan Paling Laris
-
Nekat Berangkat Saat Sakit, Tangis Pilu Nur Afni PMI Ilegal Minta Dipulangkan dari Arab Saudi
-
Kisah Epi, ASN Tuna Netra Kemensos yang Setia Ajarkan Alquran
-
KPK Masih Menyisir Biro Travel yang Ikut Bermain Jual-Beli Kuota Haji di Kemenag Periode 2023-2024
-
Pastikan Pengungsi Hidup Layak, Kasatgas Tito Tinjau Huntara di Aceh Tamiang
-
KPK Cecar 5 Bos Travel Terkait Kasus Kuota Haji, Telisik Aliran Duit Haram ke Oknum Kemenag
-
Soroti Siswa SD Bunuh Diri di Ngada, Ketua Komisi X DPR Desak Negara Hadir untuk Keluarga Miskin
-
Pengguna LRT Meningkat 26 Persen, Masyarakat Pindah dari Kendaraan Pribadi ke Transportasi Umum?